Jika tak ada kondisi yang mengharuskan ibu hamil menjalani operasi caesar, kebanyakan pasangan suami istri biasanya akan memilih persalinan normal. Salah satu alasannya adalah karena keuntungan yang didapat jika melahirkan secara normal.

persalinan normal, bersalin normal, melahirkan secara normal

Seperti diutarakan dr Hari Nugroho SpOG dari Departemen Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr Soetomo Surabaya, keuntungan melahirkan secara normal sangat banyak. Antara lain lebih sedikitnya kemungkinan perdarahan dan di kelahiran selanjutnya, makin besar kemungkinan untuk bersalin normal.



“Untuk bayi, paparan sistem kekebalan tubuh ibu di vagina terhadap jalan lahir membuat risiko bayi terkena alergi pun semakin rendahnya,” kata dr Hari.

Untuk si ibu, nyeri yang dirasakan setelah melahirkan juga hanya berlangsung sekitar beberapa jam saja. Berbeda jauh dengan operasi caesar di mana rasa nyeri yang dialami ibu bisa sampai berhari-hari bahkan berbulan-bulan.

Keuntungan Persalinan Secara Normal

Menurut dr Hari, untuk mengukur kemampuan ibu melahirkan, pada dasarnya ada tiga parameter yang harus dilihat yakni 3P, demikian dikatakan dr Hari. 3P adalah Power, Passage and Passenger. Power merupakan kekuatan kontraksi rahim dan kekuatan mengejan ibu saat pembukaan sudah lengkap.

Sedangkan passage adalah jalan lahir yang dievaluasi dengan pemeriksaan dalam yaitu memasukkan tangan ke dalam vagina. Setelah itu, ukuran panggul dalam, tengah dan luar diukur.

“Ukuran ini dibandingkan dengan ukuran normal dan tentunya dengan besar janinnya,” imbuh dr Hari.

Terakhir, dilihat parameter passenger yaitu janin yang dievaluasi dengan perabaan tangan atau menggunakan USG. Ayah satu anak ini menambahkan, meskipun kondisi 3P normal tapi posisi bayi tidak normal, maka ibu tidak bisa bersalin dengan prosedur normal.






About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."