Jantung Berdebar Selama KehamilanBanyak wanita khawatir dan cemas ketika mereka mengalami jantung berdebar-debar selama kehamilan. Tapi apakah itu benar-benar menimbulkan masalah atau itu sesuatu yang akan selesai dengan sendirinya?. Mari kita cari tahu dalam artikel Bramardianto.com ini.

Jantung Berdebar Kehamilan, Hamil Jantung Berdebar

Palpitasi jantung dapat didefinisikan sebagai jantung berdetak kencang atau jantung yang berdetak dengan kecepatan tidak normal dan sangat cepat. Banyak wanita mengalami jantung berdebar-debar selama kehamilan, bersama dengan gejala lain seperti sakit kepala, pusing, gas, kembung, sembelit, dll. Palpitasi ini tidak hanya terbatas pada jantung bersama wanita hamil diketahui mengalami kondisi ini di tenggorokan dan leher mereka juga, menandakan mereka perasaan jika sedang sakit.

Apa Penyebab Jantung Berdebar Selama Kehamilan

Stres Mental
Jantung Sering berdebar-debar bisa karena stres yang dialami wanita hamil. Ada begitu banyak perubahan hormonal dan tubuh bahwa seorang wanita mengalami stres yang secarai umum terjadi selama kehamilan. Ketika seorang wanita mengalami stres, dia meningkatkan tekanan darah, detak jantung yang cepat, sehingga menyebabkan palpitasi dalam proses.

Perubahan Tubuh
Ketika seorang wanita hamil, banyak perubahan terjadi dalam tubuhnya. Misalnya, jantung harus memompa hingga lima puluh persen lebih banyak darah dari biasanya untuk menjaga sang ibu dan kebutuhan janin. Hal ini menyebabkan stres pada jantung, sehingga terjadi perubahan detak jantung. Kedua, selama kehamilan, kadar progesteron dalam tubuh meningkat. Hormon ini bertanggung jawab untuk membuat detak jantung lebih keras sehingga jumlah darah yang cukup dapat mencapai rahim. Hal ini juga menyebabkan wanita mengalami palpitasi.

Asupan Kafein Berlebihan
Jika wanita hamil minum teh dan kopi secara berlebihan, minuman ini bisa menyebabkan denyut jantung dipercepat. Kafein dikenal untuk menghasilkan gejala yang mirip dengan serangan kecemasan, dengan demikian, menyebabkan palpitasi pada wanita hamil bila dikonsumsi berlebihan.

Stres Fisik
Semua wanita dianjurkan untuk melakukan senam hamil. Jika mereka dilakukan secara berlebihan atau jika wanita terus-menerus terlibat dalam beberapa jenis kegiatan fisik, dia mungkin merasa lelah secara fisik, sehingga menghasilkan gejala seperti, pusing dan jantung berdebar.

Anemia
Anemia disebabkan karena kekurangan hemoglobin dalam tubuh. Hemoglobin adalah protein yang ditemukan dalam sel-sel darah merah, dan dalam jumlah yang cukup zat besi dalam tubuh sangat penting untuk memproduksi itu. Ketika seorang wanita hamil, jumlah darah hampir dua kali lipat dalam tubuhnya. Dalam rangka untuk membuat hemoglobin darah berlebih ini, tubuh membutuhkan ekstra zat besi juga. Jika permintaan besi tidak terpenuhi, seseorang mungkin menjadi anemia dan ini mungkin mengakibatkan jantung berdebar-debar dalam dirinya.

Kekurangan Magnesium
Kekurangan magnesium dalam diet dapat menyebabkan jantung berdebar-debar selama kehamilan juga. Kebanyakan diet ala Amerika adalah magnesium defisit. Seorang wanita menderita kekurangan magnesium menghasilkan gejala seperti muntah dan morning sickness.

Efek samping dari Obat
Kadang-kadang, obat yang diambil seorang wanita hamil, dapat menghasilkan jantung berdebar-debar bersama efek samping. Nikotin dan obat penenang dikenal untuk mempercepat detak jantung.

Pencegahan dan Pengobatan Jantung Berdebar Selama Kehamilan

Jantung berdebar disebabkan Anemia
Untuk mencegah jantung berdebar-debar disebabkan karena anemia, makanan yang kaya zat besi dan vitamin C harus diambil. Beberapa makanan yang kaya zat besi, dapat mengobati anemia pada kehamilan, daging merah, kismis, aprikot, plum, sayuran berdaun hijau, telur dan hati.

Jantung berdebar disebabkan Kekurangan Magnesium
Untuk mengobati kekurangan magnesium terkait palpitasi, menyertakan makanan tinggi magnesium, seperti polong-polongan, kacang-kacangan, dedak gandum dan sayuran hijau akan menguntungkan.





Jantung berdebar terkait Stres
Untuk mengatasi stres, latihan pernapasan, yoga pralahir, pijat, aromaterapi, meditasi dan mendengarkan musik yang dianjurkan.

Jantung berdebar disebabkan Obat
Jika karena beberapa obat-obatan, maka mengganti obat dengan beberapa obat lebih cocok akan meminimalkan mereka. Istirahat yang cukup, tidur delapan jam, menahan diri dari kafein, bisa juga menyembuhkan kondisi ini.

Dalam kebanyakan kasus, jantung berdebar-debar selama kehamilan cukup normal. Namun, jika bersama mereka ditemukan adanya gejala lain seperti sesak napas, keringat berlebihan, pusing, nyeri dada dan pingsan juga dialami, maka itu bukan kondisi yang normal. Dalam skenario seperti itu, segera hubungi dokter kandungan Anda secepatnya untuk diagnosa dan pengobatan yang tepat.

Disclaimer : Artikel Bramardianto.com ini ditujukan untuk tujuan informasi saja. Jangan gunakan informasi yang disajikan di sini sebagai pengganti nasihat praktisi medis.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."