anak indigo, jenis anak indigo, tentang anak indigo

Fakta Sebenarnya Tentang Anak Indigo
Menjadi Indigo tak bisa dihindari, akan tetapi semuanya akan menjadi berkesan dan berarti jika apa yang didapat bisa memberikan warna yang positif, walaupun tidak diharuskan untuk selalu menjadi pahlawan dan terlahir untuk melayani karena dengan begitu kebebasan anak-anak Indigo akan menjadi terkungkung.

Indigo, selalu dihubungkan dengan interdimensional, perjalanan menembus ruang dan waktu, melihat sesuatu yang tak kasat mata. Sebenarnya, mereka (anak Indigo) tidak melulu seperti yang dibicarakan. Para ahli metafisika, seperti paranormal dukun dan lainnya langsung mengkoneksikan dengan dunia mistis, sedangkan para ilmuwan dari dunia science di barat, terus mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan gelombang otak tanpa pernah memperhatikan bagaimana perasaan dari anak -anak yang sudah dikultuskan sebagai Indigo tersebut.

Mereka diberi beban berat di pundak mereka masing-masing untuk selalu bisa melakukan banyak pencerahan baik dari segi spiritual maupun dari segi ilmu pengetahuan bagi umat manusia. Tayangan televisi yang selalu menampilkan sisi interdimensional membuat masyarakat semakin menjadi bodoh dan terbuai dengan dunia mistik. Anak Indigo lebih dikultuskan sebagai manusia aneh ketimbang manusia normal. Kelebihan yang mereka miliki pada akhirnya menjadikan mereka sebagai “orang sakti” yang lebih banyak melakukan hal gaib ketimbang melakukan hal berharga lain seperti pengetahuan atau yang bersifat edukasi.

Indigo di Indonesia sangat berbeda dengan Indigo diluar negeri. Orang Indonesia, entah dari sisi media atau orang yang tak mengerti selalu mengkoneksikan Indigo dengan kemistisan timur yang sangat terkenal di dunia. Mereka sekali lagi, tidak memikirkan bahwa anak-anak yang tergolong Indigo seharusnya bisa diarahkan ke hal lain yang lebih penting ketimbang selalu berkutat dalam dunia supranatural. Pemikiran mereka akan terbentuk dengan sendirinya jika setiap anak Indigo dicap sebagai “Dukun”.

Seperti Apa Sebenarnya Anak Indigo?

Sebenarnya tidak ada ilmu pasti yang bisa menginterpretasikan Indigo secara utuh. Indigo adalah sebuah istilah yang muncul baru-baru ini, berasal dari seorang yang bernama Nancy Ann Tappe yang melakukan penelitian pada tahun 1970-an, lalu merebak ke seluruh penjuru dunia dengan berbagai pembahasan dan sudut pandang masing-masing orang. Menjadi Indigo bukanlah sebuah kutukan.Tuhan yang Maha Kuasa menciptakan manusia dengan talenta dan anugrah yang berbeda. Mereka muncul dan terlahir menjadi beragam jenis dan keahlian serta talenta. Anak Indigo yang dipercaya mempunyai kelebihan diluar anak-anak normal lainnya, menjadi suatu warna bagi dunia, bukan membawa bencana dan malapetaka.

Tipe Anak Indigo

Ada 3 jenis Indigo. Anak Indigo, Anak Kristal dan Anak Pelangi. Beberapa ahli memandang bahwa fenomena Anak Indigo, Anak Kristal dan Anak Pelangi merupakan bagian dari gelombang gerakan spiritual menuju ke Jaman Baru. Berikut ini adalah rangkuman dari berbagai sumber terkait dengan fenomena Anak Indigo, Anak Kristal dan Anak Pelangi.

Anak Indigo

Sebenarnya, Istilah “indigo” menunjukkan warna aura tubuh yang didominasi oleh warna nila. Indigo sendiri juga terkait dengan indra keenam yang terletak pada chakra kening merupakan mata ketiga yang berpusat di tengah kepala (Ajna), menggambarkan intuisi dan kekuatan batin yang luar biasa tajam melebihi kemampuan orang kebanyakan. Sebagian besar dari Anak Indigo memiliki kelebihan dengan bakat yang luar biasa atau secara akademik mempunyai prestasi. Anak Indigo juga mampu menunjukkan empati yang sangat dalam dan mudah merasa iba serta tampak bijaksana untuk anak seusianya.

Anak Indigo yang lahir di dunia ini masing-masing mempunyai misi. Kebanyakan dari mereka merupakan pengkritik suatu rencana yang salah. Mereka bertugas meluruskan ketidakbenaran dan ketidaksamaan yang ada di sekelilingnya. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku mereka yang tidak patuh dan kesulitan dalam menjalankan sistem yang ada, misalnya saja penolakan dan sikap kaku terhadap sistem pendidikan yang ada. Dalam perkembangannya Anak Indigo terbagi menjadi: 1. Indigo Humanis, 2. Indigo Artis, 3. Indigo Konseptualis, dan 4. Indigo Katalis.

Anak Kristal

Kemunculan Anak Kristal merupakan fenomena tersendiri saat pergantian abad XX ke abad XXI ini. Istilah “Anak Kristal” ditengarai terkait dengan fenomena chakra yang paling dominan pada anak jenis ini, yaitu chakra mahkota yang berwarna putih murni atau cenderung bening. Seperti halnya Anak Indigo, di mana Anak Kristal ini sangat intuitif dan psikik. Kelebihan Anak Kristal dari Anak Indigo adalah : memiliki kemampuan bawaan telepati, melakukan penyembuhan dengan tangan dan telekinetik, serta memiliki kemampuan spiritual yang lebih mendalam. Anak Kristal juga memiliki persepsi psikis atau intuisi yang kuat, cenderung mempunyai kemampuan untuk membaca pikiran orang lain, menghargai dan mencintai binatang dan alam, serta suka mengoleksi beragam jenis batuan dan Kristal.



Di sisi lain, Anak Kristal mudah panik dan cenderung mengembangkan pola pikiran dan perasaan negatif, tidak nyaman dengan keramaian dan kesemrawutan, serta rentan terhadap permasalahan kesehatan dan emosional. Dalam perkembangannya Anak Kristal terbagi menjadi : 1. Kristal Emas, 2. Kristal Magenta, 3. Kristal Indigo-Violet, 4. Kristal Indigo Hijau-Biru, serta 5. Kristal Pelangi.

Anak Pelangi

Generasi berikutnya adalah Anak Pelangi yang diduga sudah muncul di tahun 2005 dan diprediksi akan terus bermunculan hingga tahun 2030. Anak Pelangi benar-benar terbuka hatinya dan mencintai tanpa syarat. Tidak seperti Anak Kristal yang hanya menunjukkan kasih sayang kepada orang yang memegang kepercayaan mereka, Anak Pelangi mengasihi kehidupan secara universal. Anak Pelangi memiliki kematangan yang jauh melampaui usianya, serta mempunyai kemampuan energi penyembuhan pelangi, serta memancarkan aura tubuh dengan spektrum yang penuh dengan cahaya warna-warna pelangi. Energi pelangi adalah representasi energi alam semesta yang sering dikembangkan untuk penyembuhan dan kebaikan.

Konon, misi dari Anak Pelangi adalah menciptakan dunia baru yang penuh dengan welas asih dengan energi pelangi. Anak Pelangi ditengarai belum pernah berinkarnasi sebelumnya dan tidak memiliki karma, serta selaras dengan dunia spiritual dan sering mengalami pengalaman astral.

Menjadi Indigo bukanlah suatu beban berat yang harus dipikul oleh orang-orang yang menyandangnya. Mereka mempunyai sisi kehidupan yang seharusnya tidak kita usik terlalu dalam sehingga mereka menjadi kehilangan kebebasan mereka sebagai makhluk hidup seutuhnya. Baca juga Pengaruh Chakra Dalam Tubuh Manusia.



(Laskar Pelangi Indonesia/Ngirak)




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."