guru sejati, cara bertemu guru sejati, guru sejati sunan kalijaga, amalan guru sejati, guru sejati dalam islam, guru sejati syekh siti jenar, amalan mencari guru sejati, guru sejati sejatine guru, guru sejati kundalini
10 Cara Agar Tetap Terhubung dengan Guru SejatiGuru sejati atau Higher Self adalah bagian dari diri Anda, yang menghubungkan Anda ke dalam dimensi rohani, dunia di dalam diri (Youniverse). Guru sejati adalah energi yang kekal, pusat kebijaksanaan melampaui realitas fisik, dan berhubungan dengan keilahian karena merupakan bagian tak terpisahkan. Terhubung dengan Guru Sejati membantu Anda memunculkan sisi kearifan batin dalam mencari jawaban dari setiap persoalan hidup. Setelah Anda mampu memperluas pikiran Anda, Anda akan lebih mudah menemukan kebenaran yang hakiki. Berikut saya tuliskan langkah-langkahnya agar Anda bisa terhubung dengan Guru Sejati Anda.

“Carilah Kebenaran di dalam diri, bukan Pembenaran di luar diri.”

1. Bermeditasi
Meditasi memungkinkan Anda untuk membungkam pikiran yang tidak memberdayakan, dan membantu mencapai ketinggian spiritual baru melalui aliran napas dan keheningan. Cara ini memungkinkan Anda untuk mencari jawaban di dalam diri dan membangunkan kembali hubungan Anda dengan diri paling otentik, kesadaran spiritual Anda. Anda bisa memulai dengan berlatih hanya sepuluh menit saja sehari untuk memudahkan masuk ke dalamnya, dan secara bertahap Anda akan menikmatinya.

2. Biarkan cinta memotivasi semua tindakan dan kata-kata
Banyak orang masih dikendalikan oleh egonya. Ego beroperasi dalam pikiran SADAR, pemicu rasa benci, ke-AKU-an, rasa takut, sehingga akibatnya kita lebih suka perang daripada berdamai, kejahatan, dominasi, berdebat, dan segala macam bencana lainnya baik dalam skala besar dan kecil. Ini karena akibat mereka hanya melihat dan menilai suatu kejadian di luar diri, bukan di dalam diri. Jika kita semua terkoneksi dengan keilahian kita sendiri dan menyadari bahwa hanya cinta-lah yang akan menyelamatkan kita, seluruh dunia ini akan jauh berbeda, tercipta kedamaian. Jika Anda benar-benar ingin memanifestasikan Guru Sejati Anda, biasakan mengucapkan afirmasi setiap hari seperti “Saya adalah energi cinta kasih” atau “Saya selalu mengasihi semua orang tanpa pamrih” atau kalimat lain yang bisa Anda rangkai sendiri. Cobalah untuk membiarkan cinta mengusir semua kata-kata, pikiran, dan tindakan negatif Anda. Niscaya Anda akan merasakan pergeseran energi kesadaran dalam waktu singkat.

3. Dengarkan kata hati Anda sendiri setiap membuat keputusan
Hal ini mungkin tampak sedikit kuno dan naif, tapi pada akhirnya Anda akan bersyukur. Hati nurani terhubung dengan intuisi.
Untuk terkoneksi dengan Guru Sejati Anda, Anda harus belajar mengikuti kata hati Anda sendiri sehingga dapat mempertajam intuisi agar tidak ceroboh dalam mengambil setiap keputusan.

4. Latih untuk lebih mudah memaafkan
Jika kesadaran spiritual Anda ingin benar-benar berkembang, Anda harus menghentikan kebiasaan menyalahkan orang lain dan situasi. Kita semua menjadi korban dari sikap seperti ini dari waktu ke waktu, karena sepertinya lebih mudah untuk menyalahkan orang lain daripada mengambil tanggung jawab kehidupan kita sendiri. Tapi, satu-satunya cara untuk memulai perubahan adalah kita harus menerima bahwa Anda adalah pencipta realitas Anda sendiri. Anda-lah yang memegang kunci, sehingga Anda sendiri yang dapat membuka pintu-pintu kehidupan yang lebih bermakna.

5. Menyepi
Berikan waktu untuk diri sendiri, dimana Anda dapat benar-benar sendirian. Cari sebuah tempat yang tenang jauh dari kebisingan. Hanya duduk diam tanpa memikirkan apapun dan melakukan apapun. Ini mungkin awalnya terasa sangat tidak nyaman dan aneh bagi Anda yang terbiasa di kota. Cobalah biasakan diri. Cara ini untuk memberikan waktu dan ruang untuk suara batin Anda yang ingin didengar. Anda akan mendapatkan banyak inspirasi secara tiba-tiba. Semua orang-orang jenius dalam sejarah seringkali butuh waktu untuk menyepi, memberikan waktu untuk diri sendiri.



6. Amati emosi Anda sendiri
Daripada terus-menerus menuruti emosi, energi Anda akan terkuras habis. Jadikan emosi-emosi Anda sebagai guru, mereka semua memiliki pelajaran penting untuk disampaikan kepada Anda. Tetapi Anda harus membuka telinga dan pikiran Anda untuk menangkap getaran pesan. Guru Sejati Anda menyampaikan pesan lewat inner dialogue (dialog batin) emosi-emosi Anda, jadi Anda perlu kejelian melatih intuisi.

7. Tuliskan dalam buku
Rekam perasaan, emosi, mimpi dan ide-ide Anda setiap hari dalam sebuah buku. Cara ini akan membantu Anda untuk terkoneksi dengan kedalaman intuitif batin Anda. Anda dapat mengajukan pertanyaan dengan Guru Sejati Anda, dan catat jawaban apapun yang Anda terima lewat tanda atau simbol. Jika Anda terbiasa melakukan cara ini secara teratur, Anda akan menerima jawaban yang Anda butuhkan.



8. Ambil setiap pelajaran hidup
Hidup ini adalah sekolah, dan kita adalah siswa yang diharuskan tetap belajar untuk terus naik tingkat. Yakinlah bahwa seluruh hidup Anda seperti peristiwa, situasi dan orang-orang telah datang di saat yang tepat untuk mengajarkan apa yang perlu Anda ketahui. Setiap kali sesuatu terjadi dalam hidup Anda, entah baik atau buruk, tanyakan pada diri sendiri apa pelajaran yang bisa diambil. Bahkan orang-orang atau situasi yang tidak enak sekalipun memang dimaksudkan sebagai tantangan untuk membantu Anda tumbuh. Saat Anda mulai melihat kehidupan sebagai sebuah drama, dimana Anda memainkan peran utamanya, peran Guru Sejati akan menjadi semakin jelas terlihat dalam hidup Anda.

9. Mengingat mimpi
Guru Sejati juga menyampaikan pesan untuk Anda lewat mimpi Anda. Sebelum tidur, berdo’alah agar diberikan sebuah petunjuk. Ketika Anda bangun, coba ingat-ingat kembali apa saja yang Anda dapat dari mimpi Anda, dan tuliskan dalam buku. Jika Anda belum terbiasa mengingat mimpi, Anda butuh waktu dan ketekunan. Tapi dengan kesabaran, Anda akan mulai mengingat mimpi Anda dan menerima jawaban dari Guru Sejati Anda.

10. Fokus
Fokuskan hidup Anda di masa sekarang. Ketika Anda makan, sadari bahwa Anda makan, pikiran jangan kemana-mana. Ketika Anda berjalan, perhatikan bahwa Anda sedang berjalan. Ini adalah latihan berfokus di masa sekarang. Saat paling nyata adalah sekarang, sadari bahwa masa lalu telah hilang selamanya dan masa depan belum terjadi. Oleh karena itu, bersihkan pikiran Anda dari kekhawatiran, ilusi dan ekstrapolasi. Dengan membersihkan kekacauan mental, akan menciptakan ruang untuk Guru Sejati Anda.

Anda mungkin telah terbiasa menghabiskan seluruh hidup Anda mencari jawaban di luar diri. Oleh karena itu, dibutuhkan waktu untuk belajar bagaimana untuk kembali menjalin kontak dengan Guru Sejati. Guru Sejati adalah diri Anda yang sebenarnya.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."