menstruasi, haid, kenaikan berat badan

Berat badan naik selama menstruasi seseorang adalah keluhan umum yang dialami wanita, tetapi penting untuk dicatat bahwa kenaikan berat badan adalah masalah sementara. Dengan langkah-langkah sederhana, Anda akan dapat mengatasi gejala.

Sejumlah perempuan menderita keluhan yang berbeda, baik sebelum dan selama menstruasi. Keluhan yang paling umum adalah kram perut, peningkatan berat badan, gelisah, nyeri punggung bagian atas dan bawah, nyeri kaki, dll. Bertambahnya berat badan bukan merupakan masalah yang sangat serius, karena tidak sulit untuk menyingkirkannya. Wanita yang pada rencana awalnya ingin menurunkan berat badan seringkali sangat khawatir tentang masalah ini. Lonjakan berat badan bisa berkisar antara 1 sampai 2 kg, namun, bisa saja mungkin sebanyak 5 kg juga. Bertambahnya berat badan ini bisa terjadi meskipun tidak membuat perubahan jadwal harian mereka.

Penyebab

Sekarang kita telah menerima fakta bahwa kenaikan berat badan adalah bagian dari PMS, kita perlu tahu apa yang menyebabkan kondisi ini. Setelah kita mengetahui penyebabnya, akan lebih mudah untuk mengambil langkah yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Retensi air
Kenaikan berat badan selama haid seseorang sering disebabkan retensi air. Retensi air juga dikenal sebagai retensi cairan atau edema. Hal ini biasanya disebabkan karena perubahan hormon, yang terjadi selama periode ini. Sejumlah perempuan dapat mengidentifikasi retensi air dengan mengalami kembung. Hal ini sering diamati saat sebelum dan selama menstruasi, perempuan biasanya memiliki masalah dengan buang air besar mereka. Hal ini juga menyebabkan retensi air. Ada penyebab lain dari retensi air, di antaranya, penurunan kadar progesteron dalam tubuh.

Kembung
Kembung selama menstruasi seringkali akibat akumulasi gas dalam usus. Hal ini dapat disebabkan oleh perubahan yang terjadi dalam tubuh dan tidak aktif sebelum dan selama siklus menstruasi. Kembung juga dapat menyebabkan kram menstruasi yang parah. Kembung bisa mengakibatkan sembelit, yang merupakan kondisi umum selama periode ini.

Terlalu banyak makan dan mengidam makanan
Kenaikan berat badan selama siklus menstruasi juga dapat disebabkan oleh makan berlebihan, yang terjadi karena otak tidak mendapatkan glukosa yang cukup untuk berfungsi secara efektif. Dalam kebanyakan kasus, kadar glukosa dalam tubuh menyusut selama menstruasi seseorang. Wanita cenderung makan berlebihan karena melonjaknya tingkat metabolisme. Biasanya, wanita mengkonsumsi sekitar 100 sampai 200 kalori lebih dari apa yang sering mereka konsumsi biasanya, terutama pada hari-hari ketika pendarahan berat. Kebanyakan wanita menyadari bahwa mereka memiliki hasrat makan sebelum dan selama periode haid mereka. Mengidam ini tidak bertahan untuk jangka waktu yang lama dan akan hilang dengan sendirinya.



Anjloknya Tingkat Magnesium
Hal ini sering terlihat, bahwa tingkat magnesium bersel merah rendah selama masa pra-menstruasi. Dalam hal ini ternyata mengarah ke produksi insulin yang rendah. Ketika kadar insulin dalam tubuh drop, mengidam gula timbul sebagai imbas dari otak masuk ke mode panik. Hal ini menyebabkan konsumsi gula berlebih dan kenaikan berat badan sebagai akibatnya.

Pengobatan

Tidak terlalu sulit untuk mengobati kenaikan berat badan. Perubahan kecil untuk diet seseorang dapat membantu dalam mengurangi masalah retensi air.



  • Anda perlu mengurangi asupan natrium Anda selama ini, yang berarti kurangi garam dan menghindari makanan kemasan. Menghindari natrium dapat mengurangi kemungkinan retensi air.
  • Jika kembung dan retensi air yang dialami, Anda mungkin ingin mencoba diuretik. Hal ini sebenarnya tidak dianjurkan, tetapi jika kembung adalah penyebab ketidaknyamanan Anda, Anda mungkin ingin mencoba solusi ini (berkonsultasilah dengan dokter/apoteker terlebih dahulu).
  • Minum air hangat yang dicampur dengan air jeruk nipis pagi hari membantu dalam mengurangi retensi air. Namun, garam tidak boleh ditambahkan ke dalam air.
  • Kalsium memainkan peran penting dalam mencegah dan menyembuhkan masalah retensi air. Pastikan asupan kalsium Anda sudah cukup. Wanita, yang mengikuti diet vegan, harus memperhatikan berapa banyak kalsium yang diambil – penelitian telah menunjukkan bahwa mereka sering kekurangan kalsium dalam diet mereka.
  • Hal ini umumnya diamati bahwa wanita menghindari olahraga sebelum siklus menstruasi mereka. Pada saat yang sama, mereka juga sangat aktif ketika mereka berada pada siklus haid, yang menyebabkan penambahan berat badan.
  • Meskipun Anda mungkin mengidam makanan, penting untuk memastikan Anda makan makanan yang sehat, bukan makanan cepat saji. Hindari makanan yang sarat dengan gula yang diproses.
  • Diet harus kaya akan karbohidrat kompleks, protein, dan serat.
  • Makanan kecil yang sehat secara berkala dan dalam jumlah yang memadai juga membantu dalam mengelola keinginan makan selama waktu ini.
  • Membatasi atau menghindari asupan kafein dan makanan yang mengandung alkohol sebelum dan selama periode.
    Menjaga diri agar tetap terhidrasi sangat diperlukan. Anda dapat memiliki buah dan jus sayuran (buatan sendiri), atau air kelapa hijau.
  • Mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi juga penting sebelum dimulainya siklus menstruasi seseorang dan selama periode itu, karena sebagian besar wanita merasa anemia dan cenderung untuk menjangkau semua makanan (biasanya junk food sasarannya).

Naiknya berat badan rata-rata selama periode menstruasi bisa saja antara 1 sampai 2 kg, seperti yang disebutkan sebelumnya. Namun, pada beberapa wanita, tidak akan ada kenaikan berat badan yang terlihat. Satu-satunya hal yang penting untuk diingat adalah bahwa Anda tidak harus merasa panik tanpa alasan, jika Anda perhatikan berat badan Anda mulai bertambah. Memahami bahwa hal itu adalah normal dan akan hilang setelah Anda selesai dengan siklus menstruasi Anda.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."