watak, kepribadian, sifat manusia, karakteristik

Jenis Kepribadian dan Karakteristik Manusia
Meskipun ada empat jenis kepribadian utama, biasanya orang-orang memiliki perpaduan sifat campuran, tetapi pasti ada salah satu yang lebih dominan. Artikel ini menjelaskan lebih banyak tentang kepribadian dan sifat-sifatnya masing-masing.

Watak adalah perwujudan dari dimensi kepribadian dinamis (sifat batin) yang mempengaruhi pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat. Hal ini diyakini oleh beberapa psikolog dengan dikategorikan dalam bentuk manifestasi dan dapat didefinisikan sebagai aspek formal efektifitas dan tipikal reaktivitas motorik seseorang. Penelitian pertama untuk mengidentifikasi dan menjelaskan jenis kepribadian ditemukan oleh dokter kuno seperti Hippocrates dan Galenus. Mereka menganggap sebagai adanya eksistensi dari empat “cairan” dalam tubuh yang menentukan watak manusia, yaitu : darah, cairan limfa, cairan empedu kuning, dan cairan empedu hitam. Ada empat jenis kepribadian yang menggambarkan masing-masing karakter : Sanguinis, Plegmatis, Koleris, dan Melankolis.

Empat Jenis Kepribadian Manusia

Sanguinis

Ciri-ciri :
• Mereka cenderung ingin dikenal dan disenangi orang
• Mereka senang berbicara dan susah dihentikan (selalu saja ada bahan pembicaraan)
• Gejolak emosinya bergelombang dan transparan (pada suatu saat dia teriak kegirangan kemudian beberapa saat dia bisa jadi menangis tersedu-sedu)
• Senang menolong orang lain tetapi tidak dapat diandalkan
• Sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berfikir pendek,dan hidupnya serba tak teratur
• Kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji (jika disuruh melakukan sesuatu, ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya bersemangat melakukan untuk membuktikan bahwa ia bisa. Tapi, beberapa hari kemudian ia tidak melakukan apapun!)

Kelebihan :
• Talkatif (suka bicara)
• Secara fisik memegang pendengar, emosional, dan demonstratif
• Antusias dan ekspresif
• Ceria dan penuh rasa ingin tahu
• Hidup di masa sekarang
• Mudah berubah (banyak kegiatan/keinginan)
• Berhati tulus dan kekanak-kanakan
• Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan ngerumpi)
• Mudah berteman dan menyukai orang lain
• Senang dengan pujian dan ingin menjadi pusat perhatian
• Menyenangkan dan dicemburui orang lain
• Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
• Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
• Menyukai hal-hal yang spontan

Kelemahan :
• Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)
• Membesar-besarkan suatu hal/kejadian
• Susah untuk diam
• Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (senang berkelompok)
• Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
• Konsentrasi pendek
• Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
• Sebagian terlalu bahagia
• Mudah marah
• Tampak palsu oleh sebagian orang
• Suka mengeluh
• Mudah berubah-ubah
• Susah datang tepat waktu
• Prioritas kegiatan kacau
• Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
• Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya
• Egoistis
• Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yang sama
• Berfokus pada “bagaimana cara menghabiskan uang” daripada “bagaimana cara menyimpan uang”

Plegmatis

Ciri–ciri :
• Menghindari konflik. Karena itu disuruh apa saja ia mau mengerjakan, sekalipun ia sendiri tidak suka
• Baginya kedamaian adalah segala-galanya
• Jika timbul masalah atau pertengkaran, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran
• Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya tidak terus berkepanjangan
• Kurang bersemangat, kurang teratur, dan serba dingin
• Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan
• Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda
• Jika Anda melihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara, maka pastilah pendengar yang berkerumun itu orang-orang plegmatis. Sedangkan yang bicara tentu saja sang Sanguinis.
• Kadang sedikit serba salah berurusan dengan plegmatis ini. Ibarat keledai, “kalau didorong ngambek, tapi kalau dibiarkan tidak jalan”

Kelebihan :
• Mudah bergaul, santai, tenang, dan teguh
• Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
• Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
• Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)
• Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
• Penengah masalah yang baik
• Cenderung berusaha menemukan cara termudah
• Baik di bawah tekanan
• Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan
• Rasa humor yang tajam
• Senang melihat dan mengawasi
• Berbelaskasihan dan peduli
• Mudah diajak rukun dan damai
• Bijaksana
• Menyenangkan

Kelemahan :
• Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/kegiatan baru
• Takut dan khawatir
• Menghindari konflik dan tanggung jawab
• Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar)
• Terlalu pemalu dan pendiam
• Humor garing dan mengejek (Sarkastis)
• Kurang berorientasi pada tujuan
• Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
• Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat
• Tidak senang didesak-desak
• Menunda-nunda/menggantungkan masalah.

Koleris

Ciri-ciri :
• Suka sekali mengatur dan memerintah orang
• Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya
• Sifatnya yang ‘bossy’, membuat banyak orang koleris tak punya banyak teman
• Orang-orang berusaha menghindar, menjauh agar tak jadi ‘korban’ karakternya yang suka mengatur dan tak mau kalah
• Orang koleris senang dengan tantangan dan suka petualangan
• Mereka punya rasa, ‘tanpa saya pasti berantakan semua’. Karena itu mereka sangat berorientasi pada hasil
• Tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu. Baginya tak ada istilah tidak mungkin
• Tak mudah menyerah, tak mudah pula mengalah

Kelebihan :
• Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif (Seorang Leader)
• Pengambil Keputusan
• Dinamis, aktif, sangat memerlukan perubahan, dan harus mengoreksi kesalahan
• Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/target
• Bebas dan mandiri
• Berani menghadapi tantangan dan masalah. ‘Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini’
• Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
• Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
• Membuat dan menentukan tujuan
• Terdorong oleh tantangan dan tantangan
• Tidak begitu perlu teman
• Mau memimpin dan mengorganisasi
• Biasanya benar dan punya visi ke depan
• Unggul dalam keadaan darurat



Kelemahan :
• Tidak sabaran dan cepat marah
• Senang memerintah
• Terlalu bergairah dan susah untuk santai
• Menyukai kontroversi dan pertengkaran
• Terlalu kaku dan kuat/keras
• Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
• Tidak suka yang sepele dan bertele-tele/terlalu rinci
• Sering membuat keputusan tergesa-gesa
• Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
• Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
• Workaholic
• Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
• Mungkin selalu benar tetapi kurang populer
• Banyak tuntutan pada orang lain

Melankolis

Ciri–ciri :
• Agak berseberangan dengan sanguinis
• Cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola
• Suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam
• Dalam sebuah pertemuan, orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankolis cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan. Jika diberi kesempatan berbicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali
• Orang melankolis selalu ingin serba sempurna
• Segala sesuatu ingin serba teratur dan suka kerapian



Kelebihan :
• Analitis, cermat, dan penuh pikiran
• Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal
• Artistik, musikal, dan kreatif (filsafat & puitis)
• Sensitif
• Mau mengorbankan diri dan idealis
• Standar tinggi dan perfeksionis
• Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi)
• Hemat
• Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan
• Kreatif (sering terlalu kreatif)
• Kalau sudah mulai, harus segera dituntaskan
• Berteman dengan hati-hati
• Puas di belakang layar, menghindari perhatian
• Mau mendengar keluhan, setia, dan mengabdi
• Sangat memperhatikan orang lain
• Menghindari perhatian

Kelemahan :
• Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)
• Mengingat yang negatif & pendendam
• Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
• Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan
• Tertekan pada situasi yang tidak sempurna dan berubah-ubah
• Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan
• Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan
• Hidup berdasarkan definisi
• Sulit bersosialisasi
• Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik yang menentang dirinya
• Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung merahasiakan)
• Rasa curiga yang besar (skeptis terhadap pujian)
• Memerlukan persetujuan dalam bertindak

Demikianlah pengetahuan tentang empat jenis kepribadian dasar manusia, tidak ada kepribadian yang benar-benar baik atau jahat, semuanya kembali pada diri Anda sendiri. Dengan mengetahui hal ini kita bisa tahu bagaimana harus bersikap kepada orang lain. Karakteristik dasar tidak bisa dirubah, karena memang begitu adanya sejak kita lahir. Yang bisa dilakukan hanyalah mencoba memperbaiki kekurangan dan mengendalikan yang ada pada diri kita, serta mengembangkan kelebihan dari kepribadian yang sudah kita miliki.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."