Bagikan :

infeksi ragi, mengatasi infeksi ragi, penyebab jamur candida
Gejala Pertumbuhan Berlebih Jamur CandidaPertumbuhan berlebih jamur candida, mengacu pada suatu kondisi yang terjadi ketika jamur candida, berkembang biak secara tak terkendali di dalam tubuh, dan menimbulkan berbagai gejala yang tidak menyenangkan. Artikel Bramardianto.com berikut membahas gejala-gejala ini. Baca lebih lanjut.



Pertumbuhan jamur candida berlebihan juga dikenal sebagai kandidiasis, hal itu disebabkan oleh sekelompok jamur mikroskopis atau ragi yang dikenal sebagai Candida Albicans. Ragi ini biasanya hidup pada permukaan tubuh yang berbeda-beda seperti mulut, saluran usus, dan vagina. Sistem kekebalan tubuh yang sehat mampu mengendalikan pertumbuhan candida, dengan mengontrol keseimbangan antara jamur ini dan mikroorganisme lain seperti bakteri menguntungkan yang menempati lokasi sama. Namun, kondisi tertentu dapat mengganggu keseimbangannya, dan dapat menyebabkan sel-sel ragi berkembang biak dengan cepat, dan agresif. Dengan demikian, akhirnya memicu infeksi. Gejala pertumbuhan candida berlebihan tidak bisa ditafsirkan dengan mudah.

Apa Gejala-Gejala Kandidiasis?
Umumnya, kandidiasis terjadi di daerah genital pria dan wanita, dan di lapisan mulut (dikenal sebagai thrush oral). Jadi berdasarkan daerah-daerah tersebut, gejala-gejala infeksinya adalah :

Indikasi Infeksi Ragi pada Pria
Gejala penting yang mungkin mengindikasikan perkembangan infeksi pada alat kelamin pria adalah sebagai berikut :

  • Seringkali, gejala pertama yang terjadi adalah iritasi, dan gatal-gatal pada alat kelamin
  • Kepala penis atau kulup menampilkan ruam merah, diikuti oleh peradangan
  • Ruam ini dapat berkembang menjadi luka yang bisa memburuk

Indikasi Infeksi Ragi pada Wanita
Kandidiasis lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Gejala yang mungkin terjadi seperti :

  • Infeksi biasanya dimulai dengan rasa gatal, dan iritasi yang bisa dirasakan di lokasi vagina
  • Karena infeksi berlangsung, vulva bisa bengkak, dan memerah
  • Gejala penting lainnya yaitu debit cairan yang terlihat seperti lapisan dadih, kental dan putih. Debit cairan juga tidak berbau
  • Umumnya mengalami sensasi terbakar selama hubungan seksual atau buang air kecil

Indikasi Thrush Oral (Sariawan mulut)
Sariawan mulut dapat menyerang siapa saja, bayi dan orang-orang yang memakai gigi palsu lebih rentan terkena. Gejala penting termasuk :



  • Serangan infeksi hampir di seluruh mulut. Lidah mengembangkan lesi dengan tekstur berwarna putih. Ini juga dapat dilihat di pipi bagian dalam, langit-langit, gusi dan bahkan amandel
  • Lesi mungkin muncul seperti bercak tebal seperti susul, yang tidak mudah dihilangkan
  • Sudut-sudut mulut mengembangkan retak dan memerah, karena infeksi terus tumbuh
  • Sedikit gesekan dapat menyebabkan lesi berdarah, membuat lidah terlihat merah
  • Terlepas dari rasa sakit, orang yang terkena mungkin juga kehilangan rasa saat makan

Karena sariawan mulut biasanya terjadi pada bayi, tapi juga dapat mempengaruhi ibu menyusui jika anak mereka sakit. Dalam hal ini gejala bisa muncul, seperti :

  • Puting menjadi gatal, merah atau sensitif
  • Ibu mungkin mengalami rasa sakit selama makan
  • Kulit areola mungkin mulai mengelupas

Kandidiasis lebih parah menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Infeksi dapat memburuk hingga ia dapat merusak organ-organ internal, sehingga tidak dapat berfungsi normal. Misalnya, pada pasien AIDS, infeksi ragi mempengaruhi sistem gastrointestinal, dimana mulut, perut, dan kerongkongan terinfeksi. Ulkus dapat berkembang dalam sistem pencernaan sehingga, sulit untuk makan dan minum. Seiring waktu, infeksi dapat menyebar ke usus yang mengganggu penyerapan makanan. Pada beberapa pasien, infeksi juga bisa menyebar ke darah, juga dalam beberapa kasus, sampai mempengaruhi otak yang menyebabkan fungsi mental menjadi abnormal.

Perhatikan bahwa gejala yang ditunjukkan diatas tidak selalu tanda pertumbuhan berlebih ragi kandida. Namun, memang ada kemungkinan tinggi. Gejalanya sulit untuk ditafsirkan karena bisa meniru kondisi medis lainnya. Menurut laporan, 95% dari pasien yang meninggal karena kanker didiagnosis terkena Kandidiasis.

Tips Pencegahan Kandidiasis
Syarat pertama dan terpenting adalah dengan cara mengekang asupan gula atau produk-produk manis. Sebab semakin tinggi konsumsi gula, maka semakin tinggi candida berkembang biak.

  • Jaga kebersihan mulut yang tepat. Mempertahankan kebiasaan menggosok gigi setelah makan, dan menggunakan obat kumur antibakteri.
  • Ada risiko tinggi kandidiasis menyerang pecandu alkohol. Ini karena alkohol diubah menjadi gula di dalam tubuh, sehingga menjadi tempat yang nyaman bagi pertumbuhan ragi.
  • Menyertakan banyak bawang putih dalam makanan juga membantu dalam mencegah pertumbuhan candida. Karena rempah ini adalah produk alami untuk memerangi jamur.
  • Seperti disebutkan sebelumnya, ragi bisa tumbuh karena tidak adanya bakteri ramah. Jadi banyak-banyak makan yogurt merupakan cara yang efektif untuk mencegah perkembang biakan candida karena mengandung bakteri laktat. Bakteri ini membantu mengendalikan pertumbuhan ragi dalam tubuh.
  • Kandidiasis juga dipicu oleh panas dan kelembaban. Jadi jaga agar kulit Anda tetap bersih dan kering. Lekas cuci pakaian Anda jika berkeringat. Dianjurkan untuk memakai pakaian katun yang tidak ketat.

Sebagian besar kasus kandidiasis dapat diobati di rumah dengan bantuan obat-obatan yang dijual bebas atau yang diresepkan dokter. Namun, jika gejala pertumbuhan berlebih jamur candida masih menetap atau pasien memiliki kondisi medis yang kronis, maka berkonsultasi dengan ahli medis profesional adalah pilihan yang lebih baik daripada mengobati sendiri.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."