Apakah Fibromyalgia Itu?Fibromyalgia adalah kondisi yang sifatnya kronis dan banyak ditandai dengan pegal-pegal otot, nyeri dan kaku. Simak selengkapnya dalam artikel yang dituliskan Bramardianto.com.

Fibromyalgia, Penyebab Fibromyalgia, Gejala Fibromyalgia

Fibromyalgia adalah gangguan kronis yang ditandai dengan nyeri luas serta rasa kaku, nyeri pada jaringan lunak, perasaan kelelahan, dan tidur terganggu. Rasa sakit terjadi terutama di tangan, gelang panggul, bahu, punggung, dan leher. Istilah ‘fibromyalgia’ telah diturunkan dari ‘fibro’, yang berarti jaringan berserat seperti ligamen dan tendon, ‘myo’, yang berarti otot-otot, dan ‘algia’, yang berarti rasa sakit. Berbeda dengan arthritis, tidak ada pembengkakan atau nyeri pada persendian pada orang yang terkena fibromyalgia. Sebaliknya, rasa sakit yang dirasakan di jaringan lunak yang terjadi di sekitar sendi, serta organ dan kulit, dan pada seluruh tubuh.

Faktor-faktor Penyebab

Meskipun penyebab yang melekat masih belum dipahami sepenuhnya, namun temuan baru membawa beberapa titik terang tentang mekanisme dasar kondisi ini. Para peneliti sebagian besar setuju bahwa fibromyalgia adalah gangguan fungsi pengolahan pusat, dengan gangguan neurotransmitter dan neuroendrocines. Dengan kata lain, rasa sakit yang dirasakan oleh pasien adalah karena pengolahan sensorik rusak dalam sistem saraf pusat. Berbagai studi ilmiah telah menunjukkan beberapa kelainan pada sistem fisiologis pasien, seperti : rendahnya tingkat aliran darah ke daerah thalamus otak, lebih tinggi dari tingkat normal substansi P di sumsum tulang belakang pasien, hipofungsi dari sumbu HPA; kelainan fungsi sitokin, dan berkurangnya tingkat triptofan dan serotonin.

Penelitian lain telah menunjukkan bahwa seseorang mungkin cenderung mengalami gangguan ini karena faktor keturunan. Juga, sementara bagi sebagian orang timbulnya fibromyalgia lambat, namun, dalam banyak kasus dipicu oleh cedera atau sakit, dimana tubuh mengalami trauma. Dengan demikian cedera atau sakit dapat mengaktifkan gangguan fisiologis yang mendasari yang sudah ada, meskipun sampai sekarang tidak terdeteksi. Wanita berusia 35-55 adalah orang-orang yang paling terpengaruh oleh masalah otot ini. Meskipun orang tua, anak-anak dan laki-laki juga dapat dipengaruhi, tetapi sangat jarang. Fibromyalgia dapat terjadi dengan sendirinya atau berhubungan dengan beberapa penyakit lain, seperti rheumatoid arthritis atau lupus sistemik.

Gejala

Seperti telah disinggung di atas, fibromyalgia ditandai dengan adanya sejumlah titik nyeri dalam tubuh dan sejumlah gejala. Diberikan di bawah ini adalah beberapa yang utama :



Nyeri : Rasa sakit yang dirasakan dapat intens, dan seringkali tersebar. Intensitas dapat bervariasi dan rasa sakit dapat bermigrasi ke bagian lain dari tubuh. Rasa sakit juga dapat dirasakan sebagai rasa sakit menusuk, sakit yang mendalam di otot, bersama dengan berkedut dan berdenyut-denyut. Sensasi panas, kesemutan, atau mati rasa juga bisa dirasakan. Beberapa faktor yang memperburuk rasa sakit adalah : cuaca lembab atau dingin, kelelahan mental dan fisik, secara fisik tidak aktif atau aktivitas fisik terlalu banyak, stres dan kecemasan.



Kelelahan : Meskipun kelelahan adalah keluhan yang biasa karena kecepatan dari rutinitas kehidupan kebanyakan orang, namun kelelahan yang terkait dengan fibromyalgia jauh lebih intens daripada perasaan kelelahan secara umum. Ini adalah semacam kelelahan yang luas, menghambat kegiatan sehari-hari bahkan aktifitas yang sederhana. Orang mengalami seperti tidak ada energi dan timbul rasa malas, sehingga mereka tidak dapat berfungsi secara fisik maupun mental.

Gangguan Tidur : Banyak orang yang menderita fibromyalgia memiliki masalah tidur, yang membuat mereka tidak memiliki tidur lelap yang tenang dan restoratif seperti yang kita semua nikmati. Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa pasien memiliki kelainan selama tahap 4 bagian dari siklus tidur. Ketika mereka tidur, orang-orang ini mengalami semburan aktivitas otak yang mirip dengan orang yang masih terjaga, sehingga mengurangi jumlah tidur nyenyak yang mereka dapatkan, yang merupakan salah satu alasan mengapa mereka merasa lelah.

Beberapa Gejala lain : Selain di atas, gejala lain dapat berupa : migrain dan sakit kepala, iritasi kandung kemih dan usus, sindrom kaki gelisah, adanya penurunan konsentrasi dan memori, ruam kulit, kekeringan pada mulut dan mata, depresi, kecemasan , pusing, masalah dengan visi, Sindrom Raynaud, dan gejala neurologis.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."