Bagikan :

jiwa tua, old soul, tanda old soul, sifat old soul



6 Tanda yang Menunjukkan Anda Berjiwa TuaOrang-orang Old Soul (Jiwa Tua) sudah memiliki perasaan atau pola pikir yang telah berkembang dengan baik meskipun dia masih berusia belia dan juga memiliki kecenderungan lebih berwawasan daripada orang dewasa sekalipun. Dimana pun mereka berada, orang-orang berjiwa tua memiliki beberapa karakteristik unik. Dengan mengetahui karakteristik ini, maka dapat membantu Anda untuk memutuskan apakah Anda seorang jiwa tua atau bukan.

Ada jenis orang-orang ‘khusus’ di dunia ini yang lebih suka menghabiskan hari-harinya sendirian dan mengasingkan diri sejak mereka dilahirkan. Karakter penyendirinya bukan dibuat-buat atau memiliki sifat antisosial, tapi jiwanya memang sudah tua. Tua di hati, tua dalam pemikiran, dan tua juga jiwanya, orang ini adalah jiwa tua (old soul), yang menemukan pandangan hidupnya sangat berbeda dan lebih matang daripada orang di sekitarnya. Akibatnya, jiwa tua lebih senang tinggal secara internal, berjalan-jalan sendirian, mengekspresikan diri lewat karya seni atau ilmu pengetahuan, dsb. Mungkin Anda pernah mengalami hal ini dalam hidup Anda sendiri, atau telah menyaksikannya pada orang lain di sekitar Anda? Jika demikian, artikel ini saya tuliskan untuk Anda, dengan harapan apakah Anda datang untuk mendefinisikan diri sendiri, atau lebih memberikan pemahaman yang lebih baik. Berikut beberapa tanda orang-orang yang jiwanya sudah tua.

1. Kesulitan bergaul dengan teman-teman sebayanya
Jiwa tua lebih tertarik dalam hal spiritual dan kemanusiaan di kelompok usia mereka, mereka merasa tidak cocok jika berteman dengan orang yang mereka anggap tidak satu pikiran. Ini adalah salah satu masalah utama yang dialami orang berjiwa tua. Sebagai hasilnya adalah, jiwa tua cenderung merasa nyaman menghabiskan waktu sendirian. Mereka hanya sesekali berbaur dengan orang lain.

2. Mereka mencintai pengetahuan, kebijaksanaan, dan kebenaran
Memang tampaknya sedikit terlalu mulia, tapi jiwa tua menemukan dirinya secara alami sinkron terhadap sisi intelektualitas hidup. Jiwa tua memahami bahwa pengetahuan adalah kekuatan, kebijaksanaan kebahagiaan dan kebenaran, jadi mereka lebih suka terlibat didalamnya? Pendekatan ini jauh lebih bermakna bagi mereka daripada membicarakan berita gosip terbaru, situasi politik, dsb.



3. Cenderung rohani
Jiwa tua lebih emosional, cenderung memiliki sifat empati tinggi terhadap sesama dan memiliki sisi spiritual yang mendalam. Mereka sudah mampu mengatasi batas-batas ego, mencari pencerahan sendiri yang menunjukkan jiwa yang telah sadar, dan membina cinta dan perdamaian untuk orang disekitarnya. Mereka mudah dikenali diantara para teman-teman seusianya karena mereka tampak paling dewasa dalam bersikap.

4. Mereka bijaksana dan introspektif
Jiwa tua cenderung banyak berpikir tentang segala sesuatu yang mereka alami. Kemampuan mereka untuk merefleksikan diri dan belajar dari pengalaman mereka sendiri dan orang lain adalah guru terbaik bagi mereka dalam menjalani kehidupan. Salah satu alasan mengapa jiwa tua merasa begitu tua perasaannya adalah karena mereka telah belajar banyak pelajaran melalui proses pemikiran mereka sendiri, dan memiliki begitu banyak wawasan tentang situasi kehidupan dari kemampuan mereka dalam mengamati lingkungan sekitarnya.

5. Mereka melihat gambaran yang lebih besar
Jiwa tua memiliki kecenderungan untuk melihat hidup dari pandangan mata burung, melihat apa dibalik semua peristiwa adalah cara yang paling bijak dan bermakna untuk mendekati kehidupan. Ketika dihadapkan dengan masalah, jiwa tua cenderung melihat masalah sebagai penderitaan sementara dan lebih memilih mensyukuri hidup untuk meraih kepuasan batin. Akibatnya, jiwa tua cenderung memiliki pembawaan tenang, emosi yang stabil sebagai akibat dari pendekatan kebijaksanaan mereka kepada hidup.

6. Tidak suka hal materialistis
Kekayaan, status, ketenaran, dan hal keduniawian lainnya dirasakan sangat membosankan bagi orang berjiwa tua. Jiwa tua tidak melihat materi sebagai tujuan yang harus dikejar, tetapi lebih memilih hal-hal yang bersifat membantu demi kepentingan kemanusiaan. Mereka lebih senang memberi tanpa mengharapkan imbalan.

Hal ini tidak selalu terjadi, tapi banyak jiwa tua menunjukkan tanda-tanda kematangan pada usia relatif muda. Seringkali, orang-orang ini diberi label sebagai “dewasa sebelum waktunya”, “introvert”, atau “pemberontak”, dan menemukan kegagalan untuk masuk ke dalam perilaku mainstream umum. Biasanya, mereka ini sangat ingin tahu dan cerdas, mampu memahami arti kehidupan dari yang disampaikan guru, orang tua, dan peristiwa sehari-hari. Jika Anda memiliki kecocokan dengan karakteristik diatas, maka Anda mungkin memiliki jiwa tua.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."