Cara Agar Tetap Sehat dan Bugar saat PuasaBerpuasa mengubah pola makan dan minum. Bagaimana menyiasati agar tubuh tetap sehat dan bugar meskipun ada perubahan pola makan?

puasa, puasa ramadhan, puasa sehat, tips puasa sehat, cara puasa sehat, ibadah puasa

Setiap bulan suci Ramadhan tiba, seluruh umat muslim sedunia menyambut penuh suka cita. Namun, jangan lupa untuk menyiapkan diri agar tetap sehat dan bugar meski sedang menjalankan ibadah puasa. Saat berpuasa pasti terjadi perubahan dalam pola makan. Bila setiap harinya kita terbiasa makan tiga kali, yaitu, pagi, siang, dan malam, maka di saat puasa akan berubah menjadi dua kali yaitu sahur dan berbuka. Mungkin banyak yang mengkhawatirkan perubahan pola makan tersebut akan membawa dampak negatif pada tubuh, terutama sistem pencernaan. Ternyata kekhawatiran tersebut tidak beralasan.

Berpuasa tidak akan membawa dampak buruk bagi kesehatan sistem pencernaan. Justru dengan berpuasa bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan sistem pencernaan. Baca Manfaat Puasa Rutin untuk Kesehatan. Lalu bagaimana tubuh bisa mendapatkan energi sementara tidak ada asupan makanan yang masuk selama kurang lebih 12-14 jam?. Tubuh juga mempunyai kemampuan survival saat tidak makan.  Selain itu, tubuh tetap akan memperoleh sumber energi dari cadangan makanan yang tersimpan di dalam tubuh. Oleh sebab itu tak perlu khawatir saat berpuasa selama 12-14 jam, karena tubuh akan mendapatkan asupan cadangan karbohidrat, protein, dan lemak yang tersimpan.

Mengubah Jadwal Makan saat Puasa

Pada dasarnya, puasa tidak terlalu mengubah pola makan, tetapi hanya mengubah jadwal makan. Makan pagi diganti santap sahur. Sedangkan makan siang dan malam digabung saat berbuka puasa. Cara menyiasatinya bisa juga saat berbuka, makan tidak terlalu banyak, nanti setelah shalat tarawih bisa dilanjutkan ketika perut masih terasa lapar. Oleh karena itu, pada saat awal puasa pati terasa sangat berat karena kehilangan kebiasaan. Namun, tidak perlu khawatir karena ternyata tubuh memiliki kemampuan untuk menyesuaikan. Kira-kira butuh waktu seminggu untuk bisa menyesuaikan dengan pola makan yang berubah.

Kebutuhan Cairan saat Sedang Berpuasa

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berpuasa. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan.

1. Kebutuhan Kalori

Total kalori harus mencukupi, tetapi bukan berarti harus berlebihan. Pasalnya, seringkali justru berat badan bertambah usai puasa. Gizi harus seimbang. Jangan ‘balas dendam’ saat sedang berbuka, kadangkala tergoda untuk makan yang manis-manis. Padahal, justru hal itu akan menambah rasa lapar sehingga bertambah kalorinya yang masuk ke dalam tubuh. Begitu juga saat lebaran harus membatasi diri untuk tidak terlalu tergoda makan yang manis-manis.

2. Konsumsi Buah dan Sayur

Mengkonsumsi buah dan sayur sangat baik untuk kesehatan tubuh. Oleh sebab itu, saat berpuasa harus dipastikan selalu menyertakan banyak buah dan sayuran, bisa juga dalam bentuk salad buah dan sayur. Konsumsi buah dan sayuran tidak saat berbuka puasa saja, tetapi juga saat sahur. Hal itu berfungsi untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien dalam tubuh.

3. Minum 8 Gelas Air

Nah, untuk yang satu ini tentu banyak yang bingung bagaimana caranya agar tetap bisa minum minimal 8 gelas dalam sehari meski berpuasa. Ketika sahur, usahakan minum 2-3 gelas dan ketika berbuka harus minum 5-6 gelas. Jangan sampai minum kurang dari 8 gelas sehari karena bisa dehidrasi.

4. Konsumsi Suplemen

Mengonsumsi suplemen dan multivitamin jika Anda merasa sangat membutuhkan. Jadi, bila memang merasa asupan mikronutrien masih kurang. Namun, bila memang sudah merasa tercukupi tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen.



5. Kurangi Kegiatan

Ketika menjalankan ibadah puasa, kurangi kegiatan yang membuat Anda merasa kehausan. Banyak yang tidak tahan menahan rasa haus ketika sedang berpuasa, apalagi ditambah cuaca musim kemarau. Maka, setidaknya mengurangi kegiatan yang bisa membuat kehausan. Kalau terlalu berlebihan, juga bisa menyebabkan dehidrasi.



Tips Memilih Menu yang Tepat saat Berpuasa

Pilihan menu yang tepat saat sahur juga perlu diperhatikan. Sebaiknya saat sahur pilihlah makanan yang lambat dicerna sehingga bisa merasa kenyang lebih lama. Makanan yang lambat dicerna adalah makanan yang banyak mengandung serat. Jadi, sangat disarankan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran yang kaya akan serat. Selain itu, saat sahur juga harus memilih menu yang lengkap terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak.

Sedangkan pilihan menu makanan yang baik saat berbuka puasa adalah dengan makanan alami yang manis.  Misalnya, mengkonsumsi buah yang dibuat jus karena lebih mudah diserap oleh tubuh. Karena tubuh kita seharian berpuasa sudah kehilangan cadangan gula dalam tubuh, sehingga dengan jus buah bisa memberikan asupan gula kedalam tubuh. Namun, untuk bisa memenuhi kebutuhan gula dalam tubuh, buah yang dipilih sebaiknya yang manis tanpa menambahkan gula. Misalnya, buah melon, semangka, dan buah lainnya yang kaya air. Jadi, selain manis yang bisa memenuhi asupan gula, juga bisa mengurangi rasa haus saat setelah seharian berpuasa.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."