Bisakah Stres Menyebabkan Gatal-Gatal?Gatal-gatal, juga dikenal sebagai urtikaria, adalah alergi kulit yang ditandai dengan warna merah bilur gatal pada kulit. Hal ini disebabkan sebagai reaksi alergi terhadap beberapa jenis makanan atau obat-obatan. Tapi bisakah gatal-gatal dapat dipicu oleh stres? Untuk mengetahui jawaban atas pertanyaan ini, mari kita simak.

Gatal, Kulit Gatal, Gatal-Gatal, Stres

Gatal yang juga dikenal sebagai urtikaria dalam istilah medis adalah suatu bentuk alergi kulit. Seseorang yang menderita gatal-gatal timbul ruam-ruam berwarna merah yang sangat gatal. Gejala gatal-gatal sulit untuk dihindarkan, bengkak dan bisa menjadi sangat parah. Gatal disebabkan karena reaksi alergi terhadap beberapa substansi, biasanya makanan atau obat-obatan. Ketika alergen kontak dengan kulit, tubuh melepaskan histamin ke dalam aliran darah yang menyebabkan pembengkakan, gatal dan kemerahan. Banyak zat, seperti berbagai jenis kacang-kacangan, kerang, susu dan produk telur serta beberapa obat, serbuk sari dan gigitan serangga dapat menyebabkan gatal-gatal. Sebuah zat yang memicu gatal-gatal pada satu orang mungkin tidak memiliki efek pada yang lain.

Gejala gatal-gatal hilang dalam satu atau dua jam atau mungkin memakan waktu beberapa minggu untuk bilur dan rasa gatal mereda. Meski menghindari zat-zat yang dapat memicu gatal-gatal adalah cara cerdas untuk mencegah episode, masih ada beberapa faktor lain yang Anda harus mempertimbangkan. Sama seperti stres yang menyebabkan sakit kepala, penelitian telah menunjukkan bahwa stres emosional akut dan kecemasan juga dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit.

Kulit Gatal-Gatal yang Disebabkan oleh Stres

Ketika seseorang menderita sebuah episode dari gatal-gatal, hal pertama yang harus dicari adalah jenis makanan yang mereka makan atau jika mereka telah memulai mengkonsumsi sebuah obat baru, yang dapat memicu gatal-gatal. Tapi ada faktor lain yang sering diabaikan. Ini adalah stres atau kecemasan. Stres kronis serta kegelisahan dapat memicu serangan gatal-gatal. Ketika Anda berada di bawah stres kronis atau kecemasan, tubuh Anda mengeluarkan tingkat yang lebih tinggi dari hormon stres kortisol dan adrenalin. Ini akan membantu Anda dalam memerangi dan mengatasi situasi stres. Itu sendiri bukanlah hal yang buruk. Tapi bagaimana jika tubuh Anda terus-menerus dalam keadaan stres ini dan melepaskan hormon-hormon ini terus menerus ke dalam aliran darah Anda, itu menciptakan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Hormon-hormon ini menggabungkan diri dengan sel mastosit pada kulit untuk menghasilkan histamines. Tubuh Anda mungkin bereaksi terhadap stres konstan dengan memproduksi lebih banyak histamin yang akhirnya memicu sebuah episode dari gatal-gatal. Peningkatan kadar kortisol dalam tubuh tidak hanya memicu reaksi alergi kulit seperti gatal-gatal, tetapi juga dapat menunda pemulihan.

Cara Mengobati Gatal-gatal Disebabkan oleh Stres



Cara terbaik untuk menyingkirkan stres yang menjadi penyebab gatal-gatal adalah dengan mempelajari teknik relaksasi tertentu yang akan membantu dalam mengurangi stres. Menyadari pola stres, memahami apa yang memicu dan memiliki teknik manajemen stres yang efektif sangat penting untuk mengatasi gatal-gatal. Yoga, meditasi, pernapasan dan berirama dapat membantu dalam mengurangi stres. Obat anti-histamin serta penerapan krim kalamin dan susu magnesium akan membantu dalam mengurangi pembengkakan dan gatal-gatal yang biasanya terkait dengan gatal.



Hal ini sangat sulit untuk menentukan apakah sebuah episode dari gatal-gatal yang disebabkan oleh stres atau itu karena beberapa reaksi alergi terhadap makanan atau obat-obatan. Gatal disebabkan oleh stres tidak lain hanyalah peringatan tubuh bahwa orang tersebut harus memperlambat dan bersantai. Obat terbaik untuk stres akibat gatal-gatal adalah dengan mengenali kondisi yang menyebabkan stres dan mengembangkan teknik penanggulangan yang menghilangkan atau setidaknya mengurangi stres.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."