Cara Belajar dari Sebuah KesalahanAnda pasti telah mendengar atau membaca dari beberapa penemuan besar awalnya terjadi melalui kesalahan. Sisi lain untuk kesalahan adalah, jika Anda mau belajar, maka Anda justru semakin kuat dalam menghadapi tantangan hidup yang lebih tinggi. Lalu mengapa kesalahan masih dianggap banyak orang sebagai kegagalan daripada batu loncatan untuk sukses? Bramardianto.com menguraikan tulisan sederhana bagaimana cara belajar dari kesalahan.

Belajar Dari Kesalahan, Hikmah Dari Kegagalan, Ujian Hidup

Kehidupan, seperti yang saya lihat, dibagi ke dalam beberapa bagian dari apa yang terjadi kemudian hari pada Anda, dan segala sesuatu yang lain tentang bagaimana Anda bereaksi atau berurusan dengan itu. Setiap kejadian yang terjadi dalam hidup Anda menunjukkan kemungkinan pembelajaran yang tak terhitung jumlahnya dan terserah kepada kita bagaimana untuk belajar dari kehidupan, kebijaksanaan yang terkandung di dalamnya. Jika Anda belajar dari itu, ternyata menjadi pengalaman yang berharga dan menambah kedewasaan Anda.

Bagaimana Cara Belajar dari Kegagalan

Tingkat kematangan Anda selalu satu kaki di bawah peristiwa berikutnya atau masa segera datang yang akan menguji kesabaran Anda. Jika Anda belajar, maka Anda berdiri untuk menambah kecerdasan dan pengalaman Anda, dan Anda siap untuk tugas berikutnya. Di sisi lain, jika Anda melewatkan itu dengan merasa terganggu, tegang dan ketakutan, maka Anda tidak belajar apa-apa dan momen serupa akan terus berulang dalam hidup Anda sampai Anda sanggup berdiri, menghadapi dan mendorong menyingkirkannya selamanya. Tujuan dari semua ini adalah, kehidupan menempatkan kita melalui berbagai ujian dengan hasil yang memberikan kita kematangan yang dianggap perlu untuk menghadapi tantangan berikutnya bagi jalan kehidupan kita.



Hidup selalu mengajarkan kita melalui ujian awal, dan pelajaran lanjutan akan menyusul kemudian. Ada beberapa orang yang menghabiskan hari, bulan, tahun dan paling buruk seumur hidup tetap sengsara dan merasa kalah. Dalam hal ini, kehidupan mungkin mencoba untuk mengajarkan dari sebuah kegagalan, tapi ia sendiri menolak untuk belajar dari peristiwa apa yang dia jalani. Kuncinya di sini adalah untuk tetap menjadi siswa dalam hidup Anda. Banyak orang, selesai belajar dari satu kesalahan saja. Jadilah seperti kertas, siap untuk menyerap, dari mana saja dan siapa saja. Jangan menghambat pertumbuhan Anda sendiri. Seharusnya, kita selesai belajar ketika napas benar-benar berhenti, bukan berhenti belajar ketika masih mampu bernapas.

Dan belajar tidaklah lengkap tanpa pasangannya – “kesalahan, kegagalan, cobaan dll”. Jika Anda belajar dari kesalahan Anda, Anda sudah memenuhi syarat untuk menghadapi ujian berikutnya. Jika Anda tidak mampu, Anda harus memenuhi syarat sampai dan kecuali jika Anda belajar dari kesalahan Anda. Jika Anda takut melakukan kesalahan, maka Anda akan berhenti mengambil risiko. Jika Anda melarikan diri dari kesalahan Anda, maka hari esok Anda akan memiliki kesalahan berulang yang sama. Jika Anda tetap bingung dengan kesalahan-kesalahan Anda, maka Anda akan ditahan di “zona kenyamanan” Anda. Banyak orang tidak menyadari bahwa kesalahan tersimpan tujuan juga. Mereka datang ke dalam hidup Anda untuk menempa Anda, untuk menambah kebijaksanaan Anda, mengembangkan kemampuan Anda, jika tidak, bagaimana orang akan belajar?



Kesalahan adalah pengalaman belajar yang besar. Setelah Anda membangun pola pikir untuk belajar dari itu, Anda tidak lagi membayar sebuah harga, tetapi manfaat dari proses belajar Anda. Tak peduli kesalahan yang kecil, ataupun yang besar, namun, semua yang dapat Anda ambil adalah pelajaran berharga dari mereka. Kita tidak dibekali dengan pilihan CTRL + Z pada kehidupan kita. Yang bisa kita lakukan adalah bukan untuk melihat kembali kesalahan terlalu lama, melainkan mengabarkan ke masa depan dengan kematangan yang diperoleh dari memperbaiki kesalahan yang dibuat hari ini. Anda pasti selalu dapat belajar dari kesalahan Anda dengan melihat kemarin untuk memastikan bahwa Anda akan hidup lebih baik esok hari.

“Sebuah batu permata tidak bisa dipoles tanpa gesekan, seperti halnya seorang manusia disempurnakan dengan cobaan hidup.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."