gangguan penyakit mental, gangguan kejiwaan langka, makalah gangguan jiwa, gangguan jiwa
Gangguan Penyakit Mental Langka dan AnehAda beberapa gangguan mental yang benar-benar aneh dan langka yang diketahui mempengaruhi sedikit orang di dunia ini. Gangguan ini selalu membuat ilmuwan medis heran dan bingung. Dan artikel ini adalah gambaran singkat dari beberapa penyakit tersebut.

Saya suka sekali membaca artikel atau tulisan yang berisi kumpulan karya ahli medis yang menulis berbagai macam gangguan psikologis atau mental manusia. Saat saya membaca, ternyata ada juga jenis gangguan mental yang belum saya ketahui sebelumnya. Dan berikut ini adalah sebagian data dari apa yang saya tahu tentang gangguan mental untuk memperkaya pengetahuan Anda.

Daftar Penyakit Gangguan Mental Aneh dan Langka
Triskaidekaphobia
Salah satu gangguan mental sangat langka adalah apa yang dikenal sebagai ‘Triskaidekaphobia’. Gangguan ini, dalam bahasa awam, didefinisikan sebagai rasa takut yang ekstrem pada angka ’13’. Nomor ini umumnya selalu dikaitkan dengan ‘Angka Sial’ dalam budaya Barat, dan berhubungan dengan ‘Friday the 13th’ (yang memiliki nama lain untuk itu – friggatriskaidekaphobia). Namun, asosiasi lebih jelas fenomena takhayul ini berasal dari fakta bahwa ada 13 orang yang menghadiri Perjamuan Terakhir Yesus Kristus.

Reactive Attachment Disorder
Masalah psikologis ini, meskipun jarang terjadi, tetap menjadi perhatian serius bagi orang yang terkena. Hal ini ditandai dengan bayi dan anak-anak dimana tidak mampu mengatur atau membangun hubungan dengan orang tua atau pengasuh, yang dapat dianggap sebagai hubungan sehat. Seiring waktu, dan tanpa pengobatan, kondisi kronis ini menyebabkan anak terpengaruh untuk mengabaikan kebutuhan untuk membangun ikatan penuh cinta dan peduli dengan orang lain juga. Akibatnya pada anak akan merasa diabaikan dan dilecehkan, yang akhirnya mempengaruhi otaknya berkembang, dan merusak kualitas hidupnya.

Stendhal Syndrome
Kondisi ini terbilang aneh karena seseorang yang memiliki penyakit ini akan menderita jika melihat karya seni yang indah. Dalam waktu singkat orang tersebut akan mengalami pusing, jantung berdetak cepat, kebingungan dan halusinasi. Penamaan penyakit ini diambil dari nama penulis Perancis, Stendhal (nama samaran Henri-Marie Beyle), yang menggambarkan pengalamannya dengan selama kunjungannya ke Florence , Italia pada 1817 dalam bukunya Naples and Florence : A Journey from Milan to Reggio.

Stockholm Syndrome
Sindrom Stockholm adalah semacam penyakit mental yang bisa membuat penderitanya mengalami distorsi, dislokasi, dan disorientasi. Singkatnya, orang yang terkena sindrom Stockholm sudah kehilangan jadi diri, kehormatan, serta akal sehatnya. Entah bagaimana, orang-orang yang terkena gangguan ini justru cinta, bersimpati, dan hormat pada orang yang sudah menjahatinya.

Lima Syndrome
Sindrom Lima adalah gangguan psikologis langka yang ditandai dengan menginduksi ciri-ciri perilaku pada orang yang diculik atau disandera. Gangguan ini berlawanan dengan Sindrom Stockholm. Di sini, sang penculik atau penyandera mengembangkan rasa simpati dan keterikatan terhadap korban.

Capgras Delusion (Capgras Syndrome)
Capgras Syndrome adalah suatu kelainan di mana seseorang mengalami delusi keyakinan bahwa seorang teman, pasangan, orang tua atau anggota keluarga dekat yang lain, telah digantikan oleh orang lain (penipu). Capgras Syndrome digolongkan sebagai sindrom misidentification delusion, suatu keyakinan delusional yang melibatkan salah mengidentifikasi orang, tempat atau benda. Sindrom ini dapat terjadi secara akut, temporer, atau kronis. Tambahan pengetahuan, nama sindrom ini diambil dari penemunya, Jean Marie Joseph Capgras, psikiater Perancis.

Walking Corpse Syndrome
Gangguan psikologis ini tidak biasa dan aneh, sindrom mayat berjalan. Seperti namanya, orang yang terkena gangguan neuropsikiatri ini hidup dengan keyakinan bahwa organ-organ internal mereka hilang, atau jiwa mereka telah dihilangkan dari tubuh mereka sehingga mereka menganggap diri mereka mati atau tidak ada. Menurut pernyataan yang dibuat oleh beberapa orang, mereka bahkan percaya bahwa tubuh mereka membusuk dengan bau menyengat layaknya seperti orang mati.

Munchausen Syndrome
Masalah medis yang langka ini adalah tentang keinginan obsesif untuk menarik simpati dan perhatian dari orang lain. Dan untuk memenuhi kebutuhan ini, pasien berpura-pura menderita gejala penyakit, atau memperburuk penyakitnya. Pasien mengembangkan sikap melebih-lebihkan ketidaknyamanannya, dan dalam beberapa kasus, bahkan dapat menyebabkan cedera atau sakit untuk mendapatkan perhatian sepenuhnya dari orang lain, terutama tenaga medis. Dalam kebanyakan kasus, cedera atau sakit pasien yang terus membual biasanya akan merugikan diri sendiri.

Exploding Head Syndrome
Berbicara tentang suatu kondisi yang satu ini bukan hanya tidak menyenangkan bagi penderitanya, tetapi sangat menggelikan jika kita mengetahuinya. Hal ini dikenal dengan istilah ‘sindrom kepala meledak’. Ini sebenarnya bukan seperti apa yang Anda kira ketika Anda mendengar tentang hal itu untuk pertama kalinya. Orang yang didiagnosis dengan gangguan medis ini, mengeluh adanya ‘keributan’ yang tampaknya berasal dari dalam kepala mereka. Meskipun ini mungkin terjadi kapan saja selama jam non-tidur, cenderung umum terjadi selama tidur. Suara ‘keributan’ bagi sebagian penderitanya mungkin berupa ledakan bom keras, sedangkan untuk beberapa, mungkin raungan atau jeritan.



Alice in Wonderland Syndrome (AIWS)
Sindrom Alice di Wonderland atau mikropsia adalah keadaan disorientasi saraf yang memengaruhi persepsi penglihatan pada manusia. Penderita sindrom ini akan merasa melihat rekannya, bagian tubuh dari manusia, hewan, objek tak bergerak menjadi lebih kecil dari kenyataan. Secara umum, objek yang dipersepsi muncul sangat jauh atau sangat dekat pada waktu bersamaan. Misalnya, seorang penderita melihat kucing peliharaannya menjadi sekecil tikus. Tanda ini disebut juga Penglihatan Lilliput atau Halusinasi Lilliput, yang istilahnya diambil dari orang-orang pendek pada Gulliver’s Travels oleh Jonathan Swift. Tanda ini hanya berpengaruh pada persepsi saja, tidak pada mekanika mata. Persepsi dipengaruhi oleh interpretasi otak terhadap informasi yang didapat dari mata. Sindrom ini berhubungan dengan sakit kepala migrain. Sindrom Alice di Wonderland ini dapat merupakan gejala utama dari mononukleosis atau dapat menyebabkan epilepsi sebagian kompleks. dan akibat obat psikoaktif. Nama sindrom ini diambil dari kisah Alice di Wonderland, karya Lewis Carroll. Dalam kisah itu, Alice mengalami situasi yang mirip mikropsia dan makropsia.

Paramnesia Reduplicative
Paramnesia sering disebut sebagai ingatan palsu, yakni terjadinya distorsi ingatan dari informasi/pengalaman yang sesungguhnya. Dapat disebabkan oleh faktor organik di otak misalnya pada demensia. Namun dapat juga disebabkan oleh faktor psikologis misalnya pada gangguan disosiasi. Beberapa jenis paramnesia, antara lain:

a. Konfabulasi : adalah ingatan palsu yang muncul untuk mengisi
kekosongan memori. Biasa terjadi pada orang dengan demensia.
b. Deja Vu : adalah suatu ingatan palsu terhadap pengalaman baru.
Individu merasa sangat mengenali suatu situasi baru yang
sesungguhnya belum pernah dikenalnya.
c. Jamais Vu : adalah kebalikan dari Deja Vu, yaitu merasa asing
terhadap situasi yang justru pernah dialaminya.
d. Hiperamnesia : adalah ingatan yang mendalam dan berlebihan
terhadap suatu pengalaman.
e. Screen memory : adalah secara sadar menutupi ingatan akan pengalaman yang menyakitkan atau traumatis dengan ingatan yang lebih dapat ditoleransi.
e. Letologika : adalah ketidakmampuan yang bersifat sementara dalam menemukan kata kata yang tepat untuk mendeskripsikan pengalamannya. Lazim terjadi pada proses penuaan atau pada
stadium awal dari demensi.

Gangguan kejiwaan yang tidak biasa dan aneh ini telah menarik perhatian dan minat banyak peneliti selama beberapa dekade. Dan dari waktu ke waktu, dengan bantuan studi ekstensif dan penelitian, para ahli juga telah mampu mengungkap banyak aspek masalah ini. Namun, agaknya gangguan mental seperti yang disebutkan diatasĀ  masih tetap menjadi satu masalah kesehatan yang paling sulit dimengerti, dikelola apalagi untuk dipecahkan.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."