Bagikan :

kritik, cara menerima kritik dengan baik
Cara Menerima Kritikan dengan Sikap yang BaikApa satu hal yang Anda takuti dalam kehidupan sehari-hari Anda? Salah satu jawaban umum pastilah kritik. Terkadang kritikan pedas yang di alamatkan kepada kita dapat menciutkan semangat yang semula berapi-api. Kita tidak tahan berdiri berlama-lama di depan orang-orang yang menghajar kita dengan kritikan bertubi-tubi. Jadi, bagaimana Anda menangani situasi seperti itu? Bagaimana untuk menerima kritik dengan cara yang benar? Bramardianto.com menuliskan beberapa tips untuk mengatasinya.

1. Jangan tersulut amarah
Memang sangat mudah untuk merasa kesal dan marah ketika Anda menerima kritik. Ini bukanlah posisi yang baik untuk balik menyerang. Mengambil beberapa napas dalam-dalam dan cobalah menenangkan diri. Tidak ada gunanya terus membalas untuk melakukan pembelaan meskipun hal itu mungkin tampak memuaskan rasa marah Anda. Tapi, rasa marah akan memberi makan ego Anda dengan terus memunculkan perasaan buruk tentang diri Anda, dan terkadang justru dapat merusak diri sendiri.

2. Dengarkan kritik
Alih-alih mengambil sikap ofensif dan menciptakan situasi bermusuhan, Anda harus mencoba menenangkan diri, mendengarkan, dan memperhatikan apa yang dikatakan orang lain tentang Anda. Ini mungkin bisa membantu Anda. Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan ini. Dapatkah saya belajar sesuatu dari kritikan ini? Apakah ada hikmah dari kritikan pahit ini yang mungkin dapat membantu saya untuk belajar introspeksi diri? Jika Anda merasa bahwa semua kritikan yang ditujukan untuk Anda itu memang benar, Anda harus bersedia memperbaiki kesalahan Anda. Salah satu cara terbaik untuk melihat siapa diri Anda adalah dengan cara melihatnya melalui penilaian orang lain.





3. Kritikan bukan selalu tentang Anda
Beberapa kritik mungkin bisa membantu (kritik membangun) dan beberapa mungkin tidak (kritik tidak membangun). Beberapa orang cenderung mengkritik hanya untuk menjatuhkan Anda ke bawah atau kadang-kadang karena kehidupan mereka sendiri sedang mengalami banyak masalah. Dalam situasi seperti itu, lebih baik untuk tetap fokus dan mencoba untuk memahami pribadi orang lain. Dia mungkin marah karena seseorang atau sesuatu dan hanya melepaskan kemarahannya dengan cara melempar kritik pedas. Tidak ada gunanya menanggapi apa yang orang katakan dalam situasi seperti itu. Jadi, lebih baik menghindari atau hanya mengabaikan saja.

4. Balas atau biarkan pergi
Jika Anda berencana untuk membalas, sebaiknya Anda terlebih dahulu memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang orang lain katakan terhadap Anda. Ajukan beberapa pertanyaan untuk mencari klarifikasi. Misalnya, jika seseorang meremehkan dengan mengatakan bahwa pekerjaan Anda sangat tidak layak, maka Anda mungkin perlu meminta mereka untuk menunjukkan bagian mana dari pekerjaan Anda yang mereka nilai buruk. Ini akan membangun situasi ‘win-win solution’ yang sehat, dimana Anda bisa berkesempatan memperbaiki diri sendiri. Tapi, pastikan Anda memiliki pendekatan yang positif dan tenang ketika Anda mempertanyakan.

Kadang-kadang mungkin saja orang dengan mudahnya mengkritik Anda. Belajarlah untuk membedakan antara orang-orang yang mencoba untuk memperbaiki kesalahan yang mungkin Anda buat, dan orang-orang yang memang sengaja mencoba untuk menjatuhkan Anda. Jika seseorang tidak memiliki jawaban atau saran yang spesifik untuk pertanyaan Anda, maka dia hanya mencoba untuk menyakiti Anda. Jadi berusahalah untuk bersikap tenang tanpa terbawa emosi dalam menyikapi kritik, tapi jangan biarkan juga diri Anda dijatuhkan orang lain.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."