Bagikan :

mengendalikan kemarahan, cara mengendalikan rasa marah
7 Cara untuk Mengendalikan Kemarahan AndaKetika marah, tubuh kita otomatis melepaskan hormon-hormon racun seperti kortisol dan adrenalin. Bila berlebihan, hormon tersebut dapat meningkatkan tekanan darah dan akhirnya menyebabkan masalah kesehatan. Sering marah-marah bisa mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan Anda. Selain itu juga dapat mempengaruhi hubungan, pekerjaan, menghambat rezeki, dan keterampilan komunikasi interpersonal Anda juga. Oleh karena itu, Anda harus tahu bagaimana untuk menjaga emosi Anda tetap terkendali dan tidak membiarkan hal itu memicu kenaikan tekanan darah Anda. Pasti selalu ada pilihan untuk tidak membalas perlakuan buruk orang lain dengan marah, dan menyelesaikan masalah secara baik-baik. Bramardianto.com memberikan 7 cara untuk mengendalikan kemarahan Anda.

1. Tenang
Menahan marah itu memang bukanlah pekerjaan mudah. Hal pertama yang harus Anda lakukan setiap kali Anda merasa marah adalah tenangkan diri. Orang-orang yang suka mengambil keputusan disaat marah seringkali menyesal, kadang-kadang sampai seumur hidup mereka. Jangan bertindak ceroboh ketika Anda marah, karena saat itu Anda tidak bisa berpikir jernih. Jangan menuruti emosi Anda, ambillah napas dalam-dalam dan pergi ke tempat lebih tenang untuk menenangkan diri dulu.



2. Ciptakan lingkungan yang positif
Satu hal yang dapat Anda lakukan untuk mengalihkan pikiran Anda dari melampiaskan marah adalah menyibukkan diri dengan hal-hal yang positif. Ketika Anda marah, Anda cenderung berpikir bahwa Anda harus membuktikan diri bahwa Anda bukanlah orang yang lemah. Orang yang mudah melampiaskan kemarahan sebenarnya adalah orang yang lemah. Daripada bertindak menjadi orang sok jagoan, libatkan diri dalam suatu yang lebih produktif. Rasa bahagia akan timbul jika hidup Anda dipenuhi oleh hal-hal yang positif.

3. Berpikirlah sebelum berbicara
Ketika Anda marah, kemungkinan secara tidak sadar Anda mengucapkan sumpah serapah, karena langsung mengatakan apa yang pertama kali terpikirkan sehingga semakin menyulut emosi, membuat orang lain juga naik pitam, dan pada akhirnya menimbulkan masalah yang terlihat dan terasa lebih buruk ketimbang yang sebenarnya. Jadi, berpikirlah dua kali sebelum Anda berkata apapun ketika marah. Bahkan, bila perlu Anda harus menyingkir demi menghindari mengatakan sesuatu kebencian dan permusuhan yang mungkin Anda sesali di kemudian hari.



4. Carilah akar masalahnya
Selain belajar menenangkan diri saat marah, cobalah memahami kebiasaan marah Anda dengan mengenali pemicunya dan berusaha mengurangi respons amarah. Banyak orang yang mengatakan bahwa mereka bisa mengurangi respons emosional ini dengan mengenali pemicu amarah mereka dan mencari tahu apa sebabnya yang membuat mereka mudah naik darah.

5. Berlatih meditasi
Meditasi bisa membantu Anda mengendalikan emosi, sehingga menjadikan Anda pribadi yang sabar dan tak mudah terpancing amarah. Oleh sebab itu, saat Anda mulai kehilangan kendali atas perilaku Anda, berikan nutrisi mental untuk diri sendiri dengan bermeditasi. Meskipun tidak sedang marah, kebiasaan bermeditasi setiap pagi dan menjelang tidur akan memberikan Anda ketenangan. Jika, Anda muslim ambillah air wudhu. Air wudhu sangat efektif untuk meredakan amarah Anda seketika. Perbanyak juga berdzikir agar kekacauan pikiran Anda segera berubah menjadi tenang.

6. Jangan menyimpan dendam
Anda mungkin marah dengan seseorang yang telah menyakiti Anda, tapi itu bukan berarti Anda terus-menerus menyimpan dendam terhadapnya. Menyimpan dendam terhadap seseorang hanya akan meracuni diri sendiri, dan membuat rasa sakit Anda semakin menjadi-jadi. Sebaliknya, maafkan dan lupakan saja. Anda pasti akan menjalani hidup Anda dengan bahagia tanpa perasaan negatif apapun.

7. Ringankan situasi
Penelitian di University of Arizona menemukan bahwa tertawa meningkatkan kesehatan jantung, sedangkan penelitian di University of Maryland menunjukkan bahwa aliran darah meningkat sebesar 22% ketika Anda sedang tertawa. Dengan lebih banyak tertawa setiap hari, Anda tidak akan mudah tersinggung dan lebih mudah menemukan kelucuan meski mengalami situasi yang buruk. Nontonlah video-video lucu di YouTube atau membaca cerita lucu saat ingin marah. Jika Anda sudah merasa lebih baik, ajaklah teman Anda tertawa bersama, misalnya dengan nonton film komedi bareng.

Jangan biarkan amarah mengendalikan kehidupan Anda, cobalah mencari cara dalam mengelola amarah Anda sendiri. Mengendalikan kebiasaan marah bukanlah hal yang mudah, dan memang butuh waktu. Mudah-mudah artikel 7 cara untuk mengendalikan kemarahan ini bermanfaat dalam mengatasinya, mengubah cara pandang, dan membantu menjalani kehidupan Anda lebih tenang.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang, jadikanlah semua pembacaku selalu sehat, berbahagia, serta berilah rezeki yang melimpah. Aamiin...."