kolagen, makanan kaya kolagenKolagen adalah protein berserat alami yang penting dalam menjaga kesehatan dan vitalitas jaringan ikat. Kolagen ditemukan pada hampir semua organ tubuh, termasuk tulang, kulit, tendon, ligamen, dan tulang rawan. Kolagen bekerja dengan elastin, protein struktural lain, untuk menjaga elastisitas jaringan ikat. Hal ini dihancurkan oleh proses inflamasi, dan disintesis dalam tubuh tergantung pada kelimpahan asam amino. Serat kolagen dapat mengambil manfaat dari dua asam amino lisin dan prolin, dan kehadiran kolagen mempromosikan nutrisi seperti vitamin C.

Asam Amino

Menurut Dr Howard Murad, seorang dokter kulit dan profesor klinis dermatologi di University of California di Los Angeles, produksi kolagen dalam jaringan ikat tubuh tergantung pada tingkat yang memadai dari asam amino. Ada sembilan asam amino esensial, yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh sendiri dan harus diperoleh melalui diet. Umumnya, dari sumber hewani seperti unggas, ikan, keju, susu, dan telur menyediakan semua sembilan asam amino esensial. Baca juga 7 Asam Amino yang Bisa Membantu Anda Menurunkan Berat Badan.

Lisin dan Prolin

Serat kolagen ini sebagian besar terdiri dari hidroksilin dan hidroksiprolin. Meskipun ada bukti yang cukup untuk menarik hubungan yang jelas antara makanan yang kaya lisin atau prolin dan kolagen sintesis, makanan tinggi asam amino ini dapat mendukung pembentukan kolagen. Lisin merupakan asam amino esensial dan harus diperoleh lewat makanan. Prolin, di sisi lain, adalah asam amino non-esensial yang dapat diproduksi di dalam tubuh. Sumber yang baik dari lisin termasuk daging tanpa lemak dan kacang-kacangan. Untuk sintesis kolagen optimal, tambahkan sumber makanan dari prolin seperti putih telur dan gandum.

Antosianidin



Buah yang kaya antosianidin bioflavonoid, menurut WHFoods, telah terbukti untuk menghubungkan serat kolagen dan mendukung matriks jaringan ikat. Antosianidin yang hadir dalam sumber makanan berwarna merah dan ungu seperti ceri, blueberry, blackberry dan raspberry. Menurut Michael T. Murray dalam bukunya, “Healing Foods,” antosianidin meningkatkan kadar vitamin C dalam sel, melindungi terhadap kerusakan akibat radikal bebas dan membantu mencegah kerusakan kolagen pada kulit dan jaringan ikat.

Nutrisi Pendukung

Menurut “Healing Foods,” nutrisi vitamin C dan tembaga tertentu sangat penting dalam produksi kolagen dan perbaikan jaringan. Makan makanan kaya vitamin C, seperti jeruk, nanas, kiwi, brokoli, selada air, paprika, melon, dan dandelion hijau. Mengenai tembaga, menurut Patrick Holford, penulis buku “The New Optimum Nutrition Bible,” persyaratan tembaga harian dipenuhi hanya dengan air yang telah melewati pipa minum yang terbuat dari tembaga.






About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."