Bagikan :

orang tua posesif, ibu terlalu protektif
Berurusan dengan Ibu yang Terlalu PosesifHubungan Anda dengan ibu Anda adalah salah satu hubungan yang benar-benar khusus dan tidak pernah dapat digantikan. Beberapa ibu lebih posesif memberikan perhatiannya untuk anak-anak mereka. Tentu, berurusan dengan kepribadian seperti ini cukup rumit. Di sini saya tuliskan beberapa teknik dan tips untuk berurusan dengan ibu yang terlalu posesif.

1. Tetap tenang dan diam
Dengan meluapkan emosi kemarahan Anda selama berdiskusi, Anda justru membuat situasi lebih buruk dan hubungan bahkan bisa berubah rumit. Dengan bersikap tetap tenang, itu sudah menawarkan dua keuntungan : ibu Anda mungkin bisa belajar dari kebiasaan baik Anda, atau Anda mencegah hubungan lebih memburuk.

2. Belajarlah untuk memaafkan
Memahami bahwa ibu Anda mengalami rasa kekhawatiran dan takut, meski hal itu bertentangan dengan harapan Anda. Sifatnya menjadi terlalu protektif berawal dari itu. Sebagian besar perasaan ini mungkin timbul didalam dirinya semata karena dia benar-benar mencintai dan menyayangi Anda. Dan semua perhatian berlebihan itu dimaksudkan demi kebaikan untuk Anda. Sebagai anak, suatu keharusan untuk memaafkan tindakan yang dilakukan orang tua karena cinta yang berlebihan.

3. Bicaralah baik-baik padanya
Apakah setiap hari hampir tidak ada diskusi yang membuahkan hasil? Bersabarlah, jangan mengharapkan keajaiban terjadi pada saat-saat awal. Perbanyaklah berdiskusi memberikan pengertian secara rasional dan matang, itu akan mulai menunjukkan hasilnya seiring waktu. Tapi jangan pernah kehilangan kesabaran Anda apalagi melibatkan amarah selama diskusi tersebut, atau usaha pendekatan Anda akan sia-sia.



4. Membuat komitmen
Terlepas dari situasi yang Anda alami, mencoba untuk membuat komitmen kepada ibu Anda bahwa Anda sangat mencintainya dan akan mendampinginya. Hal ini juga sama pentingnya dengan menjaga kata-kata dan sikap Anda. Setiap tindakan ceroboh dapat memperburuk situasi dan bahkan membuatnya lebih protektif. Ingat bahwa dia perlu mengubah sikap itu tetapi hanya dengan berjalannya waktu.

5. Mencari jalan keluar dari masalah
Buatlah upaya bersama untuk menyingkirkan masalah. Mulailah dengan menjadi orang yang sabar dan menerima apa yang dia katakan ketika ada perbedaan pendapat ketika berdiskusi. Ketika dia merasa bahwa Anda bekerja dengan dia untuk membantunya mencarikeluar, dia akan mulai memahami. Namun, ini mungkin memakan waktu karena dia telah memiliki sikap over posesifnya untuk waktu yang sangat lama. Oleh karena itu, menunjukkan kesabaran untuk mengembangkan hubungan ibu-anak yang akan tahan lama.

6. Carilah alternatif lain untuk menilai
Ketika Anda dan ibu Anda memiliki pendapat atau cara pandang yang berbeda saat menentukan apa yang terbaik untuk Anda, cobalah menentukan cara-cara alternatif lain untuk membicarakannya baik-baik dengan dia. Misalnya, minta sedikit waktu agar Anda dapat mencoba untuk menentukan pilihan Anda sendiri dengan membuktikannya menunjukkan hasil yang baik. Dengan cara ini dia akan mengambil waktu untuk mencerna seluruh hal dan berpikir lagi sebelum mengekang keinginan Anda. Ini lebih baik daripada membiarkan dia terus-menerus dicekam rasa khawatir yang mengganggu pikirannya.

Itu selalu lebih baik untuk belajar memahami perasaan ketika Anda menghadapi ibu yang terlalu posesif daripada membiarkan hubungan khusus tersebut memburuk karena alasan bahwa Anda mampu mengatasi semua pilihan dengan cara Anda sendiri, bagaimanapun juga bukankah sudah merupakan kewajiban sebagai anak harus patuh kepada orang tua. Setidaknya, orang tua juga harus diberikan pengertian secara halus dan tepat agar bisa menyesuaikan dengan keputusan apapun yang kita pilih.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang, jadikanlah semua pembacaku selalu sehat, berbahagia, serta berilah rezeki yang melimpah. Aamiin...."