Cara Meredakan Migrain Selama KehamilanNyeri berdenyut tanpa henti dari migrain selama kehamilan dapat mengganggu dan melelahkan bagi calon ibu. Artikel ini menunjukkan cara di mana Anda dapat meringankan migrain selama kehamilan.

hamil, migrain, migrain selama kehamilan

Migrain selama kehamilan terjadi tidak hanya karena hormon berkecamuk. Para ilmuwan mengatakan bahwa perubahan dalam jalur saraf, ketidakseimbangan kimia di otak, atau perubahan dalam aliran darah ke otak juga bisa menjadi penyebab.

Migren adalah kondisi sakit kepala yang berdenyut dan berdebar. Biasanya berlangsung selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Kondisi ini membuat Anda merasa lelah, mual, dan sangat sensitif terhadap suara dan cahaya.

Untuk beberapa penderita migrain, kehamilan meredakan gejalanya, sedangkan untuk beberapa yang tidak beruntung, kehamilan mungkin tidak berpengaruh pada migrain dan pada kenyataannya migrain dapat terjadi lebih sering dan parah. Beberapa wanita mungkin juga memiliki migrain untuk pertama kalinya selama kehamilan.

Artikel ini menunjukkan cara-cara di mana Anda dapat meringankan migrain selama kehamilan.

Cara Meringankan Migrain Saat Hamil

Menghindari Pemicu
Stres, kelelahan, suara bising, asap rokok, lampu menyala, kelebihan panas atau dingin, dan makanan tertentu, seperti cokelat, kafein, pemanis buatan, dll, adalah pemicu umum dari migrain. Oleh karena itu, menghindari pemicu ini akan membantu Anda menjauhkan dari sakit kepala migrain.

Mengikuti Secara Rutin
Berpegang pada rutinitas sehari-hari akan membantu. Makan secara teratur dan selalu menghindari telat makan. Gangguan tidur dan kelelahan adalah pemicu yang paling umum dari migrain. Jadi, tidur cukup sangat penting untuk keseluruhan kesehatan Anda.

Ambil Istirahat Dan Santai
Berbaring di tempat yang tenang, ruangan gelap dengan kompres dingin pada dahi atau leher adalah salah satu cara termudah untuk melepaskan migrain. Jika Anda menduga migrain sedang muncul, lebih baik untuk berbaring sebelumnya dan menghentikannya, daripada menanggung beban tersebut.

Pengobatan

  • Dokter biasanya merekomendasikan untuk menjauhi obat-obatan selama kehamilan kecuali mereka benar-benar diperlukan. Hal ini karena efek obat pada wanita hamil atau menyusui tidak dapat diuji karena alasan etis, maka, keamanan obat selama kehamilan dan efeknya tidak dapat ditentukan.
  • Penggunaan obat-obatan atau obat selama kehamilan harus dibicarakan dengan dokter Anda sehingga resiko berkaitan dan manfaat dari pengobatan dapat dipertimbangkan dan ditimbang.
  • Banyak obat anti-migrain digunakan untuk mengobati atau mencegah migrain dan gejalanya yang harus dihindari selama kehamilan karena mereka telah dikaitkan dengan cacat lahir pada bayi. Beberapa lainnya terkait dengan komplikasi kehamilan, seperti pendarahan, keguguran, atau pertumbuhan abnormal pada rahim dan janin.
  • Jika Anda perlu untuk mengambil obat, parasetamol telah dianggap aman selama kehamilan dan menyusui.
  • Aspirin juga dapat diambil selama trimester pertama dan kedua. Namun, harus dihindari saat waktu dekat yang diperkirakan akan melahirkan karena dapat meningkatkan perdarahan. Ibuprofen juga dapat diambil, namun, dalam dosis terbatas dan tidak melebihi 600 mg per hari.

Pengobatan pencegahan



Jika Anda memiliki serangan migrain parah berulang, mengambil pengobatan pencegahan dapat menghentikan serangan atau mengurangi tingkat keparahannya. Antidepresan seperti amitriptyline dan fluoxetine atau klasifikasi obat yang disebut beta-blockers seperti propranolol, atenolol, dan labetalol dianggap relatif aman selama kehamilan.

Biofeedback
Biofeedback adalah latihan khusus yang mengajarkan orang untuk mengontrol fungsi tubuh tertentu dan mengubah apa yang terjadi di dalam tubuh Anda. Selama perawatan ini, instrumen tertentu mengukur aktivitas fisiologis, dan melihat informasi ini dapat membantu Anda mengatasi masalah dan berurusan dengan itu. Namun, untuk belajar dan memperoleh keterampilan yang diperlukan, Anda membutuhkan bantuan profesional. Setelah Anda belajar dan menguasai tekniknya, Anda dapat menggunakannya di mana saja.



Latihan atau Berolah Raga
Beberapa bukti menunjukkan bahwa latihan fisik dapat mengurangi keparahan dan frekuensi migrain. Ini membantu mengurangi stres yang merupakan salah satu pemicu migrain. Jika Anda rentan terhadap migrain, mulailah berolahraga secara perlahan, karena kegiatan jika dilakukan mendadak bisa menyebabkan sakit kepala. Anda bisa memulai dengan berjalan atau melakukan olahraga ringan lainnya. Jangan berolahraga setelah migrain telah berlangsung karena akan memperburuk sakit kepala. Lebih baik untuk berbaring dan menunggu sampai rasa sakit reda.

Selalu berbicara dengan dokter Anda sebelum mengambil terapi obat atau pengobatan lainnya, baik itu alami atau herbal. Juga, benar-benar yakin dan mengambil cek medis dengan dokter kandungan atau bidan bersertifikat tentang keamanan obat apapun selama kehamilan. Sakit migrain mungkin menyakitkan, namun, dengan menggunakan cara-cara di atas dapat membantu meringankan mereka dalam melalui fase baru dan indah dalam hidup Anda.

Disclaimer : Artikel ini adalah untuk tujuan informatif saja dan tidak boleh digunakan untuk menggantikan nasihat dari seorang profesional medis.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."