Buah dan Sayuran Penurun HipertensiKetika dimasukkan dalam asupan makanan sehari-hari, beberapa buah-buahan dan sayuran dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Ingin tahu apa saja mereka?. Bramardianto.com menuliskannya untuk Anda.

hipertensi, darah tinggi, diet untuk hipertensi, buah untuk hipertensi, makanan untuk hipertensi

Tekanan darah tinggi atau Hipertensi merupakan penyebab keprihatinan, karena dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan penurunan kemampuan kognitif. Tingkat tekanan darah dari 120/80 mm Hg, dianggap sebagai normal. Jika seseorang menderita tekanan darah tinggi, maka sangat penting untuk bekerja sama dengan penyedia layanan kesehatan Anda, supaya dapat memahami cara-cara itu dapat dikontrol atau diturunkan.

Sebagian besar praktisi medis menyarankan kombinasi obat-obatan dan perubahan gaya hidup, agar berhasil memerangi darah tinggi.

Perubahan gaya hidup meliputi modifikasi pada diet dan olah raga yang tepat. Telah terbukti secara ilmiah bahwa diet yang mencakup banyak buah-buahan dan sayuran, dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah secara alami.

Buah yang Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Buah memiliki banyak nutrisi, vitamin, mineral dan antioksidan penting. Satu porsi harian dari 4-5 buah yang berbeda direkomendasikan agar tetap sehat.

Menariknya, Anda dapat memilih buah-buahan mentah atau memilih untuk minum segelas jus buah lezat! Berikut adalah daftar buah-buahan yang tidak hanya enak, tetapi juga membantu Anda memerangi darah tinggi. Mari kita lihat …

Plum : Plum manis rasanya, dan memiliki tekstur lengket dan kenyal. Seperempat cangkir plum mengandung 316,6 mg potasium dan hanya 1,7 mg natrium. Kalium sangat penting untuk mempertahankan tekanan darah dan fungsi jantung, dan mencegah aterosklerosis (pembekuan darah di pembuluh darah). Tingkat lebih rendah dari natrium dalam tubuh dapat membantu mencegah darah tinggi.

Melon : Melon merupakan sumber yang kaya kalium dan magnesium, yang merupakan mineral yang membantu dalam menurunkan tekanan darah. Karotenoid hadir dalam melon, seperti semangka dan melon kuning, dapat mencegah pengerasan dan penyempitan dinding arteri dan vena, sehingga mengurangi kemungkinan aliran darah yang menyempit melalui tubuh.

Alpukat : Alpukat merupakan sumber yang kaya kalium, yang membantu untuk menjaga keseimbangan kalium-natrium dalam tubuh. Karena diet kita biasanya kaya akan sodium, adalah penting untuk meningkatkan konsumsi kalium. Alpukat juga tinggi lemak tak jenuh tunggal, yang membantu untuk menurunkan LDL atau kolesterol “buruk”, dan meningkatkan tingkat HDL atau kolesterol “baik” dalam tubuh. Buah berdaging lembut inijuga mengandung alkohol lemak, yang dikenal sebagai avocadene, yang efektif dalam menurunkan darah tinggi. Namun, alpukat tinggi kalori, sehingga mereka harus dimakan dalam jumlah sedang.

Buah Berry : Berry, seperti blueberry, strawberry dan raspberry, kaya akan vitamin C, kalium, serat dan antioksidan. Blueberry mengandung senyawa yang dikenal sebagai pterostilbene, yang membantu dalam mencegah penumpukan plak di arteri.

Pisang : Pada awal tahun 1999, BBC News Health melaporkan temuan medis untuk mendukung fakta bahwa pisang, kaya akan kalium dan rendah sodium, dapat memainkan peran dalam mengontrol tekanan darah. Temuan juga mengklaim bahwa dua buah pisang sehari dapat membantu mengontrol tekanan darah tinggi. Sebuah pisang berukuran sedang biasanya memiliki 1 mg sodium dan 422 mg kalium, membuatnya menjadi salah satu buah yang paling ampuh melawan darah tinggi.

Apel : Apel kaya akan antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid, yang mencegah kerusakan pembuluh darah. Buah ini juga kaya kalium dan fosfor, dan rendah kandungan natrium. Hal ini membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, yang mengurangi risiko penyakit jantung dan serangan jantung.

Pir : Pir merupakan sumber yang kaya antioksidan seperti glutation, yang mencegah kerusakan pembuluh darah. Kandungan pektin tinggi dalam buah pir membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Fitonutrien hadir dalam buah, menetralkan radikal bebas yang dihasilkan dalam tubuh, dan membantu Anda tetap sehat.

Aprikot : Aprikot kaya akan kalium dan serat makanan. Kalium adalah elektrolit penting yang memainkan peran penting dalam mengatur tekanan darah.



Buah Sitrus : Buah jeruk penuh vitamin C, fitonutrien, dan bioflavonoid, yang bersifat anti-inflamasi, dan mencegah pembekuan darah di dalam pembuluh darah. Bioflavonoid, ditemukan dalam serat putih dari buah ini, tidak hanya membantu dalam menurunkan tekanan darah, tetapi juga membantu mengontrol kadar kolesterol. Jeruk bali, jeruk nipis, lemon, jeruk siam, dan semua termasuk dalam keluarga dari buah jeruk.

Sayuran yang Membantu Turunkan Tekanan Darah

Menurut Archives of Internal Medicine, diet tinggi sayuran membantu dalam menurunkan hipertensi. Empat sampai lima porsi sayuran mentah atau dimasak dikonsumsi setiap hari, sangat penting untuk menjaga tekanan darah normal. Sayuran akan kehilangan semua rasa dan nutrisi penting jika Anda terlalu lama memasaknya. Jadi, dalam rangka untuk mendapatkan yang terbaik dari sayuran, mereka harus dikonsumsi mentah dalam salad, dikukus, atau direbus. Mari kita mencari tahu sayuran yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Seledri : Sayuran lain yang membantu dalam menurunkan tekanan darah adalah seledri. Seledri mengandung phthalides, sebuah fitokimia yang melemaskan jaringan otot di dinding arteri. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan aliran darah yang membantu dalam mengurangi tekanan darah.



Wortel : Wortel kaya akan beta-karoten dan kalium, dan membantu untuk mempertahankan dan mengatur tekanan darah normal. Mereka juga mengurangi risiko penyakit jantung, dan sebaiknya dimakan mentah. Anda bahkan dapat membuat segelas jus wortel, dan menambahkan beberapa herbal seperti mint atau peterseli.

Asparagus : Asparagus kaya akan vitamin A, C, E dan K. Ini juga merupakan sumber yang kaya antioksidan seperti glutation. Sifat anti-inflamasi dari asparagus juga membantu mencegah penyakit jantung. Selain itu, juga mengandung serat makanan dan vitamin B, yang menurunkan risiko tekanan darah. Selain itu, vitamin B mengatur kadar homosistein, asam amino. Tingginya tingkat asam amino ini dalam tubuh mengurangi risiko penyakit jantung.

Kacang Polong : Kacang polong merupakan sumber yang kaya serat makanan, dan karenanya rendah kandungan kalori. Protein hadir dalam polong membantu dalam menurunkan tekanan darah. Juga, asam folat dan vitamin B6 mempromosikan kesehatan jantung.

Tomat : Tomat merupakan sumber potasium yang baik dan kalsium, dan mengandung banyak vitamin penting seperti A, C dan E. Mereka mengandung likopen, antioksidan, yang dikenal untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Likopen mencegah LDL (low density lipoprotein) kolesterol menempel ke dinding pembuluh darah.

Kacang Buncis : Zat besi dalam buncis meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh, dan meningkatkan aliran darah ke jantung. Vitamin B, termasuk folat, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Kacang Edamame : Tingginya jumlah serat makanan dalam kacang edamame, mengurangi kadar kolesterol darah. Kaya akan fitonutrien seperti isoflavon, membantu menjaga jantung tetap sehat. Selain itu, mereka juga merupakan sumber yang sangat baik folat dan kalium.

Kelabet : Daun kelabet adalah sumber yang kaya serat makanan dan kalium. Kedua nutrisi ini membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, yang pada gilirannya membuat jantung sehat.

Lobak : Lobak dikenal karena sifat anti-inflamasi. Selain itu, bertindak sebagai vasodilator yang efektif, dan dengan demikian membantu dalam menurunkan tekanan darah.

Sayuran Silangan : Brokoli, kembang kol, bok choy, dan kubis tinggi asam glutamat, yang merupakan asam amino yang paling umum ditemukan dalam protein nabati. Asam amino ini membantu mengurangi tekanan darah dan menurunkan kemungkinan stroke.

Sayuran Berdaun Hijau : Sayuran berdaun hijau seperti bayam, selada, kangkung, sawi, sawi putih, dll tinggi mineral, vitamin dan kandungan serat, dan rendah kalori. Mereka juga mengandung berbagai fitokimia dan antioksidan, seperti beta-karoten dan lutein, yang membantu untuk melawan penumpukan plak di dalam pembuluh darah, sehingga membantu dalam menurunkan tekanan darah.

Buah-buahan dan sayuran untuk menurunkan hipertensi ini tidak hanya menurunkan tekanan darah tinggi, tetapi juga membantu Anda tetap sehat. Namun, selalu dianjurkan untuk berkonsultasi dengan praktisi medis dalam rangka menyusun rencana diet yang terbaik untuk Anda.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."