Bagikan :

Bagaimana Jika Jatuh Cinta dengan Duda/JandaBerikut adalah beberapa ulasan mengenai hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan masak-masak ketika sedang menjalin hubungan dengan seseorang yang sebelumnya telah mengalami pernikahan gagal.

duda atau janda, jatuh cinta dengan duda, jatuh cinta dengan jandaBukanlah hal yang mudah untuk memulai suatu hubungan dari awal lagi setelah mengalami pernikahan yang hancur, terutama karena adanya beban emosional yang nantinya dapat terbawa ke dalam hubungan baru. Banyak orang berpikir bukanlah hal yang menyenangkan jika mempunyai pasangan duda/janda. Ada rasa malu dalam diri atau bahkan juga dari penilaian keluarga mereka. Padahal seperti yang sudah kita ketahui, tidak ada hal tertulis dalam bentuk apapun yang melarang untuk memulai hubungan dengan janda atau duda.

Janda atau duda itu tidak selalu buruk, mereka hanya salah dalam memilih pasangan sebelumnya. Atau karena mereka tidak memiliki kecocokan dengan pasangan sebelumnya. Tidak bisa berjalan bersama sehingga perpisahan harus dijadikan keputusan terakhir.



Tapi jika jalan hidup berkata lain, kenyataannya Anda sedang jatuh cinta dengan seorang pria/wanita yang pernah mengikat janji suci (meski Anda sendiri belum pernah menikah). Tidak peduli apa alasan dibalik perkawinan gagal. Tapi sayangnya penilaian orang lain memandang perceraian bukanlah hal yang sangat baik. Mereka selalu dipandang rendah, apalagi ketika melangkah memulai hubungan baru lagi. Jadi, jika Anda sedang jatuh cinta dengan duda/janda, berikut adalah beberapa petunjuk yang perlu diingat.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memulai Hubungan dengan Duda/Janda

1. Jauh Lebih Dewasa. Sudah pernah menjalani kehidupan rumah tangga secara otomatis bisa membuat janda atau duda menjadi lebih dewasa. Karena tuntutan kehidupan yang telah membuat mereka seperti itu. Berbeda dengan seseorang yang belum pernah menikah sekalipun, cara berpikir tentu saja berbeda cukup jauh.



2. Lebih Mandiri. Setelah sebelumnya menjalin hubungan dengan pasangannya dan berpisah, otomatis akan membuat mereka lebih bisa mandiri. Yang sebelumnya melakukan hal apapun dengan pasangan, hal itu akan berbeda setelah bercerai. Mereka harus melakukan hal pribadi tanpa banyak melibatkan orang lain. Apalagi sebagai single parent yang sudah mempunyai satu atau 2 orang anak.

3. Janda atau duda tidak bisa menghilangkan total trauma masa lalunya, pada keadaan tertentu, dia harus terlibat dengan masa lalunya (mantan), apalagi jika janda atau duda tersebut memiliki anak. Harus ada kesabaran pada diri kita. Jangan terlalu cemburu karena itu sulit untuk dia hindari.

4. Bisik-bisik tetangga, pastinya bisa saja ada (tapi tergantung lingkungan). Namun meski begitu, tidak perlu khawatir. Karena itu hanya terjadi sesaat. Setelah itu, semua akan reda dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.

5. Menurut janda atau duda yang benar-benar baik, hal memalukan yang pernah dialami adalah perceraian, itu salah satunya. Itu akan membuat janda atau duda berusaha mendapatkan yang terbaik. Dan selain itu, juga akan berusaha untuk tidak ingin gagal lagi kedua kalinya. Dia bisa menjaga dan berusaha.

6. Lebih perhatian. Janda atau duda tidak akan bersikap cuek pada pasangannya, kita misalnya. Mereka lebih baik dan tidak terkesan jual mahal. Apa yang dia rasakan atau apa yang dia inginkan, seperti itulah yang akan ditunjukan. Bahkan, mereka bisa lebih perhatian dari mantan-mantan kita sebelumnya. Hanya saja mereka butuh waktu untuk melihat keseriusan kita.

7. Janda atau duda, tidak banyak menuntut yang macam-macam. Yang mereka butuhkan hanyalah cinta dan kasih sayang. Mereka justru berusaha mengimbangi diri kita, bukan kita yang harus seperti dia. Lebih mengerti dan tidak banyak menuntut, karena mereka belajar dari kegagalan pernikahan sebelumnya.

Hal Yang Harus Diingat

– Sebelum Anda melompat ke hubungan yang serius, pastikan pasangan Anda bukanlah duda/janda yang baru bercerai atau sedang menjalani proses cerai.
– Mulailah melakukan penjajakan dengan mereka sebelum Anda mengambil keputusan untuk berkomitmen.
– Cari tahu kisah tentang masa lalu mereka, apa penyebabnya, tentang anak-anak mereka jika ada. Buatlah ia agar berkata jujur apa adanya.
– Cari tahu juga sisi lain dari ceritanya. Tentu Anda tidak ingin terjebak dengan orang yang salah, bukan?
– Jujur dan berterus terang, bicarakan masalah dan ajukan pertanyaan yang mengganggu Anda.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."