Bagikan :

belahan jiwa, pasangan hidup

Beda Antara Belahan Jiwa dan Pasangan HidupKita memiliki banyak belahan jiwa dalam hidup ini, tujuan mereka sama. Mereka ada untuk menantang dan membangkitkan kesadaran kita, sehingga jiwa kita dapat berkembang menjadi keadaan kesadaran yang lebih tinggi. Apakah yang membedakan ‘Belahan Jiwa’ dan ‘Pasangan Hidup’?. Baca terus.



Belahan Jiwa : Seseorang yang selaras dengan jiwa Anda dan datang untuk memberikan tantangan, membangkitkan, dan mengubah persepsi Anda agar jiwa Anda melampaui tingkat kesadaran dan kepedulian lebih tinggi. Setelah mereka memberi pelajaran baru, biasanya mereka pergi.

Pasangan Hidup : Seorang pendamping, teman, individu yang stabil dan Anda merasa nyaman didekatnya, percaya dan saling bergantung untuk membantu Anda menjalani hidup. Ada perasaan saling cinta, rasa hormat, dan Anda berdua selaras satu sama lain terkait kebutuhan dan keinginan.

Belahan jiwa selalu hadir ketika kita siap untuk menerima hal baru, dan itu bukan kehendak kita sendiri. Mereka akan datang ketika sudah waktunya bagi kita untuk belajar menerima pelajaran baru yang sudah ditakdirkan untuk kita.

Belahan jiwa itu juga bisa saja teman, sahabat, kerabat, atau bahkan orang lain yang ‘tidak sengaja’ bertemu. Mereka tidak selalu harus menjadi hubungan percintaan. Terlepas dari hal ini, Anda akan selalu merasa mempunyai adanya ikatan emosi yang kuat, koneksi energi, atau ada sejarah kehidupan di masa lalu.

Banyak dari kita menghabiskan waktu mencari ‘belahan jiwa’, tetapi kita tidak pernah memahami bahwa orang-orang di sekitar kita sendiri itu merupakan belahan jiwa kita.

Jika Anda benar-benar ingin terhubung dengan belahan jiwa, Anda perlu belajar menyelaraskan jiwa Anda sendiri. Anda perlu mengenali dulu siapa Anda, menghormati diri sendiri, dan mulai mengikuti hati nurani Anda. Ketika Anda menyesuaikan dengan diri sejati Anda, Anda pasti akan menciptakan getaran untuk menarik belahan jiwa Anda.

Jika Anda sudah menyelesaikan pelajaran jiwa dan saling merasa cocok dengan ‘Belahan Jiwa’ Anda, maka belahan jiwa ini bisa bertindak sebagai pasangan untuk saling memahami dan berbagi sisa hidup Anda dengannya. Itu berarti dia adalah ‘Pasangan Hidup’ Anda.

Pasangan Hidup ini lebih dari sekedar pendamping atau teman yang memiliki hubungan batin kuat. Ini tidak selalu diasosiasikan sebagai hubungan jodoh, tetapi akan selalu ada perasaan saling percaya, pengertian, dan rasa hormat. Seorang pasangan hidup adalah seseorang yang bisa diandalkan dan mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan Anda. Tentu saja, pasangan hidup ini adalah seseorang yang satu visi dan misi dengan Anda.



Seiring waktu Anda masih akan terus belajar memahami pasangan hidup. Mereka selalu memberikan dukungan dan bantuan untuk membimbing arah jiwa Anda melewati proses kehidupan. Bertemu pasangan hidup biasanya bukanlah sesuatu yang direncanakan. Sebaliknya, ia memerlukan persiapan emosional, mental, dan fisik.

Bisa juga ‘Belahan Jiwa’ Anda nantinya juga akan menjadi ‘Pasangan Hidup’ dan bisa juga dapat mengembangkan hubungan yang lebih dalam, misalnya percintaan. Itu semua hanya tergantung arah mana yang akan Anda pilih.

Perbedaan Antara Belahan Jiwa dan Pasangan Hidup

Berikut adalah ciri-ciri berbeda dari setiap hubungan :

Belahan Jiwa

  • Anda merasa memiliki hubungan spiritual yang mendalam dengan orang ini hampir seperti Anda telah mengenal mereka sudah lama. Tapi Anda tidak ingat kapan.
  • Anda memiliki kilas balik atau deja vu saat dimana Anda merasa bahwa Anda telah bersama-sama sebelumnya.
  • Anda tampaknya memahami satu sama lain dan memiliki cara berpikir yang sama.
  • Anda mungkin memiliki kekurangan atau kebiasaan sama. Atau Anda berdua memiliki minat yang sama selama masa kanak-kanak.
  • Koneksi dan hubungan Anda sangat intens. Sekali waktu memiliki ikatan yang kuat, kadang juga melemah.
  • Anda merasa selaras satu sama lain meski Anda tidak secara fisik bertemu. Mungkin ada perasaan harus bersama-sama bekerjasama untuk menaklukkan sesuatu.
  • Secara intuitif, Anda tahu apa yang dia pikirkan atau rasakan. Anda merasa sangat terhubung dengan pikiran dan tindakan mereka.
  • Hubungan Anda emosional, menantang, dan bisa membawa pada hal-hal yang belum pernah Anda tahu.
  • Anda mungkin mengalami pergeseran dan perubahan besar dalam hidup Anda ketika pertama kali bertemu orang ini.
  • Hubungan Anda mungkin tidak berlangsung selamanya/berpisah. Tapi cinta itu masih selalu ada, tetap dalam jiwa.

Pasangan Hidup

  • Anda merasa tertarik satu sama lain secara fisik dan saling beresonansi dengan masing-masing nilai yang dimiliki.
  • Anda menikmati saat-saat mengenal satu sama lain, dan belajar tentang perbedaan dan kesamaan Anda. Segala sesuatu tentang Anda berdua terasa baru dan menarik.
  • Anda bergaul seperti teman baik, hubungan Anda tidak saling menyakiti.
  • Hubungan Anda didasarkan pada keputusan logis atau intelektual.
  • Anda beresonansi dengan keyakinan satu sama lain, ide-ide, atau spiritual/filsafat.
  • Anda berdua merasakan stabilitas keuangan dan emosional dengan bekerja bersama-sama.
  • Hubungan Anda didasarkan pada apa yang ada sekarang, dan bersedia menciptakan kenangan baru.
  • Anda merasa perlu untuk menikah atau membina sebuah keluarga untuk memperkuat hubungan Anda.

Pada waktu yang berbeda dari kehidupan kita, kita pasti akan membutuhkan atau dihadapkan dengan berbagai jenis hubungan. Entah itu baik atau buruk, semua dikembalikan pada keputusan pribadi masing-masing. Pastikan hubungan yang Anda bina sekarang menghadirkan suatu pembelajaran baru menuju kedewasaan. Ambillah hikmah dari setiap proses kehidupan.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."