impian terpendam, melupakan mimpi terpendam, melepaskan impian lama
6 Alasan untuk Melupakan Impian LamaBanyak orang masih suka memendam impian lama yang belum terpenuhi. Akibatnya, jiwa mereka terus-menerus merasa kosong. Memendam dan mengingat impian yang sudah lama itu tampak seperti berangan-angan di sisi luar, tetapi memiliki potensi untuk menyebabkan banyak kerusakan pada pikiran bawah sadar di dalam diri. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda harus segera melupakan impian-impian lama yang terpendam di dasar jiwa.

1. Beban emosional
Impian yang terpendam terlalu lama sering mengakibatkan banyak beban. Ada banyak macam contoh seperti mimpi tentang hancurnya persahabatan, cinta tak berbalas, tujuan karir yang tidak terpenuhi atau pencapaian prestasi yang kurang sempurna. Mimpi-mimpi usang tersebut dapat memberikan Anda perasaan penyesalan mendalam. Menyembunyikan perasaan pahit itu seperti mengubur beban emosional dalam hati dan pikiran, seiring waktu akan menyebabkan kekacauan dan kehancuran diri sendiri. Ini akan menyebabkan Anda sulit tumbuh dan berkembang mengikuti pola perubahan.

2. Fokus pada masa depan
Jika Anda terus bergantung pada impian lama yang Anda pendam, Anda tidak akan memiliki ruang mental untuk berpikir tentang impian-impian masa depan Anda. Anda sibuk menyesali impian lama Anda atau asyik berkubang dalam angan-angan masa lalu, yang justru akan membuat Anda menunda-nunda dalam berusaha memenuhi impian untuk masa depan Anda. Salah satu alasan yang baik untuk segera melepaskan impian lama Anda adalah, agar Anda dapat menjernihkan kepala dan terus melihat ke depan.



3. Meningkatkan kualitas diri
Apakah Anda memiliki mimpi-mimpi lama yang belum terpenuhi dan menyebabkan Anda menyesal dan frustasi? Jika hal ini terjadi maka ada kemungkinan bahwa kekecewaan yang disebabkan oleh mimpi-mimpi tak terpenuhi telah menciptakan hilangnya kepercayaan diri dan kualitas diri Anda. Untuk mengakhiri penyesalan dari mimpi tak terpenuhi, Anda harus melupakan impian lama Anda sehingga Anda dapat melihat hal-hal yang baru dan segera mengambil langkah untuk mencapainya.

4. Sebuah alasan untuk menjadi lebih dewasa
Semua mimpi yang ingin Anda wujudkan harus dilihat dalam konteks yang sesuai realita saat ini, karena semua impian Anda mungkin juga berubah seiring perubahan dalam tahap kehidupan Anda. Misalnya, mimpi-mimpi yang telah Anda bayangkan sendiri sepuluh tahun silam ingin berkeliling dunia, belum tentu bisa Anda wujudkan ketika Anda berusia tiga puluhan dan saat ini sedang menganggur. Jika Anda terus bersikeras pada mimpi yang di luar konteks realita atau Anda memiliki ambisi terlalu besar, Anda mungkin akan membuang-buang waktu dan energi Anda dengan percuma.

5. Untuk membawa kualitas nyata Anda
Ketika Anda terus-menerus berpikir tentang mimpi-mimpi lama dan membayangkan betapa indahnya jika itu terjadi, Anda memblokir diri sendiri dalam menerima aliran segala peluang untuk masa depan Anda. Ini berarti Anda lebih memilih memblokir peluang Anda sendiri untuk masa depan, dimana seharusnya Anda dapat memanfaatkan potensi kualitas dan bakat yang Anda miliki di masa sekarang. Bisa jadi kemungkinannya Anda tidak dapat menemukan atau menampilkan banyak kemampuan Anda hanya karena Anda terlalu terjebak dengan masa lalu Anda.



6. Untuk memulai lembaran baru lagi
Mengingat dan memelihara mimpi lama di dalam hati dapat menguras banyak energi dan fokus Anda sendiri. Anda harus melupakan mimpi lama jika Anda ingin berhenti bergulir di masa lalu dan melihat ke depan demi masa depan yang cerah. Mimpi lama seperti rantai yang membelenggu kaki Anda, sehingga tidak memungkinkan Anda untuk bergerak maju. Untuk memulai hidup dari awal lagi dan merenda mimpi baru, Anda harus melepaskan mimpi-mimpi yang telah usang.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."