Bagikan :

sindrom iritasi usus, gejala sindrom iritasi usus, sakit iritasi usus, ciri ciri iritasi usus
Gejala Sindrom Iritasi UsusSindrom iritasi usus adalah suatu kondisi kronis yang mempengaruhi saluran pencernaan dan memiliki banyak gejala. Gejala yang paling umum ditandai dengan sakit perut dan buang air besar yang tidak normal. Karena banyak gejala serupa seperti penyakit gangguan pencernaan lain, maka Anda perlu untuk mengetahui beberapa gejala yang merupakan indikasi dari iritasi usus.

Irritable bowel syndrome (IBS) atau Sindrom Iritasi Usus adalah suatu kondisi dimana penderitanya mengalami sejumlah gangguan gastrointestinal seperti sakit perut, perut kembung, dan frekuensi buang air besar terlalu sering dan berlendir.

Sebuah pedoman dikenal sebagai kriteria Roma (diformulasikan untuk mendiagnosa iritasi usus dan gangguan pencernaan lainnya) menyatakan bahwa seseorang jika memiliki gangguan pencernaan ini selama minimal 3 hari dalam seminggu dan berjalan selama 3 bulan, maka dianggap menderita iritasi usus. Perempuan lebih mungkin menderita kondisi ini dibandingkan laki-laki. Beberapa faktor dapat memicu iritasi usus, seperti keracunan makanan, infeksi, dan faktor psikologis.

Meskipun berbagai upaya dilakukan oleh para peneliti di seluruh dunia untuk menemukan penyebab pasti iritasi usus, tapi masih belum diketahui. Beberapa zat atau makanan tertentu memperburuk gejala iritasi usus pada kebanyakan orang. Ini termasuk alkohol, zat yang mengandung kafein, produk susu, makanan yang digoreng, petis/terasi, dan makanan dengan kandungan lemak yang tinggi.

Gejala sindrom iritasi usus

➺ Nyeri perut – Mulai dari yang ringan sampai menyiksa, adalah gejala yang paling umum dari iritasi usus. Keterkaitan antara gejala ini dengan berbagai gejala lainnya membantu dalam membedakan rasa sakit iritasi usus dan penyakit lainnya.
➺ Nyeri saat BAB, biasanya dianggap sebagai indikasi keterlibatan usus besar dalam patologi iritasi usus.
➺ Serangan diare sering dan berkepanjangan, pada beberapa pasien menderita diare tidak terkendali sebagian besar waktu.
➺ Beberapa orang yang menderita iritasi usus mengalami sembelit, nyeri dan kesulitan saat BAB.
➺ Lendir ditemukan dalam tinja.
➺ Siklus diare dan sembelit berulang dialami oleh beberapa pasien.
➺ Gejala seperti sakit, ketidaknyamanan, dan mencret atau sembelit semakin memburuk selama periode stres.
➺ Kembung dan distensi abdomen yang dialami oleh banyak pasien iritasi usus. Diameter perut pasien meningkat yang mengarah seperti sensasi tekanan tidak nyaman pada perut.
➺ Beberapa pasien menemukan gejala memburuk pada saat menstruasi.
➺ Banyak orang saat iritasi usus mengalami mual, atau bahkan muntah, setelah makan.
➺ Perut kembung atau suara bergemuruh merupakan gejala umum lain yang diamati.
➺ Beberapa orang kehilangan nafsu makan, bisa karena rasa mual yang mereka rasakan setelah makan, atau karena faktor lain yang tak dapat dijelaskan terkait dengan iritasi usus.
➺ Gejala lain termasuk dispepsia (sakit maag), kelelahan, sakit punggung, dan masalah kandung kemih.



Sejumlah penyakit pencernaan seperti ulcerative colitis, penyakit Crohn, infeksi saluran pencernaan dan beberapa gejala yang mirip dengan iritasi usus. Misalnya, munculnya darah dalam tinja yang juga dapat menjadi tanda kanker kolon atau beberapa penyakit lain. Salah satu faktor membingungkan dari iritasi usus adalah tidak adanya kelainan gastrointestinal. Tidak ada saluran patologi gastrointestinal atau kelainan untuk menjelaskan terjadinya gejala. Selain itu, biasanya penderita iritasi usus juga terkadag tidak menderita demam yang tidak jelas dan penurunan berat badan, yang menurut pedoman Roma merupakan kriteria dari iritasi usus.

Sindrom iritasi usus adalah penyakit yang sulit untuk dikelola, dan penderitanya sering merasa putus asa mencoba setiap pengobatan baru agar berharap bisa segera menyembuhkan penyakit. Namun, kondisi ini memang sifatnya kronis, dan harus berpantang dari zat dan makanan tertentu dan menerapakan gaya hidup sehat agar benar-benar dapat menyembuhkannya. Sangat penting bagi orang untuk menyadari fakta ini agar tidak disesatkan oleh pengobatan yang bisa menyembuhkan dengan cepat dari penyakit ini.



Disclaimer : Artikel Bramardianto.com ini untuk tujuan informatif saja, dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti nasihat medis ahli.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."