qi, chi, ki, prana, energi chi
Kekurangan Energi QiKekurangan Qi (Chi) merupakan indikasi bahwa energi tubuh kita tidak mengalir dengan baik karena gangguan fungsi organ/struktur tubuh. Baca terus untuk mengetahui gejala serta pengobatan untuk mengatasi kekurangan ini.

Dalam pengobatan tradisional Cina, Qi mengacu pada energi yang mengalir dalam tubuh kita. Tubuh kita membutuhkan energi ini untuk berbagai fungsi seperti bergerak, menjaga agar tidak mudah terserang penyakit, mencerna makanan, dan semua hal-hal yang dibutuhkan untuk bertahan hidup. Ada dua jenis Qi dalam tubuh kita, yaitu energi Qi internal dan energi Qi eksternal. Energi Qi internal diwarisi seseorang dari orang tuanya pada saat pembuahan. Disimpan dalam ginjal dan sangat membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan. Qi bawaan ini hanya dapat dilestarikan dan tidak pernah diisi ulang. Di sisi lain, energi Qi eksternal tergantung pada gaya hidup seseorang, jenis makanan yang dia makan dan udara yang ia hirup. Kualitas Qi eksternal dapat ditingkatkan dengan perubahan dalam kebiasaan makan seseorang, dengan berolahraga secara teratur, menjauhi stres, selalu berpikir/bersikap positif,  dan bisa juga dengan melakukan pernapasan.

Kekurangan Qi dalam tubuh menandakan bahwa salah satu atau beberapa organ atau struktur dalam tubuh kita tidak berfungsi dengan baik. Hal ini dapat mempengaruhi struktur tubuh dan organ. Sebagai contoh, paru-paru mungkin akan terpengaruh, menghasilkan gejala seperti sesak napas. Di bawah ini adalah daftar gejala yang diamati dalam tubuh karena kekurangan Qi, diikuti dengan perawatannya.

Gejala

  • Seseorang merasa lelah sepanjang waktu.
  • Pernapasan menjadi pendek.
  • Asupan makanan dari orang tersebut menurun drastis (nafsu makan hilang).
  • Sakit kepala, terutama setelah terlibat dalam aktivitas fisik yang berat adalah gejala umum yang diamati pada orang dengan defisiensi Qi.
  • Perubahan warna kulit pucat.
  • Ketidaknyamanan di daerah perut.
  • Gangguan pencernaan, kelebihan gas dan kembung.
  • Kelemahan umum dan kemalasan yang dialami oleh orang tersebut.
  • Lidah berwarna pucat dan denyut nadi lemah.

Ini menghasilkan gejala seperti pusing, susah mengingat, vertigo, berkeringat di malam hari, masalah pendengaran, kekeringan pada mulut, sakit punggung, perubahan warna urin, sembelit, kelelahan, sensasi mengambang, stres dan kecemasan. Salah satu ciri khasnya adalah gejala menjadi parah di pagi hari.

Pengobatan

Diet
Diet harus mencakup makanan seperti biji-bijian seperti gandum dan beras, buah-buahan seperti kurma, ceri, anggur dan buah ara, sayuran seperti kentang, ubi jalar, ubi dan labu, daging seperti ayam, angsa, daging sapi, herbal seperti licorice, suplemen seperti ginseng Cina, ganggang dan beberapa makanan lain seperti tahu dan sari tebu.

Untuk mengobati kekurangan ini, berbagai makanan harus dimasukkan dalam diet yang memberikan tubuh vitamin, mineral, flavonoid, karoten dan asam amino. Makanan khusus kesehatan ginjal berbentuk seperti blackberry, murbei dan blueberry, makanan laut seperti ikan, rumput laut dan udang, kacang-kacangan dan biji-bijian, produk hewani seperti daging, telur, keju, domba dan itik, sup sumsum tulang, sayuran yang berdaun hijau dan asparagus harus dimasukkan dalam diet. Ramuan Cina yang membantu dalam mengatasi kekurangan ini adalah akar Rehmannia, marshmallow, komfrey atau kompri dan Aloe Vera.

Selain itu, makanan seperti dedak gandum, asparagus, jamur, kubis, kacang polong, labu, kentang, tomat, ubi, apel, kurma, ceri, anggur, buah ara, tahu, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, tiram, kerang, ayam, daging sapi, bebek, hati, angsa dan domba, juga harus disertakan dalam diet.

Beberapa makanan yang harus dihindari adalah gula, makanan berminyak, makanan bertepung dan pemanis diproses. Asupan air harus ditingkatkan untuk memberikan kelembaban yang tepat untuk tubuh.



Olah Raga, Meditasi dan Doa
Menurut pengobatan Cina tradisional, untuk menjaga keseimbangan Qi yang tepat, penting untuk menjaga pikiran tetap tenang dan terkendali. Untuk mendapatkan hal ini, berolahraga teratur setiap hari, melakukan meditasi dan doa atau terapi pijat Cina.



Defisiensi energi Qi dapat disembuhkan dengan mengikuti perubahan tertentu dalam diet dan gaya hidup seseorang. Dengan membuat pilihan cerdas seperti kembali ke alam, makan makanan organik bukan junk food, tidur tepat waktu dan mengambil istirahat yang cukup, bersama dengan berolahraga setiap hari, dapat membantu dalam mengobati kekurangannya.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."