Bagikan :

Ingin Panjang Umur?Pijatlah Titik Zusanli AndaZusanli adalah titik yang sangat penting dan efektif untuk membangun dan menjaga kesehatan. Titik akupunktur serbaguna ini telah digunakan selama ribuan tahun untuk mempromosikan umur panjang, memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengobati masalah perut, masalah pencernaan, kelelahan, penyakit kronis dan masalah dengan lutut dan kaki bagian bawah.



Titik Zusanli, Akupunktur, Panjang Umur, Cara Panjang UmurDi Tiongkok sejak zaman kuno terdapat praktek ketrampilan metode moksibusi (pembakaran herbal kering/moxa sedekat mungkin dengan kulit pada titik akupunktur), terutama rahasia kesehatan holistik diantaranya, melakukan moksibusi pada (titik akupunktur) Zusanli dapat memperpanjang umur, dijadikan pedoman oleh para tabib dan ahli kesehatan dari zaman kuno maupun modern.

Tabib terkenal Sun Simiao dari Dinasti Tang (618-907) mampu hidup hingga lebih dari 140 tahun, ia berkata: “Jika ingin selamat, sering-seringlah moksibusi Zusanli.” Selain dapat meningkatkan kebugaran fisik, juga efektif untuk pencegahan penyakit. Zusanli (baca: cu san li) merupakan titik akupunktur yang mewakili meridian lambung dari Zuyangming (baca: cu yang ming), adalah salah satu titik akupunktur panjang umur yang paling penting. Sangat berguna bagi pria, wanita, tua dan muda untuk selalu menekan/ memijat titik tersebut.

Zusanli terletak di betis, disaat kaki dibengkokkan, akan terlihat di sisi luar tempurung lutut terdapat tulang menonjol kecil, itu dinamakan Mata Lutut Luar, segaris dari Mata Lutut Luar sejarak empat jari itulah Zusanli.

Menurut legenda, di era Keshogunan Tokugawa (1550-1850) Jepang, terdapat manusia berumur panjang bernama Yorozu Hyoe yang berumur 174 tahun, istrinya berusia 173 tahun, anaknya 153 tahun dan cucunya 105 tahun, semuanya sangat bersemangat serta berjalan laksana angin.

“Apa jurus rahasianya?” Tanya Jenderal Tokugawa. Yorozu Hyoe menjawab: “Hal ini tidak sulit, leluhur saya pada setiap awal bulan selama 8 hari berturut-turut, memoksibusi titik akupunktur Zusanli, tiada henti, itu saja.”



Menurut Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT) bahwa memijat Zusanli bermanfaat dalam mengatur sistem kekebalan tubuh, meningkatkan ketahanan terhadap penyakit, memperbaiki fungsi limpa dan lambung, memperbaiki sistem pencernaan, melancarkan meridian, menghilangkan angin dan kelembaban, memperkuat elemen positif dan mengusir elemen negatif. Moksibusi terhadap titik Zusanli dapat menghilangkan penyakit dan memperpanjang umur, itu sebabnya sejak zaman kuno moksibusi Zusanli disebut pula moksibusi panjang umur.

Memijat Zusanli Mampu Melawan Penuaan

Melalui memijat Zusanli, dapat merangsang titik tersebut, selain bermanfaat seperti yang diperankan oleh pengobatan tusuk jarum dan sejenisnya, secara keseluruhan juga dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan meningkatkan ketahanan terhadap penyakit.

Karena penuaan tubuh berkaitan dengan penyumbatan mikrovaskuler dan hambatan terhadap mikrosirkulasi, itu sebabnya memijat Zusanli dapat bereaksi mencegah penuaan. Dengan ketekunan, dapat mengantisipasi penyakit, menjadi bugar dan melawan loyo karena usia lanjut.

Zusanli juga dapat berfungsi mengendalikan gugup, mampu menurunkan tekanan darah dan efektif untuk dipergunakan penyembuhan hipertensi.

Menyehatkan darah dan Chi, Memperbaiki Menstruasi

Pada saat menstruasi, sensitivitas tubuh kaum wanita lebih tinggi dari biasanya, biasakan memijat titik Zusanli, hal itu dapat secara efektif meredakan sakit sewaktu haid (dilep), melancarkan darah menstruasi, menyehatkan Chi (energi vital), dan darah.

Metode mendasarnya ialah gunakan ibu jari memijat Zusanli, sampai terasa nyeri; untuk kasus gangguan rahim (terasa dingin) dan mensturasi juga dapat menggunakan metode moxa (moksibusi).

Titik Akupunktur Utama untuk Kesehatan Pria

Zusanli adalah titik akupunktur terbesar untuk kesehatan pria, memijat secara teratur dapat melancarkan Chi, menyehatkan ginjal, sangat membantu untuk penguatan limpa dan lambung.

Meski dengan penggunaan metode pijat yang paling sederhana, efeknya juga sangat baik. Misalnya dengan tangan mengepal, dengan bagian punggung dari ruas pertama jari telunjuk sebagai tumpuan kekuatan, atau dengan tangan terbuka secara alami, lalu menekan dengan tumpuan tenaga menggunakan ibu jari, pijat di titik akupunktur tersebut selama 3-5 menit, 20 kali searah jarum jam dan 20 kali berlawanan arah dengan jarum jam, lakukan 2 kali sehari pagi dan malam.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."