Bagikan :

eq, kecerdasan emosional, cerdas secara emosi

10 Tanda Apakah Anda Cerdas Secara EmosiAnda boleh memiliki IQ yang tinggi, tetapi jika Anda tidak memiliki kecerdasan emosional (EQ) yang bisa mengimbangi, Anda akan di nilai sebagai si ‘jenius gila’ atau malah diasingkan oleh banyak orang. Pengetahuan kecerdasan emosional diperlukan untuk semua orang agar mereka bisa rukun, saling bisa memahami satu sama lain, dan memaafkan. Kecerdasan emosional perlu kita tingkatkan karena sangat berpengaruh dalam performa dan kecakapan emosi kita dalam bekerja, dan juga kemampuan diri kita dalam menghadapi suatu masalah. Berikut adalah beberapa tanda-tanda apakah Anda cerdas secara emosi.

1. Anda tidak mudah tersinggung
Sebuah tanda bahwa Anda cerdas secara emosi adalah ketika Anda tidak membiarkan orang lain dengan mudah mempengaruhi Anda atau menyakiti Anda. Jika Anda secara emosional stabil dan cerdas, sulit bagi seseorang untuk mengatakan atau melakukan sesuatu yang membuat Anda tersinggung. Orang yang EQ-nya tinggi selalu percaya diri dan berpikiran terbuka, yang menciptakan ‘pelindung’ yang cukup tebal untuk menangkis semua serangan.

Anda bahkan mungkin mengolok-olok diri sendiri atau membiarkan orang lain membuat lelucon tentang Anda karena Anda secara mental telah mampu membedakan antara humor dan penghinaan.



2. Anda dapat dengan mudah memperbaiki kesalahan
Menjadi cerdas secara emosi bukan berarti Anda tidak akan mendapat masalah, tetapi Anda akan cukup cerdas untuk mencari tahu akar masalah dan menyelesaikannya. Anda juga akan memperoleh kebijaksanan cukup cepat dan pastikan Anda tidak masuk ke situasi seperti ini lagi.

Orang dengan EQ tinggi sangat bijaksana, mereka mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri meraih kesuksesan di masa depan. Mereka pandai mengelola kesalahan-kesalahan untuk diperbaiki.

3. Anda suka memaafkan
Emosi negatif yang ditimbulkan dari dendam adalah stres. Stres yang membuat kekacauan pada tubuh memiliki konsekuensi kesehatan yang menghancurkan dari waktu ke waktu. Bahkan, para peneliti di Emory University telah menunjukkan bahwa stres berkontribusi pada penyakit tekanan darah tinggi dan jantung.

Menyimpan dendam berarti Anda menyimpan stres, dan orang-orang cerdas secara emosional akan menghindarinya dengan cara memaafkan. Dengan memaafkan, itu sudah menghilangkan dendam tidak hanya membuat merasa lebih baik, tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan Anda.

4. Anda bisa melihat karakter orang lain
Orang-orang cerdas secara emosional tidak hanya mampu memahami emosi, mereka tahu kelebihan dan kekurangannya sendiri dengan baik. Selain mengenal lingkungannya, mereka juga tahu siapa dan apa yang bisa mendorong mereka maju.



Banyak dari kecerdasan emosional menular ke kesadaran sosial, dengan kemampuan bisa membaca karakter dan sifat-sifat orang lain. Sejalan dengan waktu, keahlian ini akan membuat Anda seorang penilai karakter yang luar biasa. Anda akan cepat mengenali seseorang. Anda tahu tentang orang lain dan memahami motivasi mereka, bahkan yang tersembunyi di bawah permukaan.

5. Anda lebih peduli dan mudah berempati
Entah apakah Anda seorang introvert atau ekstrovert, orang-orang yang cerdas secara emosional selalu ingin tahu tentang semua orang di sekitar mereka. Rasa keingintahuan ini adalah hasil dari empati, salah satu pintu gerbang yang paling signifikan untuk EQ yang tinggi. Semakin Anda peduli tentang orang lain dan apa yang mereka akan alami, semakin besar rasa ingin tahu Anda.

6. Anda tidak berambisi mengejar kesempurnaan
Orang-orang cerdas secara emosional tidak akan menetapkan kesempurnaan sebagai target mereka, karena mereka tahu bahwa itu tidak ada. Manusia pada dasarnya tidak sempurna, kesempurnaan hanya milik Tuhan YME. Ketika kesempurnaan adalah tujuan Anda, Anda akan selalu merasa terganggu dengan kegagalan sehingga membuat Anda ingin menyerah atau mengurangi usaha Anda. Anda akhirnya menghabiskan waktu untuk meratapi kegagalan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

7. Anda selalu bersyukur setiap saat
Meluangkan waktu untuk merenungkan apa yang Anda syukuri bukan hanya hal yang dianjurkan, tetapi meningkatkan suasana hati Anda karena mengurangi hormon stres kortisol sebesar 23%.

Penelitian yang dilakukan di University of California, Davis, menemukan bahwa orang yang bekerja setiap hari untuk menumbuhkan sikap syukur ditemukan mengalami peningkatan mood, energi, dan kesejahteraan fisik. Kemungkinan karena tingkat kortisol yang lebih rendah memainkan peran utama dalam hal ini.

8. Anda mampu menetralkan orang bermasalah
Berurusan dengan orang yang rumit membuat Anda frustasi dan lelah. Individu dengan EQ tinggi membatasi diri berinteraksi dengan orang-orang bermasalah dengan menjaga perasaan mereka. Ketika harus menghadapi orang-orang yang bermasalah, mereka mengatasi situasi secara rasional.

Mereka mengendalikan emosi mereka sendiri dan tidak membiarkan kemarahan atau frustrasi menambah kekacauan. Mereka juga mempertimbangkan sudut pandang orang dan mampu mencari solusi dan titik temu.

9. Anda mampu mengantisipasi perubahan
Orang dengan EQ tinggi adalah orang yang fleksibel dan mampu beradaptasi. Mereka tahu bahwa perasaan takut menghadapi perubahan bersifat melumpuhkan dan menjadi ancaman utama bagi kesuksesan dan kebahagiaan mereka. Mereka mencari solusi perubahan yang mengintai setiap saat, dan mereka membuat sebuah rencana tindakan jika perubahan harus terjadi.

10. Anda secara mudah menghilangkan pikiran negatif
Semakin Anda berpikiran negatif, semakin besar kekuatan yang Anda berikan kepada mereka. Sebagian besar pikiran negatif kita hanya berdasar pada katanya, bukan fakta. Orang-orang cerdas secara emosional memisahkan fakta dan pemikiran untuk menghindarkan dirinya dari siklus negatif sehingga bisa bergerak ke arah pandangan baru yang positif.

Anda tidak akan merasakan kekurangan kebahagiaan jika Anda adalah orang yang cerdas secara emosi. Dengan kemampuan menciptakan kebahagiaan setiap saat, mampu memahami perasaan orang lain, dan selalu bisa menghadirkan pikiran positif, itu sudah menjadi tanda yang menentukan kecerdasan emosi Anda.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."