Manfaat Kesehatan PepayaChristopher Columbus menyebut pepaya sebagai “Buah Malaikat”. Cari tahu semua manfaat kesehatan pepaya untuk kesehatan manusia dari artikel yang disajikan Bramardianto.com berikut.

Manfaat Pepaya, Manfaat Buah Pepaya, Khasiat Pepaya

Tanaman pepaya (Carica papaya) aslinya berasal dari daerah tropis Amerika. Ini pertama kali dibudidayakan di Meksiko, dan sekarang pembudidayaannya telah tersebar luas di hampir semua bagian tropis dunia. Dalam waktu tiga tahun dari perkebunan, tanaman pepaya mulai banyak buahnya siap dipanen. Meskipun, tanaman ini menghasilkan buah sepanjang tahun, maka sebagian besar dikonsumsi selama awal musim panas dan musim gugur. Carica papaya memiliki toleransi  rendah atau nol terhadap iklim dingin sehingga sebagian besar tumbuh di daerah tropis. Buah pepaya adalah buah berdaging manis yang memiliki rasa lembut mirip dengan blewah  dan kulitnya akan memiliki rona oranye kekuningan.

Bagaimana Manfaat Pepaya Meningkatkan Kesehatan Manusia

  1. Papain dan chymopapain adalah dua enzim penting dari buah pepaya. Enzim ini membantu dalam pencernaan protein dalam tubuh. Dari dua enzim tersebut, papain adalah yang paling melimpah dan paling aktif. Selain membantu proses pencernaan, enzim pepaya membantu mengobati edema, peradangan dan luka. Nutrisi antioksidan dalam buah seperti vitamin C, vitamin E dan beta-karoten juga membantu mengurangi gejala inflamasi. Itulah sebabnya buah ini bermanfaat bagi penderita asma, osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Enzim papain dan chymopapain juga mencegah bekas luka deformasi kornea, dan membantu dalam mengobati sengatan serangga. Perhatikan bahwa enzim ini secara bertahap menghilang karena buah matang. Jadi dalam rangka untuk memanfaatkan keuntungannya, petik buahnya ketika masih setengah matang.
  2. Biji dari buah pepaya dapat membantu mencegah infeksi E. coli, Salmonella dan Staphylococcus, dan penyakit ginjal tertentu. Ekstrak dari biji pepaya juga dikenal untuk membantu dalam mendetoksifikasi liver dan menyingkirkan parasit usus.
  3. Mengingat pepaya merupakan makanan kaya serat, dapat bertindak sebagai obat alami untuk masalah pencernaan yang umum seperti sembelit. Bahan aktif dalam buah membantu menyingkirkan racun dari tubuh termasuk saluran pencernaan.
  4. Degenerasi makula adalah penyakit yang berhubungan dengan usia dan merupakan penyebab utama kehilangan penglihatan pada orang dewasa yang lebih tua. Menurut penelitian, menambahkan pepaya untuk diet dapat memberikan banyak manfaat dalam mengurangi risiko penyakit mata ini.
  5. Infeksi usus besar dapat diatasi dengan minum jus pepaya. Manfaat kesehatan lainnya termasuk mengelola mual termasuk mabuk dan menghasilkan efek tonik pada lambung dan usus. Memasukkan pepaya sebagai bagian penting dari diet dapat membantu mengurangi risiko kanker usus besar, berkat kandungan buah ini folat, vitamin C, beta-karoten dan vitamin E.
  6. Pepaya mengandung L-arginin, suatu enzim yang membantu mengobati kondisi disfungsi ereksi. Oksida nitrat adalah bahan kimia yang dilepaskan dalam tubuh sebagai respon terhadap stimulus seksual. Kimia ini melemaskan otot-otot penis yang dinyatakan tercekat, dan melebarkan pembuluh darah di penis. Hal ini meningkatkan sirkulasi darah dan menyebabkan ereksi. Jadi, L-arginin tidak lain adalah,  enzim yang meningkatkan kemampuan tubuh untuk memproduksi oksida nitrat dengan demikian dapat mempermudah ereksi.
  7. Pepaya menguntungkan tubuh dengan menurunkan kadar kolesterol dan mencegah kondisi seperti aterosklerosis dan penyakit jantung diabetes. Selain ini, kekayaan pepaya dalam vitamin A membantu mencegah masalah paru-paru. Orang-orang yang rentan terhadap kanker paru-paru harus mempertimbangkan menambahkan buah ini untuk diet sehari-hari mereka.
  8. Salah satu penyebab utama stroke adalah oksidasi kolesterol. Ketika kolesterol mengoksidasi, mulai terakumulasi di dinding pembuluh darah dalam tubuh. Akumulasi ini dapat membentuk plak yang bisa memotong suplai darah ke otak dan menyebabkan stroke. Sebagaimana pepaya kaya akan antioksidan, buah ini dapat melakukan banyak hal dalam menjaga kolesterol dari semakin teroksidasi.
  9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah satu lagi manfaat lain dari memiliki pepaya. Nutrisi seperti vitamin C dan vitamin A dalam buah memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menjaga Anda dari penyakit dan infeksi berulang seperti pilek dan flu.

Untuk menyimpulkan, pria yang mengambil pepaya seiring dengan teh hijau secara rutin, kurang rentan terhadap kanker prostat daripada yang tidak mengkonsumsi. Dengan begitu banyak manfaat yang disediakan, pepaya harus menjadi bahan utama untuk diet sehat harian Anda.





Disclaimer : Meskipun banyak bukti anekdotal menunjukkan bahwa pepaya efektif terhadap mengobati masalah kesehatan seperti yang disebutkan di atas, mereka tidak memiliki uji klinis yang memadai, terorganisir atau rekomendasi. Karena itu, informasi yang diberikan di atas tidak boleh digunakan untuk menggantikan nasihat profesional medis.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."