Bagikan :

vampir energi, ciri vampir energi, mengatasi vampir energi

Cara Mengenali dan Menangani Vampir EnergiKita membutuhkan energi sebagai kekuatan dan vitalitas untuk hidup yang dinamis dan bersemangat kerja. Kita semua memilikinya dan kita semua membutuhkannya, namun banyak dari kita lemah dan lesu menjalani hari. Kita harus mencari tahu, apa penyebab di balik semuanya. Salah satu penyebab, lingkungan kita dikelilingi oleh ‘Vampir Energi’ yang menghisap energi Anda. Cari tahu lebih banyak dalam artikel ini jika Anda telah menjadi korbannya.

Energi tinggi telah dikaitkan dengan orang yang selalu bahagia dan lincah, sedangkan energi rendah dikaitkan dengan orang yang depresi dan apatis. Penelitian telah menunjukkan hubungan yang kuat antara kesehatan pikiran dan tubuh, yang berarti bahwa lebih sedikit energi yang kita miliki, semakin rentan kita akan menderita penyakit seperti depresi, kecemasan, dan gangguan suasana hati lainnya.

Memang benar bahwa orang yang sehat dan bahagia adalah orang yang penuh dengan energi. Tanpa energi, bagaimana kita bisa memenuhi impian, mengejar tujuan, dan mengatasi hambatan kita? Tanpa energi, bagaimana kita bisa berharap untuk mencapai makna atau arti dalam hidup? Memang benar bahwa beberapa orang secara alami memiliki lebih banyak energi daripada yang kita miliki, tetapi apakah Anda tahu alasannya? Tentu saja, genetika memainkan peran, tetapi yang lebih penting juga lingkungan sekitar kita.

Pada tingkat sub-atom, semua yang ada dalam hidup kita terdiri dari atom bergetar, atau energi murni. Hal ini saling berkaitan dengan pikiran, emosi, naluri, dorongan seksual dsb. Jadi pada dasarnya, kita hidup di tengah lautan energi gerak, seperti di samudera luas. Ada pemangsa dan di mangsa.

Apa itu Vampir Energi?
Dalam kehidupan, hanya ada beberapa orang yang cenderung menguras energi kita sangat cepat. Jika Anda seorang yang sangat sensitif atau peka, Anda akan mudah menyadari energi negatif ketika masuk ke dalam tubuh.

Namun, tidak semua dari kita dilahirkan sensitif atau selaras dengan tubuh kita, dan ini bisa sulit dan membingungkan untuk ditangani. Beberapa orang berpendapat bahwa Vampir Energi adalah orang-orang yang tidak dapat mengendalikan kekuatan hidup mereka sendiri dengan cara yang positif, juga ada yang berspekulasi bahwa mereka juga bermaksud baik dan normal, namun ada pula yang berpendapat mereka sombong. Titik artikel ini, bukan untuk menyelidiki sisi psikologi Vampir Energi, tapi untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi cara-cara untuk mengantisipasi energi kita sendiri di tengah mereka.

Cara Mengidentifikasi Vampir Energi

Anda akan mengalami gejala berikut :
1. Tubuh merasa berat
2. Stres
3. Sakit secara fisik (misalnya sakit kepala, nyeri tubuh, mual dll)
4. Mental atau fisik kelelahan
5. Tersinggung atau cemas

Perlu Anda perhatikan bahwa Vampir Energi memiliki karakteristik sebagai berikut :
1. Ego besar. Misalnya suka berdebat, menentang, dan berkelahi
2. Agresif atau cenderung pasif-agresif
3. Paranoia
4. Kebencian dan kemarahan
5. Narsisisme
6. Perilaku mendramatisir
7. Kadang merengek, pemancing iba, dan pengeluh
8. Bergunjing dan bergosip
9. Memerangkap lawan bicara, memutar balik pembicaraan
10. Perilaku manipulatif, ambisius, pemerasan emosional dll
11. Kecemburuan



Dalam banyak kasus, orang yang memiliki watak vampir energi selalu mementingkan diri sendiri, minta perhatian dengan ‘memaksa’ orang untuk sepakat dengan mereka. Misalnya dengan kata-kata, ‘Anda sependapat dengan saya, kan?’.

Mereka juga cenderung menuntut perhatian lebih dimanapun mereka berada, dengan keluhan mereka yang tidak ada habisnya, atau berbicara tentang keburukan orang lain. Bisa juga mereka kelihatan berusaha keras untuk tampil berbeda hanya untuk menunjukkan diri bahwa mereka adalah orang yang patut diperhitungkan.

Vampir Energi tidak selalu harus manusia. Mereka juga bisa saja situasi atau objek dalam hidup Anda. Contohnya termasuk :
1. Internet (sinyal wifi)
2. TV dan media
3. Perangkat elektronik lainnya (misalnya radio, ponsel, dll)
4. Situasi umum (misalnya kerumunan orang banyak, pesta, stasiun kereta api, pusat perbelanjaan dll)
5. Hewan peliharaan

10 Cara Untuk Mengatasi
Anda bisa saja menjadi korban kapan saja, lebih baik Anda perlu melakukan sesuatu. Berikut ada beberapa saran :

1. Berhenti berkontak mata terlalu lama
Saya pribadi menemukan bahwa ini adalah salah satu peredam energi terbesar. Semakin Anda melakukan kontak mata, semakin Anda terlibat dengan orang lain dan apa yang mereka katakan. Hanya lakukan sesekali saja.

2. Tentukan batas waktu
Waktu Anda sangat berharga juga, dan tidak perlu bagi Anda untuk duduk-duduk selama 1 atau 2 jam bersama orang yang menguras energi Anda.

3. Jangan bereaksi
Ini sangat penting, vampir energi senang reaksi orang lain, memicu mereka untuk melanjutkan agar berinteraksi dengan Anda. Sangat penting bagi Anda untuk belajar bagaimana menjadi netral dalam berinteraksi dengan orang lain secara hati-hati.

4. Jangan berdebat atau bertentangan
Memang dia memancing, tapi Anda tidak dapat mengubah orang lain kecuali mereka mengubah diri mereka sendiri. Semakin Anda melawan mereka, semakin mereka akan melawan (dan menguras) Anda karena egonya memang besar.

5. Cari bantuan orang lain
Mengatasi vampir energi dengan 1, 2 atau 3 orang teman akan membantu menurunkan tingkat usaha yang dia keluarkan. Untuk bekerja Anda perlu memastikan mencari bantuan teman untuk membuatnya tidak berkutik.

6. Dengarkan daripada berbicara
Mereka hanya ingin dan perlu telinga untuk mendengarkan. Semakin banyak Anda berbicara, semakin banyak energi Anda terkuras. Gunakan kata-kata seperlunya saja seperti “mengapa”, “kapan” dan “bagaimana” akan mendorong si pengisap psikis ini untuk mendominasi pembicaraan, yang pada gilirannya akan menghemat energi Anda.

7. Cobalah ambil topik ringan
Ambil kendali bila diperlukan dan ubah topik pembicaraan dengan sesuatu yang lebih ringan dan sederhana.

8. Visualisasi
Banyak orang mennyatakan bahwa memvisualisasikan perisai cahaya energi pelindung di sekitar mereka membantu untuk menangkis kelelahan psikis, dan mempertahankan keadaan netral dan pikiran tenang. Cobalah beberapa waktu.

9. Jauhi bila memungkinkan
Hal ini tidak selalu mungkin, tetapi merupakan teknik sederhana dan untuk membantu dalam pertahanan diri Anda. Apalagi saat kondisi Anda lemah.

10. Do’akan
Do’a tulus dari hati, akan bekerja secara ajaib. Do’akanlah orang tersebut agar tersadar dan dapat mengubah perilakunya menjadi lebih baik. Pada akhirnya, jika Anda terus menderita, pilihan terbaik mungkin hanya tidak bertemu dengan mereka.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang, jadikanlah semua pembacaku selalu sehat, berbahagia, serta berilah rezeki yang melimpah. Aamiin...."