Bagikan :

5 Pulau Paling Misterius di Muka BumiIndah, ganjil, namun terkesan aneh! Dalam Artikel Bramardianto.com ini, kita melihat beberapa pulau yang paling misterius di planet bumi.

Jika istilah ‘pulau’ akan membuat Anda membayangkan gambaran seperti pantai yang indah, matahari bersinar cerah, hamparan pasir, pohon kelapa, gadis cantik sedang menari tarian hula, atau bahkan nelayan sibuk mencari ikan di tengah debur ombak. Ada beberapa pulau di luar sana, dimana Anda akan menemukan bahwa sinar matahari diselimuti oleh awan misteri.

Jadi, jika Anda bersedia untuk melupakan definisi klasik dari surga tropis, cobalah membaca artikel berikut untuk mengetahui lima pulau yang paling misterius dan terkesan unik/tidak biasa di seluruh dunia.

Pulau Paskah (Easter Island)

pulau easter, pulau paskahPulau Paskah, dan Anda akan langsung terpesona oleh pemandangan patung kolosal, memiliki tinggi 14 kaki, dan memiliki berat rata-rata 14 ton. Dikenal sebagai moai, ini merupakan patung-patung kuno besar telah diukir dari batu vulkanik. Asal-usul dan tujuan dibuatnya patung ini tetap menjadi misteri sampai saat ini.

Pulau Paskah terletak di tengah antara Chili dan Tahiti. Pada saat penciptaan moai, pulau ini dihuni oleh orang-orang Rapa Nui. Selama bertahun-tahun, para arkeolog dan wisatawan, tetap menanyakan alasan mengapa penduduk kuno Pulau Paskah memutuskan untuk membuat moai tersebut.

Beberapa telah berteori bahwa, patung-patung mirip manusia ini mungkin mewakili kepala suku terdahulu. Penjelasan lebih menarik lainnya berpendapat bahwa, mereka mungkin gambaran dari alien kuno yang mengajarkan kebijaksanaan ke penduduk Rapa Nui bersama dengan budaya lama dunia lainnya.

Aneh karena mungkin, teori alien ini diperkuat oleh fakta bahwa, bukan hanya satu atau dua, tapi total ada 887 patung raksasa bertebaran di pulau ini. Banyak orang yang berpendapat bahwa, mustahil jika suku Rapa Nui telah mengangkut dan membuat begitu banyak patung-patung yang begitu besar ukurannya pada masa itu. Sekarang Anda percaya? boleh juga tidak? Mungkin, Anda harus pergi ke Pulau Paskah dan melihat moai sendiri.

Seychelles

Pulau SeychellesSeychelles atau Seiselensa, Secara resmi Republik Seychelles adalah sebuah negara kepulauan yang mencakup sebuah kepulauan dari 115 pulau di Samudera Hindia di Samudra Hindia, sekitar 1.600 km sebelah timur daratan Afrika, dan sebelah timur laut Madagaskar. Negara dan teritori tetangganya ialah Mauritius dan Reunion di sebelah selatan, Komoro dan Mayotte di barat daya, dan Maladewa di timur laut. Seychelles, dengan perkiraan populasi 86.525, memiliki populasi terkecil di Afrika. Seychelles adalah bagian dari Kepulauan Mascarene bersama dengan Mauritius, dan Reunion.

Ada satu aspek lagi dari pulau-pulau ini yang membuatnya istimewa. pulau ini rumah bagi coco-de-mer (kelapa laut), tanaman raksasa yang memproduksi benih dan daun terbesar di dunia.

Para penjelajah awalnya tertarik dengan ukuran tanaman ini yang juga memiliki bentuk feminin yang berbeda. Terlepas dari coco-de-mer, Seychelles juga rumah bagi banyak spesies hewan eksotis, termasuk katak terkecil di dunia, dan kura-kura darat terberat. Dua lokasi, Aldabra Atoll, empat pulau karang yang merupakan rumah bagi kura-kura 600 pound, dan Vallee de Mai Nature Reserve, di mana wisatawan dapat menemukan pohon coco-de-mer yang telah dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Penduduk pulau-pulau ini adalah keturunan dari Afrika, Eropa, Cina, dan para penjelajah India. Dengan demikian, budaya di sini adalah penggabungan beragam dari semua budaya setiap individu. Dengan demikian, kaya ragam budaya, flora dan fauna eksotis, dan banyak pohon coco-de-mer, dan banyak yang meyakini kemungkinan pulau-pulau ini menjadi lokasi di mana Taman Eden dulunya berasal, pulau Seychelles ini layak dikunjungi sebagai destinasi wisata.

Pulau Surtsey

Pulau SurtseySebuah perjalanan ke Pulau Surtsey seperti perjalanan kembali ke masa lampau, untuk menyaksikan sebuah dunia baru yang masih alami karena belum banyak ternoda oleh aktivitas manusia. Nama Surtsey diperoleh dari kata ‘Surtr’, jotun atau raksasa yang merupakan bahasa mitologi nordik. Sejak letusan pertamanya, pulau ini telah dipelajari oleh vulkanologi, kemudian dipelajari oleh ahli botanis dan biologis karena kehidupan mulai muncul di sana.

Surtsey adalah sebuah pulau vulkanis di selatan Islandia. Pulau ini terbentuk akibat letusan gunung berapi yang berasal dari kedalaman 130 meter atau 426 kaki di bawah permukaan laut. Jadi, permukaan pulau ini merupakan akumulasi (jumlah) hasil letusan yang terjadi dari gunung berapi! Pada tanggal 14 November 1963, pulau telah mencapai permukaan.



Letusan itu pun terus berlanjut hingga 5 Juni 1967. Ketika itu, pulau ini mencapai luas maksimal 2,7 kilometer persegi. Tetapi pulau ini terus-menerus mengecil karena abu dan lava yang menumpuk itu tergerus angin dan erosi yang terjadi di wilayah paling selatan Islandia. Sejak tahun 2002, luas pulau mencapai 1,4 kilometer persegi. Kehidupan dalam bentuk mikroorganisme, serangga, burung, tanaman, dan bahkan anjing laut sekarang dapat dilihat di pulau yang baru terbentuk ini. Ini tentu saja adalah tempat yang indah untuk belajar tentang awal kehidupan yang mengagumkan pada benua yang baru terbentuk di Bumi.

Pulau Boneka (Isla de La Munecas)

Isla de La Munecas, Pulau BonekaMeskipun Anda tidak menderita Pediophobia (takut boneka), The Island of the Dolls atau Pulau Boneka ini adalah salah satu tempat menyeramkan yang berada di Meksiko, terutama ketika Anda melihat ribuan boneka termutilasi bergantungan di pohon-pohon. Masih tidak takut? Anda akan merinding, ketika Anda mengetahui sejarah masa lalunya yang seram!

Pulau ini dulunya milik seorang petani lokal dengan nama Don Julián Santana. Pada tahun 1950, ia menyaksikan seorang gadis kecil tenggelam di kanal lokal dimana ia tidak mampu untuk menyelamatkan. Kemudian, ia menemukan sebuah boneka mengambang di air kanal, ia meyakini boneka ini milik si gadis. Dia mengambilnya dan menggantungkannya di pohon untuk menghormati arwah gadis kecil itu.

Namun, ia mendapati bahwa arwah gadis itu kini gentayangan menghantui tempat sekitar. Untuk menenangkan arwah yang mengganggunya, Santana menggantungkan boneka di pohon. Rupanya satu boneka dirasa tak cukup oleh Santana. Ia merasa belum tenang dari gangguan sang arwah. Sehingga ia terus meletakkan boneka di berbagai tempat. Kini diperkirakan ada ribuan boneka tergantung di pepohonan Isla de La Munecas.

Setelah 50 tahun lamanya Santana menaruh boneka di pulau tersebut, secara misterius Santana ditemukan tewas karena serangan jantung oleh Anastasio, keponakannya sendiri pada 17 April 2001. Ia ditemukan tewas sama persis di tempat arwah bocah yang mengganggunya dulu tewas tenggelam. Entah benar atau tidak, kini pulau boneka yang sangat menyeramkan ini menjadi tempat wisata yang menarik dan menyeramkan di Meksiko. Stasiun televisi setempat pun sering membuat acara horor untuk membuktikan keberadaan boneka-boneka hantu.



Isola La Gaiola

Isola La GaiolaDi lepas pantai Naples, Italia, Anda akan menemukan pemandangan Isola La Gaiola, yang sebenarnya terdiri dari dua pulau kecil dihubungkan dengan jembatan. Pulau yang indah ini mengingatkan kembali akan pesona Itali kuno, lengkap dengan rumah-rumah batu dan jalan-jalan batu. Namun, pulau kecil yang cantik ini sekarang benar-benar sepi karena fakta diyakini bahwa pulau ini adalah pulau yang dikutuk.

Sejarah kutukan ini kembali berawal ke tahun 1920-an, ketika pulau ini milik pemilik Swiss dengan nama Hans Braun, yang ditemukan tewas secara misterius dengan tubuhnya terbungkus karpet. Setelah beberapa bulan, menyusul istrinya tenggelam di perairan sekitar pulau ini.

Penduduk berikutnya, orang Jerman bernama Otto Grunback, meninggal akibat serangan jantung saat berada di vilanya. Pemilik berikutnya, Maurice-Yves Sandoz, seorang industrialis farmasi, kehilangan kesehatan jiwanya, dan ditempatkan di rumah sakit jiwa di Swiss. Dia kemudian melakukan bunuh diri.

Baron Karl Paul Langheim, seorang tokoh baja Jerman, mengalami kebangkrutan ekonomi ketika ia memutuskan membeli Isola La Gaiola. Gianni Agnelli, kepala perusahaan otomotif Fiat, mengambil alih pulau itu, kemudian anaknya melakukan tindakan bunuh diri. Cucu Multibilyuner Paul Getty diculik setelah ia membeli pulau ini.

Pemilik terakhir pulau itu, Gianpasquale Grappone, didakwa atas tuduhan penipuan asuransi, dan dikirim ke penjara pada tahun 2009. Sejak itu, Isola La Gaiola tetap ditinggalkan begitu saja, dengan hanya beberapa perenang atau petualang yang kadang-kadang menginjakkan kaki di sana. Sampai sekarang Isola La Gaiola tetap menyimpan misteri.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."