Cara Mengobati Mabuk KendaraanMabuk kendaraan bisa menjadi pengacau dalam setiap perjalanan bepergian Anda. Berikut adalah beberapa obat untuk mabuk yang dapat Anda gunakan ketika berurusan dengan kondisi itu.



Mabuk, Mabuk Perjalanan, Mabuk Kendaraan, Mual

Keinginan bepergian sangat mendesak dan Anda tidak bisa menunggu untuk naik bus. Tapi, ketakutan akan kondisi mabuk perjalanan menghantui Anda. Sakit yang diderita ketika perjalanan di mobil, pesawat, bus, kereta api atau berlayar di laut, benar-benar dapat mengacaukan rencana perjalanan Anda. Jika Anda menderita kondisi ini, maka Anda perlu mengambil tindakan pengobatan agar membuat perjalanan Anda menyenangkan.

Penyebab Mabuk Kendaraan

Mabuk kendaraan disebabkan ketika otak menerima sinyal campuran dari organ sensorik. Organ sensor, seperti telinga bagian dalam, mata dan saraf sensorik melakukan pekerjaan menyeimbangkan tubuh. Namun, ketika mereka tidak dapat memahami kondisi lingkungan, mereka mengirim pesan yang bertentangan ke otak Anda, yang mengarah ke kondisi mual. Misalnya, jika Anda berada di kabin, saat berlayar di kapal pesiar, telinga Anda dapat mendengar gelombang tapi mata Anda tidak dapat melihat mereka. Dengan demikian, mereka mengirim pesan membingungkan ke otak tentang apa yang mereka rasakan. Konflik antara indra ini yang menyebabkan penyakit ini.

Pengobatan Alami Mencegah Mabuk Kendaraan

Perjalanan Darat atau Laut
Jika Anda bepergian dengan mobil, bus, kereta api atau kapal, fokus pada titik yang jauh dan biarkan mata Anda tahu bahwa Anda bepergian dengan menonton hal-hal yang lewat melalui jendela. Jangan membaca atau berkonsentrasi pada sesuatu yang statis. AC konstan juga dapat menyebabkan mual. Membiarkan udara segar dan menyesap air membantu mengontrol dorongan untuk muntah. Jika Anda muntah, Anda akan menderita dehidrasi, jadi bawalah cairan elektrolit dan berjaga-jaga air minum ketika perjalanan untuk mengatasi mabuk dalam perjalanan.

Perjalanan Udara
Perjalanan udara dapat memakan waktu berjam-jam atau selama 2-3 hari. Anda dapat mencoba mengatasi¬† mabuk selama perjalanan dengan obat-obatan seperti skopolamin, yang bekerja selama 2-3 hari. Alternatif lain adalah untuk membawa ‘tas muntah’ dekat dengan Anda. Untuk obat hirup atau inhaler, Anda dapat membawa minyak peppermint. Di toko-toko obat banyak dijual obat antimabuk yang sebenarnya suatu antihistamin, misalnya prometazin, meclizin, atau dimerihidrinat.¬†Minumlah obat ini sebelum bepergian, efek samping dari obat ini dapat menyebabkan kantuk. Sebelum Anda mengambil obat ini, konsultasikan dengan dokter Anda.

Akar Jahe
Obat mabuk alami terbaik adalah jahe. Jahe, rempah-rempah multiguna paling dikenal untuk mengurangi mual. Meminum teh akar jahe efektif dapat mengurangi mual, muntah dan berkeringat dingin selama melakukan perjalanan. Cara lain, seibu jari jahe (Zingiber officinale, Rose.) dicuci bersih lalu dibersihkan kulit luarnya. Setelah itu, diiris-iris dan direbus dengan 1 gelas air sampai air tinggal setengahnya. Saat merebus, apinya jangan terlalu besar. Minum ramuan ini sebelum berangkat.



Jika anak Anda menderita mabuk dalam perjalanan, cara terbaik untuk mengatasinya adalah membuka jendela mobil Anda. Udara segar akan membuat anak Anda merasa lebih baik. Untuk menghindari penyakit semakin buruk, sering-seringlah berhenti setelah setiap 30 menit dan biarkan anak Anda menyegarkan diri. Hindari makanan berat sebelum bepergian untuk mencegah mabuk perjalanan. Jika Anda bepergian dengan balita, gunakan kursi untuk bayi. Selain sebagai ukuran keamanan, kursi bayi mengangkat bayi tinggi dan memberikan pandangan di luar jendela, yang mencegah mual dan muntah.

Jika Anda berencana untuk menggunakan obat, berkonsultasilah dengan dokter sebelum Anda melakukan perjalanan. Beberapa obat dapat memiliki efek samping yang merugikan. Saya berharap artikel cara mengatasi mabuk kendaraan ini membantu Anda dalam mengontrol mual saat bepergian.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."