spiritualitas, pengertian spiritualitas, pengertian spiritualitas menurut para ahli, pengertian spiritualitas secara umum, pengertian spiritualitas kristen, spiritualitas katolik, spiritualitas adalah, maksud kerohanian, pengertian kerohanian
7 Alasan Mengapa Spiritualitas Sangatlah PentingSeringkali, kita merasakan kekecewaan ketika kita mencari pemenuhan di luar diri. Kita dihadapkan pada kesedihan, kemarahan, kekosongan, keputusasaan ketika harapan kita tak terpenuhi. Spiritualitas menawarkan jalan yang berbeda, menelusuri kedalaman batin agar kita mencapai kebahagiaan sejati, dan menjadi sadar siapa diri kita dan untuk apa kita disini. Kita harus memahami penyebab kognitif dan emosional dari akar penderitaan kita, berlatih untuk mengubah pola pikir dan perilaku, sehingga pikiran dan suasana hati tidak lagi dikendalikan oleh ego (iblis dalam diri). Jadi, apakah Anda sedang merenungkan makna lebih dalam dari hidup Anda? Dalam artikel ini, saya menuliskan tujuh alasan mengapa spiritualitas itu penting diterapkan untuk meningkatkan kesadaran.

1. Lebih memaknai hidup
Mengetahui arti hidup adalah salah satu alasan utama mengapa spiritualitas penting bagi kita. Spiritualitas mendorong kita untuk berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Bercermin melalui diri sendiri dapat menggugah kesadaran rohani kita. Selain itu, Anda dapat mencari jawaban di dalam diri sendiri apa tujuan Anda dalam hidup ini untuk mencapai aktualisasi diri.

2. Memberikan optimisme saat dihadapkan pada situasi sulit
Orang yang memiliki keyakinan besar cenderung lebih tegar dan tetap optimis ketika dihadapkan pada masa-masa sulit. Spiritualitas membantu memupuk keyakinan Anda, dan mengikhlaskan apapun yang memang bukan menjadi hak Anda. Jika kita dengan penuh kasih dapat mengingatkan diri kita di saat-saat terjatuh kita akan sadar bahwa kita bukanlah satu-satunya orang yang mengalami kegagalan. Kegagalan adalah bagian dari pengalaman manusia untuk mencapai keberhasilan, dan mengajarkan kita tetap rendah hati. Ini adalah salah satu manfaat terbesar dari spiritualitas.

3. Meredakan stres dan menciptakan kedamaian
Berkontemplasi seperti berdzikir atau meditasi jika dilakukan dengan rutin dapat membantu menghilangkan stres dan memupuk kedamaian dari dalam. Berkontemplasi melatih pikiran untuk rileks dan mengembangkan rasa welas asih, mudah memaafkan, atau memberikan ketenangan jiwa. Ketika seseorang telah mampu mengembangkan vibrasi rasa kedamaian dan kesejahteraan dari dalam diri, maka cobaan dan kesulitan duniawi tidak akan memberikan pengaruh besar pada proses pemikiran atau memicu perilaku responsif. Vibrasi ini kemudian akan terpancar keluar, sehingga turut memberikan dampak yang positif. Ketika urusan didalam diri Anda sudah baik, maka diluar diri Anda akan ikut baik. Selain itu, praktik kontemplatif telah terbukti mengurangi masalah kesehatan yang berhubungan dengan depresi, kanker, diabetes, atau sakit kronis.

4. Membantu dalam membuat pilihan yang lebih baik
Dalam kebanyakan kasus, spiritualitas mendorong orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Moralitas dan budi pekerti terbentuk dengan sendirinya seiring dengan meningkatnya kesadaran. Kita tak lagi mau menyakiti orang lain atau berbuat tidak baik, semuanya itu tumbuh dari hati. Seperti yang saya tuliskan sebelumnya, praktik meditasi membantu orang mengembangkan rasa welas asih yang bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Secara keseluruhan, spiritualitas menciptakan kepedulian dan empati. Spiritualitas bisa berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari seseorang untuk selalu membuat pilihan bijak dan mencegah perilaku buruk.

5. Menambah kebahagiaan dan rasa cukup
Orang spiritual biasanya memiliki pola pikir, bahwa segala sesuatu sudah bekerja sesuai dengan rencanaNya, dan akan datang di saat yang tepat. Pola pikir seperti inilah yang menjaga sikap optimis, bersyukur, dan menerima semua hal dengan besar hati. Pendekatan seperti ini dapat menambah rasa kebercukupan dan mengurangi rasa khawatir. Dengan sendirinya kebahagiaan akan muncul dari dalam diri karena Anda sudah mampu berdamai dengan kondisi suka dan duka dalam hidup.

6. Membantu Living in The Moment (hidup di masa sekarang)
Spiritualitas membantu menghilangkan kebiasaan memikirkan masa lalu atau mencemaskan masa depan yang menimbulkan rasa penyesalan dan ketakutan. Anda dikatakan mengalami perasaan terbebani saat pikiran Anda terjebak dalam lingkaran kecemasan karena memikirkan masalah yang sama berulang-ulang. Pola pikir ini membuat Anda sangat tertekan, merasa lelah, tidak tenang, dan akhirnya menyalahkan orang lain. Anda tidak tahu dan tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi. Jadi, hentikan pikiran-pikiran yang tidak perlu dan hiduplah di masa sekarang agar selalu merasa bahagia!



7. Merasa terhubung
Beberapa teori menekankan pentingnya keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari untuk merasakan kebahagiaan. Kesadaran spiritual adalah salah satu aspek yang mempengaruhi keseimbangan dengan meningkatkan ketenangan dan keselarasan di dalam diri sendiri dan kehidupan dunia. Untuk membangkitkan kesadaran spiritual, Anda hanya perlu merasa terhubung dengan orang lain tanpa membedakan. Merasa saling terhubung adalah salah satu cara menciptakan kedamaian diri sendiri dan dunia.



Spiritualitas adalah solusi terbaik bagi orang yang ingin bertumbuh secara rohani, karena membantu lebih bersikap terbuka dengan ajaran agama lainnya. Spiritualitas akhirnya dapat membawa semua orang untuk sadar, bahwa kita sebenarnya satu keutuhan. Agama dan spiritualitas begitu berbeda. Meskipun agama dapat mengantarkan seseorang pada jalan spiritualitas, tapi belum tentu orang relijius menjadi orang yang lebih spiritual. Intinya, spiritualitas mengajarkan agar kita belajar dari pengalaman perjalanan jiwa, bertanggung jawab, menumbuhkan kebajikan, berserah diri, dan menemukan jalan tengah diantara ‘baik dan buruk’.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."