Bagikan :

diabetes, mengendalikan diabetesOrang dengan diabetes, selalu berurusan dengan masalah kesehatan setiap hari. Jika diabetes tidak terkontrol atau tidak diobati, dapat menyebabkan kebutaan, penyakit ginjal, kerusakan pembuluh darah, infeksi, penyakit jantung, kerusakan saraf, tekanan darah tinggi, stroke, amputasi tungkai, dan koma. Artikel ini memberikan daftar solusi untuk diabetes yang mencakup mengatur makanan untuk mengontrol berat badan dan kadar gula darah.

1. Makanan mentah alami : Makanan mentah alami adalah obat terbaik untuk semua jenis penyakit. Mereka punya enzim mereka sendiri. Mereka tidak terdilusi dengan bahan kimia. Makanan seperti kubis, buah-buahan,  okra,  kacang-kacangan dan sebagainya dapat diambil mentah atau dimasak setengah matang. Makan makanan yang kaya serat membantu tubuh menyerap gula perlahan, yang pada gilirannya membuat kadar gula darah stabil. Jenis serat larut melakukan tugasnya dengan baik untuk menstabilkan kadar gula darah. Apel, aprikot, bit, buah jeruk, wortel, dan labu siam adalah beberapa buah-buahan dan sayuran yang kaya serat larut. Serat larut juga membantu dalam menurunkan kadar kolesterol LDL tinggi, masalah serius pada banyak orang dengan diabetes.

2. Seluruh jumlah diet : Diet yang merupakan kombinasi dari sayuran dan buah-buahan mendapatkan array kaya antioksidan seperti vitamin C. Antioksidan mencegah oksidasi dan kerusakan dinding arteri, yang jika tidak dapat menyebabkan timbunan plak dan penyakit jantung.

3. Olahraga : Olahraga memiliki potensi untuk mengendalikan diabetes dengan cara nonmedis. Ini mengurangi keparahan penyakit dan secara signifikan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang. Energi yang dibutuhkan untuk olahraga dapat membantu orang untuk menurunkan berat badan yang membantu untuk mengambil beberapa risiko yang terkait dengan obesitas sentral. Latihan dikenal untuk meningkatkan sensitivitas insulin yang pada dasarnya membantu untuk mengatasi akar penyebab diabetes tipe 2. Juga, olahraga teratur juga dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan membantu orang untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Bahkan aktivitas ekstra setiap hari dapat membantu.

4. Meditasi : Meditasi menurunkan resistensi insulin dalam tubuh kita. Hormon stres seperti kortisol, adrenalin dan noradrenalin mengintensifkan produksi insulin dan glukosa. Mengurangi hormon-saraf ini melalui teknik Meditasi Transendental membantu menyeimbangkan glukosa dan insulin dalam darah. Hal ini membantu untuk menormalkan sindrom metabolik dan diabetes.



5. Daun basil : Daun basil memiliki kekuatan untuk menurunkan kadar gula darah. Daun basil mengandung antioksidan kuat yang menghilangkan stres oksidatif. Karena masalah stres yang justru memperparah masalah pada penderita diabetes.



6. Jus kaktus dan biji rami : Jus kaktus centong (Opuntia cochenillifera) juga membantu. Jus kaktus dapat membantu penurunan dan menstabilkan gula darah dan tingkat insulin. Rutin mengkonsumsi biji rami mengurangi tingkat gula postprandial sebesar 28 persen.

7. Daun dari tanaman bilberry dan kayu manis : Daun dari tanaman bilberry diketahui menurunkan kadar gula darah. Juga, 1 gram kayu manis dalam makanan selama sebulan menurunkan kadar gula darah.

8. Teh hijau : Teh ini tidak difermentasi dan karenanya memiliki kandungan polifenol yang tinggi, yang memiliki antioksidan kuat dan efek hipoglikemik. Polifenol membantu dalam pelepasan terkontrol gula darah.

9. Daun kelor : Kandungan serat dalam daun kelor meningkatkan rasa kenyang dan memperlambat pemecahan makanan.

10. Isabgol (Plantago ovata) : Juga dikenal sebagai sekam psyllium sering digunakan sebagai pencahar. Ketika isabgol kontak dengan air, maka akan membengkak untuk membentuk zat seperti gel. Hal ini memperlambat kerusakan dan penyerapan glukosa darah. Metformin, obat yang biasa digunakan dalam pengobatan diabetes, dapat mengganggu perut Anda dan isabgol bekerja sebagai penyelamat makanan Anda.

11. Reiki : Reiki lebih efektif daripada pengobatan lainnya untuk meningkatkan kesehatan. Ini menyeimbangkan tingkat gula dan aliran energi alami dalam tubuh sehingga tepat digunakan sebagai pengobatan untuk mengendalikan diabetes.

12. Refleksi : Refleksologi dapat meningkatkan produksi insulin dengan membantu sel-sel yang memproduksi insulin di dalam tubuh. Hal ini dilakukan dengan bekerja pada pankreas dan sistem endokrin (hormon) umumnya.

13. Biji jamun : biji jamun sangat membantu dalam mengendalikan gula dan membantu untuk meringankan gejala diabetes. Mengunyah daun Jamun juga disarankan untuk pasien diabetes.

14. Pare : Pare memiliki banyak kandungan insulin-polipeptida-P, bio-kimia yang berguna dalam mengurangi gula darah. Pare ini bisa diolah menjadi beberapa masakan.

15. Mimba : Untuk pengobatan diabetes, tanaman ini diambil ekstraknya. Sudah tersedia di toko obat dalam bentul kapsul untuk mengendalikan gula darah Anda.

16. Daun yakon : Tanaman yakon atau insulin ini memiliki nama ilmiah Tithonia diversifolia dan berasal dari pegunungan andes Peru. Daun insulin diyakini sangat baik untuk mengobati masalah diabetes. Hal itu diperkuat oleh berbagai penelitian para ahli kesehatan tentang daun insulin sebagai obat diabetes. Sehingga jika mengalami diabetes cobalah obati menggunakan obat tradisional alami daun insulin. Kini sudah tersedia dalam bentuk teh herbal.

17. Jamblang : Glukosida dalam biji jamblang atau biasa dikenal dengan Duwet/Juwet mencegah konversi pati menjadi gula. Ini lebih rendah gula darah dan menjaga lonjakan insulin yang tajam tetap terkontrol. Buah ini juga memiliki properti sebagai pelindung jantung.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."