Cara Menghibur Teman yang Putus CintaAnda memiliki peranan yang besar untuk menghibur teman Anda yang sedang bersedih karena patah hati. Belajarlah untuk menenangkan hati teman Anda dengan tips yang diberikan dalam artikel ini.

putus cinta, patah hati, teman putus cinta, teman patah hati

Ketulusan dan komitmen dalam mencintai antara orang-orang atau hanya keinginan untuk mencoba jalan baru, memutuskan hubungan telah menjadi begitu umum. Putus cinta, untuk mayoritas generasi jaman sekarang sudah seperti kebiasaan yang dianggap lumrah. Tapi putusnya hubungan yang sangat serius dan panjang dapat memiliki efek yang luar biasa pada mentalitas orang yang telah ditinggalkan. Menghibur orang tersebut dapat berubah menjadi pekerjaan yang sulit untuk orang-orang yang dekat dan sayang dari orang itu. Dalam kasus terberat, orang tersebut rentan menjadi korban depresi dan kecenderungan untuk bunuh diri. Memang, menjaga hubungan itu sulit bagi siapa pun, dan itu berlaku bagi semuanya.

Teman membuat hidup indah dan menyenangkan, dan dengan demikian sangat memainkan peran penting dalam menghibur teman depresi karena putus cinta. Anda dapat berbagi kegembiraan dan kesedihan dengan teman-teman Anda, mereka seperti saudara kandung, yang tulus membantu. Tapi menghibur teman setelah hubungan berakhir memang sangat sulit, karena Anda juga turut merasakan rasa sakit dan penderitaan teman Anda. Namun, Anda perlu untuk menghibur teman Anda untuk membawa dia kembali sadar, dan membuat hidup lebih indah lagi.

Menghibur Teman yang Sedang Patah Hati

Tujuan utama Anda untuk menghibur teman Anda adalah menjauhkan pikiran teman Anda dari trauma yang dialaminya, dan mengembalikan semangat dia. Apa yang harus dikatakan untuk menghibur teman setelah putus? Anda tidak perlu mengatakan apa-apa. Hanya berikan pelukan dan kemudian pergi ke tempat untuk menenangkan diri. Bicaralah tentang masa kecil Anda dan impian-impian Anda, tetapi jangan menyinggung masalah perpisahan yang dialaminya. Cara berikut akan terbukti membantu dalam menghibur teman Anda.

Rencanakan Sesuatu
Seseorang yang baru saja putus umumnya membatasi diri dari kehidupan sosial dan menghabiskan waktu sendirian. Teman Anda juga pasti bersikap seperti ini. Jadi pastikan teman Anda memiliki kehidupan yang sibuk dan sosial yang baik. Ajak teman Anda untuk menonton film lucu dan piknik. Jangan biarkan membahas topik tentang¬† ‘mantan’. Jika Anda tidak mampu untuk bertemu teman Anda, setidaknya menelponnya. Lemparkan beberapa lelucon untuk membuatnya tertawa, dan libatkan teman Anda dalam komunikasi juga.

Menanamkan Spirit Positif
Seseorang yang baru saja putus cenderung untuk mengalami kebencian terhadap kehidupan, dan bahkan kehilangan harapan dalam hidup, terutama jika itu bukan putus secara baik-baik. Tapi ini hanyalah sebuah fase sementara, dan dengan bimbingan/pendekatan yang tepat, teman Anda akan merasakan lebih baik. Beritahu teman Anda, ini bukan akhir dari dunia, dan ada sesuatu yang baik menunggu dalam waktu dekat.



Pastikan Anda Selalu Ada
Pastikan Anda selalu ada ketika teman Anda membutuhkan Anda. Biarkan dia tahu bahwa masih ada orang baik di dunia ini. Jangan biarkan dia kehilangan kepercayaan dalam kehidupan. Buat teman Anda bertemu orang-orang baru untuk berkenalan.

Mintalah Poin Negatif¬† ‘Mantannya’
Anda perlu melakukan hal ini. Idealnya, setelah beberapa waktu telah berlalu, Anda bisa meyakinkan teman Anda bahwa mantannya bukanlah orang yang tepat karena telah menyia-nyiakan teman Anda, hanya dengan berbicara tentang poin negatifnya. Teman Anda kemudian akan merasa lega dan bahagia.

Ini adalah beberapa cara untuk menghibur teman Anda. Tidak peduli berapa banyak Anda mencoba, teman Anda akan mengambil waktu untuk pulih dari situasi itu, jadi biarkan waktu menjadi penyembuh. Lakukan semua upaya yang terbaik menurut Anda untuk mengembalikan optimisme dan kepercayaan diri teman Anda.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."