Berbicara Saat Sedang TidurBerbicara dalam tidur, seperti namanya, adalah gangguan dimana orang berbicara saat tidur tanpa sepengetahuannya. Bramardianto.com memberikan informasi lebih lanjut tentang gejala, penyebab dan pengobatan gangguan ini.

mengigau, tidur berbicara, berbicara saat tidur

Berbicara, mengomong atau mengeluarkan suara saat tidur tanpa menyadari kegiatan ini dikenal sebagai mengigau. Ini bukan masalah biasa, terutama pada anak-anak. Juga dikenal sebagai Somniloquy, itu bisa terjadi pada setiap titik dalam siklus tidur. Kondisi ini lebih sering ditemui ketika seseorang sedang tahap awal tidur. Dikatakan bahwa selama tahap awal orang tidur dapat mengigau daripada dalam kondisi tidur yang lebih dalam, hal ini terbatas pada erangan dan bicara ngawur.



Orang-orang yang berbicara saat tidur sebagian besar tidak menyadarinya. Faktor-faktor yang sering bertanggung jawab ketika berbicara didalam tidur adalah gangguan kecemasan, stres, dan demam. Dalam kebanyakan kasus, gangguan ini tidak serius dan dapat diselesaikan dari waktu ke waktu atau dengan usia. Tentu saja, kadang-kadang dikaitkan dengan gangguan tidur lain, dan itu bisa menjadi serius.

Penghinaan sosial atau bullying seringkali menjadi pemicu yang paling serius gangguan mengigau atau somniloquy, karena banyak kata-kata keluar yang tidak disengaja yang diucapkan. Ada saat-saat itu juga mengganggu tidur orang yang terkena atau pasangan yang tidur disekitarnya. Dalam situasi seperti ini evaluasi lebih lanjut harus dipertimbangkan.

Apa Saja Gejala yang Berhubungan dengan Mengigau?

Hal ini sering disertai dengan bergumam atau berbicara saat tidur. Ada saat-saat ketika berbicara dan bergumam disertai dengan erangan, bernyanyi dan bahkan berteriak.

Apa Saja Penyebab dari Mengigau?

Hal ini dapat terjadi pada setiap tahap tidur. Hal ini tidak hanya terjadi ketika seseorang bermimpi. Sebagian besar itu terjadi selama tidur NREM (Non Rapid Eye Movement), yaitu Non Gerakan Mata Cepat. Ini mungkin berhubungan dengan :

  • Gangguan kejiwaan seperti gangguan kecemasan.
  • Gangguan medis seperti penyakit febril (demam).
  • Gangguan tidur seperti sindrom apnea obstruktif, tidur berjalan, atau gangguan perilaku tidur REM (Rapid Eye Movement).

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku tidur berbicara adalah stres, demam, beberapa obat dan bahkan mungkin karena penyalahgunaan zat tertentu.



Apa Pengobatan untuk Menghentikan Gangguan Mengigau?

  • Kesehatan Tidur – Dimana pasien dididik untuk menghindari obat-obatan, alkohol dan kurang tidur.
  • Obat – Program ini mencakup pengajaran untuk pasien tentang penggunaan antidepresan atau obat tidur untuk membantu tidur.
  • Terapi perilaku kognitif – Dalam program ini pasien disediakan strategi jangka panjang untuk mengatasi kecemasan atau stres dengan efektif.

Tips untuk Mengurangi Kebiasaan Berbicara Ketika Tidur

  • Mengurangi tingkat stres sebanyak mungkin.
  • Jangan makan banyak sebelum tidur.
  • Mengikuti rutinitas tidur yang tepat.
  • Mendapatkan istirahat yang tepat karena kekurangan tidur meningkat somniloquy.

Hal ini disarankan bahwa ketika seseorang berbicara ketika tidur, jangan mencoba untuk membangunkan mereka tiba-tiba. Yang akan menyebabkan disorientasi dan kebingungan dalam pikiran penderita. Hal ini diyakini bahwa lebih dari 50% anak-anak dan hampir 5% orang dewasa berbicara dalam tidur mereka. Jadi, itu hal yang tidak perlu dikhawatirkan. Tetapi jika orang tersebut menunjukkan perilaku kekerasan, ketakutan saat tidur atau jeritan dan teriakan, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter segera.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."