Menangani Stres Dalam Suatu HubunganHubungan bisa membuat stres jika Anda membiarkan mereka berlarut-larut. Penanganan stres dalam suatu hubungan dapat mengambil imbas pada kesehatan dan kesejahteraan dari orang lain yang terlibat.

stres, mengatasi stres, menangani stres, stres pada hubunganSebuah hubungan pada dasarnya dibangun dari sebuah persahabatan. Ini memberikan kita dengan rasa pemenuhan, dukungan, dan kepuasan. Untuk berada dalam suatu hubungan yang awet adalah selalu bisa memiliki kemampuan untuk memahami seseorang. Namun, suatu ketika suatu hubungan menjadi kacau satu sama lain, maka hubungan menjadi terhambat/miskomunikasi. Kita terlibat dalam beberapa hubungan pada saat yang sama. Kita semua pergi melalui fase/tahap, dimana melewati setiap perubahan seiring waktu berjalan. Ada saat dimana ketika kita tidak siap menerima perubahan perspektif terhadap hubungan, tekanan/stres mulai menghinggapi. Stres dalam suatu hubungan mengacaukan jalan berpikir jernih dan menghalangi kemampuan untuk berpikir dengan logika. Ambil beberapa tips untuk menangani stres dalam suatu hubungan, agar Anda bisa menghadapinya dengan kekuatan baru.

Cara untuk Menangani Stres dalam Hubungan

Menerima dan Menganalisis
Stres dalam suatu hubungan seringkali diabaikan, bersembunyi di bawah masalah lainnya. Langkah pertama menuju penanganan stres dalam suatu hubungan adalah dengan menerima hal tertentu yang mengganggu Anda, dan itu perlu diperbaiki. Memiliki sikap acuh tak acuh terhadap hubungan adalah kekeliruan terbesar orang. Menganalisis penyebab stres dalam suatu hubungan, catat dalam buku harian dan tulislah selalu. Ini akan membantu Anda untuk mengamati pola perubahan dalam suatu hubungan.

Bicarakan Baik-Baik
Berbicara tentang masalah Anda dalam suatu hubungan adalah cara terbaik untuk menghilangkan stres. Berbagi pikiran dan perasaan adalah cara bagus menyingkirkan ketegangan sehari-hari. Stres dalam sebuah hubungan adalah hasil dari stres di tempat kerja, rumah, atau berbagai masalah kehidupan di daerah lain. Ketika rasa frustrasi ditemukan di tempat lain maka akan mudah terbawa di dalam suasana rumah, dengan orang yang berkumpul bersama. Misalnya, seorang ibu yang mungkin bekerja terlalu sibuk sampai-sampai tidak mempedulikan kegiatan belajar anaknya, yang kemungkinan akan menyebabkan kesenjangan emosional antara keduanya. Dalam kasus tersebut, salah satu kebutuhan untuk menemukan waktu hanyalah duduk dan membicarakannya dengan orang-orang di sekitar Anda.

Mengubah Sikap Anda
Diskusi berubah menjadi perdebatan dan diikuti suasana hening selalu ditemui setiap waktu. Tanggapan keras terhadap anggota keluarga dan orang yang dicintai menambah stres yang ada. Jika Anda mau mengubah sikap Anda sedikit ke arah orang-orang atau netral, situasi akan menjadi lebih baik. Dengan demikian, untuk menjauhkan stres, yang terbaik hanyalah dengan mengubah reaksi dan sikap Anda. Misalnya, seorang anak yang memberontak terhadap pendidikan yang Anda terapkan. Sebagai orang tua, penting bagi Anda memahami fase ini, karena yang pasti Anda temui itu ada pada titik tertentu dalam hidup Anda dahulu. Jadilah cahaya penuntun dengan selalu memberi contoh perbuatan atau teladan baik.



Perspektif Baru
Gaya hidup sibuk dan tekanan hidup menyebabkan pola pikir menjadi keruh. Pasangan yang telah menikah biasanya melewati fase ini dalam 3-5 tahun menikah dan mulai memikirkan semua pikiran negatif berlebihan. Misalnya, jam kerja yang panjang membuat keretakan dalam hubungan, menyebabkan salah satu dari pasangan lebih menghabiskan banyak waktu di luar rumah. Hal ini dapat menyebabkan perselingkuhan emosional dan kecurangan. Dalam kasus tersebut, pasangan akhirnya memilih jalan yang seharusnya tidak terjadi seperti perceraian, dan bukannya berjuang menyelesaikan mencari jalan keluar.

Menyudahi hubungan hanya karena hidup penuh masalah adalah pilihan terbodoh. Menangani stres dalam suatu hubungan adalah bagian dari proses pendewasaan dalam suatu hubungan. Kebosanan adalah salah satu ciri kestabilan hubungan yang memerlukan pribadi dewasa dan berani. Ini mengajarkan Anda untuk menjadi pribadi yang lebih bersabar, penuh kasih, dan mampu memberikan kepedulian ekstra.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."