latihan telepati, melatih telepati, berlatih telepati

Latihan Telepati Sederhana
Latihan Telepati bisa menjadi sangat menyenangkan dan penuh emosi. Seperti yang kita semua tahu, telepati mengacu pada pertukaran dan transfer informasi antara dua individu melalui saluran ekstrasensorik. Baca terus untuk mengetahui lebih banyak.

Rasulullah SAW pernah mengingatkan kepada kita, “Takutilah do’a (jeritan) orang yang teraniaya, karena do’a orang yang teraniaya itu di ijabah”. Keluhan atau jeritan orang yang teraniaya biasanya diikuti dengan emosi yang kuat, ini akan memancarkan sinyal telepati. Karena itu Rasulullah mengingatkan kita agar jangan sampai menzhalimi tetangga atau orang lain. Berlaku ramah dan santun terhadap tetangga sangat dianjurkan oleh Rasulullah. Kita juga dianjurkan untuk selalu memaafkan kesalahan orang lain. Karena kebencian, kemarahan yang disertai emosi yang kuat juga bisa memancarkan kekuatan telepati. Getaran telepati yang merusak ini disebut juga serangan mental. Untuk melindungi diri dari serangan ini Islam mengajarkan kita untuk selalu berlaku santun, jangan menyakiti hati orang lain. Disamping itu juga dianjurkan untuk membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas.

Apakah Sebenarnya Telepati itu?



Apakah pernah terjadi pada Anda bahwa Anda ketika sedang memikirkan seorang teman yang berada jauh dari Anda? dan pada saat itu juga, Anda tiba-tiba mendapat sms/telpon dari dia? Jika iya, saya tidak perlu memberitahu Anda tentang apa sebenarnya telepati itu, karena itu adalah yang sedang kita bicarakan ini. Telepati adalah komunikasi antara dua orang tanpa menggunakan salah satu dari lima indera. Ini adalah salah satu cabang utama penelitian parapsikologi, dan banyak penelitian telah dilakukan dan akan terus diteliti untuk memahami dan menguraikan fenomena ini. Para peneliti mengatakan bahwa jika Anda dapat menggunakan telepati, Anda dapat membaca pikiran dan informasi yang tersimpan dalam otak orang lain. Ini juga dapat disebut memiliki kemampuan psikis. Berikut ini adalah latihan telepati sederhana yang dapat Anda coba kembangkan untuk meningkatkan kemampuan telepati Anda.

Latihan Dasar Melakukan Telepati

1. Ambil sikap santai (boleh duduk atau bersila), tenang, dan kemudian tutup mata Anda, tarik nafas panjang dan keluarkan panjang.
2. Isi tubuh Anda dengan energi positif, dan rasakan energi itu masuk ke dalam tubuh Anda, seiring dengan masuknya nafas. Usahakan sampai mencapai gelombang alpha (khusyu’).
3. Cobalah berkonsentrasi selama beberapa saat pada bayangan pikiran yang hendak Anda kirimkan kepada seseorang, juga pikirkan bahwa Anda sangat ingin memproyeksikan pesan tersebut untuk seseorang yang Anda tuju dimanapun dia berada.
4. Kemudian konsentrasikan bahwa si penerima pesan Anda di beberapa tempat yang jauh dari Anda, bisa menerima pesan dari Anda. Dan, jangan lupa untuk memberikan segenap perasaan emosi Anda pada saat berkonsentrasi mengirimkan pesan itu.
5. Kekurangan dari nilai emosional (kedekatan antara Anda dan si penerima pesan) atau jika tanpa ada perasaan emosi kuat yang menyelubungi pesan, sering menyebabkan proses telepati menjadi gagal. Untuk itu sangat diperlukan berlatih konsentrasi menurunkan gelombang otak secara terus-menerus.



Kebanyakan para pemula gagal pada latihan awal ini, karena mereka belum terbiasa sehingga merasa tegang saat melakukan konsentrasi dengan sepenuh emosi jiwa. Ketegangannya biasanya dilihat dari bahasa tubuhnya, misalnya dari alis mata yang berkerut, mata yang dipejamkan sangat rapat, mengatupkan bibir rapat-rapat, atau terlihat dari otot-otot tubuhnya yang keras menegang saat mencoba berkonsentrasi. Rasa tegang seperti ini harus Anda hindari pada saat melakukan konsentrasi, santai saja.

Pada saat berlatih telepati, semua bagian tubuh dan pikiran haruslah rileks meskipun tetap konsentrasi dengan tingkat keheningan yang semakin dalam. Oleh sebab itu, sebelumnya Anda harus melatih diri untuk bisa rileks dan santai, meski dalam waktu bersamaan sedang melakukan konsentrasi pikiran. Dengan mencapai kondisi atau keadaan rileks dan santai secara fisik dan pikiran, maka Anda sebagai pengirim pesan telepati akan mendapatkan gambaran mental yang jelas, beserta perasaan emosi Anda di sana. Gambaran mental yang Anda ciptakan dengan jelas ini juga seiring dengan kemauan dan kemampuan Anda untuk melatih kekuatan imajinasi visualisasi Anda, sehingga Anda mampu membentuk dan menggambarkan pesan Anda sejelas mungkin, yang selanjutnya itu akan otomatis tersimpan di dalam pikiran bawah sadar Anda dan bisa Anda gunakan berulang-ulang.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."