Bagikan :

kesadaran cahaya, tubuh cahaya

12 Tahapan Kenaikan Kesadaran CahayaSaya menyadari bahwa planet ini sedang mengalami pergeseran ke frekuensi yang lebih tinggi. Karena alam semesta bergerak dengan sistem energi, semua orang yang berada dalam medan energinya juga akan mengalami penyelarasan ini.

Apa yang sedang dialami planet ini sebenarnya adalah transformasi yang disebut ‘Penciptaan Kesadaran Cahaya’. Jadi artikel ini akan menguraikan tahap berbeda yang mungkin kita alami dan bagaimana hal itu juga berpengaruh dengan medan energi tubuh kita sendiri misalnya serangan flu, sakit kepala dll.

Proses transisi ke kesadaran cahaya melewati proses yang bertahap. Medan energi kita seiring usia melewati dan menyesuaikan ke frekuensi cahaya secara bertahap atau akan mengalami kekacauan gelombang elektromagnetik tubuh.

Penciptaan Kesadaran Cahaya terjadi karena memang planet ini sedang mengalami proses transisi dan bukan merupakan pengalaman opsional atau proses yang dikehendaki.

Mereka yang belum sadar, dan tidak bisa menyesuaikan proses ini akan tertimpa musibah, bencana alam, atau penyakit.

Karena disebutkan sebelumnya, planet ini akan melanjutkan siklus evolusi untuk menyesuaikan frekuensi yang sebanding dengan dirinya sendiri, ini hanya sifat perubahan energi.

Tubuh cahaya (tubuh eterik), secara bertahap tercipta melalui transmutasi tubuh fisik kita karena sedang bermutasi dan menyerap cahaya lebih banyak.

Sekali lagi ini berhubungan dengan penataan kembali bidang energi kita untuk menyesuaikan dengan frekuensi cahaya yang lebih tinggi. Informasi berikut menjelaskan proses fisik yang sebenarnya dan gejala umum karena perubahan ini terjadi.

Kita semua berkembang dan menyerap cahaya dengan kecepatan kita sendiri. Beberapa orang yang sadar, mampu mengenali dan mampu menyesuaikan dengan perubahan ini dan transmutasinya lebih cepat. Tapi beberapa orang yang tidak menyadari perubahan dan menyerap cahaya ini akan mengalami perubahan dalam hidupnya. Kita dapat mengklasifikasikan penciptaan ini ke dalam beberapa tingkat :

1. Tingkat Pertama – ketika tubuh sedang menurun, sering mengalami gejala mutasi seperti flu, sakit kepala, diare, ruam, nyeri otot dan sendi. Kebanyakan epidemi ini sebenarnya adalah epidemi Cahaya.

Perubahan struktur kimia otak, fungsi otak kanan dan kiri berbaur. Sedangkan hipofisis dan kelenjar pineal mulai mengalami perubahan ukuran.

Struktur DNA dan komponen kimia mulai berubah, mengambil atom hidrogen tambahan dan bahan kimia yang dibutuhkan sel untuk menyesuaikan dengan frekuensi yang lebih tinggi. Memecahnya menjadi partikel cahaya yang bisa digunakan untuk DNA.

2. Tingkat Kedua – adanya luapan cahaya eterik dan melepaskan pengalaman karma, seseorang mungkin merasa bingung serta mengalami ‘serangan flu’. Banyak orang dengan kondisi seperti ini mulai mempertanyakan “mengapa saya ada disini”.

Cahaya dalam tubuh eterik melepaskan struktur dimensi 4 dan menyebabkan perputaran geometri tubuh yang meliputi emosional, mental, dan spiritual. Perubahan ini sangat cepat dan banyak yang merasa ‘lelah tanpa sebab’.

3. Tingkat Ketiga – indra fisik menjadi lebih kuat. Tubuh Anda tidak hanya menyerap cahaya untuk perubahan sendiri tetapi juga bertindak sebagai pemecah energi cahaya yang lebih tinggi ke planet secara keseluruhan.

Proses menarik napas lebih leluasa, seperti karet gelang yang dibentangkan sampai kapasitas maksimum, kemudian dilepaskan dan akan kembali ke keadaan aslinya.

4. Tingkat Keempat – perubahan besar dalam kimia otak dan energi elektromagnetik. Gejala yang sering ditemui seperti sering sakit kepala, penglihatan kabur, kehilangan pendengaran dan kadang-kadang nyeri pada area dada.

Regulator kristal di tubuh eterik menjaga garis cahaya untuk menghubungkan ke dimensi 5 sampai Anda siap. Nyeri dada disebabkan oleh energi area jantung yang semakin meluas karena terbuka untuk menerima tingkat yang lebih dalam.

Penglihatan dan pendengaran sedang disesuaikan untuk fungsi berbeda. Mental seseorang mulai bingung dalam mencari jawaban, dan terus mendapatkan dorongan kuat yang tidak bisa dijelaskan untuk mengikuti panggilan batin tanpa keraguan.

Individu mungkin mendapatkan kemampuan telepati, kewaskitaan, dan hampir semuanya mulai mengalami empati. Ini adalah waktu bangkitnya perasaan menghormati dan menerima, membuktikan kebenaran dengan sisi emosional dan mulai belajar untuk mengendalikannya.

5. Tingkat Kelima – Mental memutuskan untuk ‘berdamai’ dengan jiwa, alam mimpi mulai berubah dan jauh lebih ‘jelas’, mengalami perasaan deja vu. Proses berpikir menjadi non linear, dihadapkan dengan perasaan terombang-ambing antara yakin dan tidak yakin.

Kita mulai menyadari perubahan sifat kebiasaan berpikir dan berperilaku untuk menciptakan “Aku” yang kita inginkan, bukan “Aku” berdasarkan pemikiran yang dihasilkan dari interaksi kita dengan orang tua, teman-teman, masyarakat dll.

Perubahan tampak mencolok dan kita sadar mulai bisa membedakan semua peristiwa dengan hati nurani kita sendiri daripada menghakimi perilaku orang lain.

6. tingkat Keenam – kita menarik dukungan orang lain dan stimulasi pertumbuhan bersama. Kita mempertanyakan sebab akibat suatu peristiwa, mengamati proses mental kita, dan bagaimana kita mengidentifikasi perubahan orang lain dan diri kita sendiri dengan cepat.

Ini adalah fase evaluasi ulang yang mungkin tidak nyaman, tapi harus dilakukan. Kita melihat hubungan, pekerjaan, lingkungan rumah, gaya hidup, sudah saatnya dilakukan pembenahan.

Teman-teman datang dan pergi, semuanya terasa berada dalam keadaan mengalir. Tapi entah bagaimana kita merasa lebih ringan dan lebih bebas. Pada tahap ini kecerdasan cahaya dalam diri kita meningkat 33%. Kita merasa seolah-olah kita membuka indera batin dan kewaskitaan, clairaudience dll, semuanya tampak normal dan alami.



7. Tingkat Ketujuh – chakra jantung terbuka lagi, kita menjadi lebih ‘nyata’ dengan emosi lainnya, kita hanya perlu menjadi diri kita sendiri! Kita melepaskan penghambat dan pola lama, ini adalah waktu pembukaan emosional dan intensitas besar karena kita berusaha untuk membebaskan diri dari beban emosional.

Kita merasa lebih selaras setiap saat, merasa sangat hadir dan mengalir dengan kehidupan. Seringkali hubungan lama berakhir atau berubah dengan cepat karena perasaan kesadaran semakin mendalam – Kita mulai kehilangan ikatan emosional dengan orang lain.

Nyeri dada (angina) lebih banyak dialami, karena jantung terus membuka bidang energi. Rasa takut mulai hilang karena medan energi dari semua badan mulai selaras melalui jantung.

Ada denyutan di dahi atau belakang kepala itu karena pembukaan hipofisis dan kelenjar pineal. Karena mereka menyerap lebih banyak cahaya, ketika kelenjar ini sepenuhnya terbuka, aktif dan berfungsi pada tingkat tertinggi, penuaan dan kematian akan berhenti.

Ketika kelenjar pineal terbuka penuh kita mengalami pengalaman multi-dimensi, melepaskan sekat dualitas dan semakin meninggalkannya.

Kita merasa terhubung dan bahagia, orang lain berada dalam ketakutan dan terperangkap dalam masalah kelangsungan hidup mereka sendiri.

Keinginan terus-menerus untuk ‘Naik’ dan meninggalkan planet ini. Karena kita merasakan kemungkinan yang sangat nyata hasil dari naiknya frekuensi melalui koneksi pendalaman dengan batin.

Karena kita belajar untuk mengikuti hati nurani, kita kemudian ingin ‘menyelamatkan planet’ dan menyaksikan semua orang berbahagia.

Semua adalah tahap perkembangan dan mencerminkan persepsi perubahan kita. Pola makan yang cukup, Anda merasa makan lebih sedikit, lebih tercerahkan – banyak orang pada tahap ini telah berhenti makan daging, gula, dan minum alkohol karena mereka ‘merasa’ efek zat ini mempengaruhi bidang getaran tubuh.

8. Tingkat Kedelapan – kita melihat hakikat penciptaan dalam semua kehidupan – kita mulai meninggalkan konsep ‘mengejar pahala’, berganti dengan memiliki keinginan murni untuk menolong sesama.

Kelenjar pineal dan hipofisis berubah bentuk, otak sedang diaktifkan sepenuhnya – terutama potensi otak yang sedang tidur. ‘Biji kristal’ segitiga/chakra Ajna di alis dan kristal perekam di sisi kanan otak aktif bersama dengan chakra ke 8, 9, dan 10. Kita mulai larut ke dalam bahasa cahaya.

Hipofisis dan kelenjar pineal terbuka sepenuhnya dan bekerja untuk menciptakan ‘Arc of Covenant’, yaitu cahaya pelangi yang berpendar dari atas kepala dengan mata ketiga yang merupakan mekanisme bahasa dimensi yang lebih tinggi.

Anda mungkin merasa sulit untuk menjabarkan dengan kata-kata untuk mengekspresikan diri karena dapat berpikir dalam simbol geometri dan nada.

Sekali lagi Anda menjadi jauh lebih sadar akan luasnya alam multi-dimensi Anda, bahwa Anda dapat menjadi apa pun yang Anda inginkan, Anda berhenti ‘menggantungkan’ orang lain dan hubungan menjadi transpersonal. Anda sibuk berkomunikasi dengan hati dan jiwa Anda, dan teman-teman mungkin merasa kehilangan atau segan ketika berhadapan dengan Anda karena mereka sudah berbeda frekuensi.

Anda berjalan melewati tingkat ketenangan yang dalam, seiring dengan dengan sensitivitas kesadaran yang meningkat.

9. Tingkat Kesembilan – Lebih mudah memecahkan simbol geometri dan nada, jiwa mulai menggunakan bahasa cahaya yang bergeser ke dimensi 6.

Tubuh Anda berubah bentuk karena medan energi bergeser. Anda merasa saling terhubung dengan seisi alam semesta dan kurang terhubung dengan pendapat orang lain.

Anda melepaskan keinginan dan energi penghalang dualitas (permainan pemisahan dan pembatasan), dan merasa benar-benar bebas.

Sama seperti dengan tingkat 3 dan 6, tingkat ini mengevaluasi ulang karena kita mulai putus asa. Tubuh kita benar-benar menjadi instrumen Ilahi. Ini adalah saat pembubaran ego-diri bisa merasa bahagia, bisa juga menjadi pengalaman paling menyakitkan.

Kita mungkin berpikir bolak-balik, tidak mau lepas dari zona kenyamanan lama sebelum benar-benar melepaskan – tidak ada jalan untuk kembali dan semua memang harus dilepaskan.

Tingkat 9 adalah tingkat penyerahan yang membiarkan pergi “ke-Aku-an” – kita menyadari bahwa kehendak bebas adalah realistis juga ilusi karena memperikan kita pemahaman untuk memberdayakan kita menjadi satu dengan jiwa. Ketakutan mulai hilang, berfokus pada saat sekarang dan satu kesatuan. Meskipun kekhawatiran bisa muncul kapan saja, tapi mudah untuk disingkirkan.

Tiga tingkat terakhir menyatukan semua bidang energi, semua chakra menyatu dan Anda benar-benar terhubung dengan ‘Diri Sejati’ Anda.

10. Tingkat Kesepuluh – Anda menjadi satu dengan Sumber kesadaran. DNA tidak lagi 2 untai tapi sudah 12 untai. Melakukan teleportasi, manifestasi dll seketika.

Merkabah (nama lain bagi ‘Tubuh Cahaya’ kita) telah bangun dan memungkinkan Anda untuk melewati ruang, waktu, dan dimensi dalam arahan Anda.

11. Tingkat Kesebelas – semua tingkat tubuh cahaya yang telah terbangun dan aktifkan, terhubung ke tubuh fisik Anda melalui ‘titik putar’. Waktu tidak lagi linear tetapi simultan – masa lalu, sekarang dan masa depan hidup berdampingan – semua ada di dunia paralel.

12. Tingkat Keduabelas – kelanjutan dari Penciptaan dan implementasi sistem Dunia Baru – berhubungan dengan ke-12 tingkat lainnya yang membawa ke dalam pemerintahan baru, sistem keuangan, dan pendidikan baru, sistem alokasi makanan dan sumber daya lain yang lebih baik karena semua kehendak didefinisikan ulang dalam tahap akhir dari kenaikan bumi sehingga semua berada dalam sukacita, kesetaraan dan harmoni.

Pada saat ini planet dan penghuninya berada pada cahaya kemuliaan, bergeser total dari dimensi sekarang dan beralih ke sistem multi-bintang dimana setiap orang adalah tubuh cahaya dan mengikuti kehendak ilahi.

Referensi Dari buku “In Resonance” oleh Jasmuheen



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang, jadikanlah semua pembacaku selalu sehat, berbahagia, serta berilah rezeki yang melimpah. Aamiin...."