Apa Penyebab Night Terror?Night terror bebeda dengan mimpi buruk. Biasanya kita masih bisa mengingat-ingat gambaran tentang mimpi buruk, tetapi gangguan tidur ini tidak. Mengapa orang mengalami night terror? Apa yang menjadi penyebabnya? Baca terus untuk mencari tahu.

night terror, teror tidur, teror malam, penyebab night terror, gangguan tidur

Night terror (Teror malam atau teror tidur) adalah gangguan tidur di mana orang tiba-tiba bisa bangun ketakutan, panik, atau kecemasan yang tidak dapat dijelaskan. Kejadian ini bisa juga dikaitkan dengan sleep walking (berjalan sambil tidur). Hal ini terjadi pada tahap ketiga atau keempat dari Non-Rapid Eye Movement (tahap tidur tenang). Tapi apa yang menyebabkan night terror?

Penyebab Night Terror

  • Kurang tidur
  • Stres
  • Kecemasan
  • Demam
  • Letih atau kelelahan hebat
  • Migrain
  • Cedera kepala
  • Pola pernapasan abnormal selama tidur
  • Gangguan saat tidur seperti kebisingan atau cahaya terang
  • Konsumsi berlebihan kafein, kecanduan alkohol atau obat-obatan
  • Obat-obat tertentu (yang mempengaruhi sistem saraf pusat)

Teror malam biasanya diamati pada anak-anak dalam kelompok usia 3 sampai 12 tahun. Statistik mengatakan bahwa sekitar 1-6% anak mengalami gangguan ini. Gangguan tidur ini umumnya berakhir pada saat anak mencapai usia remaja.

Jika seseorang mengalami night terror, hal yang harus dilakukan oleh orang sekitar adalah menjaga agar penderita tidak menyakiti diri sendiri. Pastikan tidak ada barang sekitar yang dapat melukai tubuh jika terkena oleh penderita dan jangan menyadarkan dirinya. Serangan night terror biasanya hanya terjadi selama beberapa menit lalu setelah itu penderita akan tertidur kembali. Cara terbaik di mana Anda bisa membantu anak Anda dengan memberikannya dengan pola hidup sehat dan bebas stres.

Teror malam terjadi terutama selama transisi dari tahap 3 dari tidur non-REM (tidur tenang) ke tahap empat. Mereka dicirikan dengan bangun tiba-tiba disertai dengan berteriak, perasaan cemas, agitasi, dan kebingungan. Seseorang dengan kondisi ini tampak seperti setengah terjaga dan setengah tertidur dengan mata terbuka namun masih dalam keadaan bermimpi. Mereka tidak merespons pada lingkungan sekitar dan akan marah jika ditenangkan atau disadarkan. Night terror berbeda dengan mimpi buruk. Mimpi buruk terjadi selama tidur REM, sementara teror malam terjadi saat tidur NREM.



Meskipun penyebab seperti yang terdaftar di atas dianggap sebagai beberapa faktor yang bertanggung jawab untuk night terror, akan tetapi peneliti masih ragu mencari penyebab pastinya dari gangguan tidur ini.






About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."