Bagikan :

dimensi lima, lima dimensidimensi lima, lima dimensiMengarungi Kesadaran Dimensi KelimaKita hidup melintasi waktu dimana manusia mengalami pergeseran ke kesadaran yang lebih tinggi. Kita mulai bergeser dari kesadaran dimensi 3 ke dimensi 5. Berikut ini adalah apa saja yang mungkin akan Anda alami setelah mencapai kesadaran dimensi 5 dan seterusnya.

Jika ruang adalah kombinasi dari 3 dimensi linear yaitu panjang, lebar, dan tinggi, dan waktu merupakan dimensi radial maka cahaya adalah dimensi arah yang menggerakkan keempat dimensi sebelumnya. Cahaya melingkupi dan menghidupi keempat dimensi yang ada. Cahaya adalah penggerak kehidupan. Tanpa cahaya, gerak kehidupan akan terhenti. Ketiadaan cahaya membuat keberadaan sesuatu menjadi tak berarti. Dimensi keempat adalah waktu, dan dimensi kelima adalah cahaya. Alasan sederhananya adalah, cahaya tidak terikat oleh ruang dan waktu. Kecepatan gerak dan kadar cahaya bisa diukur, efek dan refleksinya bisa dirasakan, tapi adakah yang bisa mengukur batas-batasnya?

Dimensi waktu manusia hanyalah berdasarkan rotasi bumi terhadap matahari. Sedangkan cahaya adalah sesuatu yang lebih jauh daripada sekedar hubungan antara sebuah planet dengan bintang yang menjadi porosnya. Dapatkah ruang dan waktu itu diukur tanpa adanya sebuah dimensi yang bernama cahaya?. Dapatkah seseorang menghitung dan mengamati pergerakan benda-benda dalam keadaan gelap gulita? Dapatkah sesuatu dikatakan ada, jika batas-batasnya pun tidak kita ketahui dengan pasti?

Cahaya, selain merupakan tanda kebesaran Sang Pencipta untuk memperlihatkan KekuasaanNya, kekuasaan yang Maha Ada, Cahaya juga adalah kendaaran bagi Kebenaran yang bersumber dariNya. Manusia tanpa setitikpun cahaya dalam hatinya takkan mampu melihat kebenaran yang berada tepat di depan matanya.

Mencapai Kesadaran Dimensi Lima

Ketika seseorang sudah mencapai kesadaran dimensi 5, mereka akan mengalami keadaan yang damai, kebahagiaan, cinta kasih, dan sukacita secara penuh. Tidak ada usaha keras yang diperlukan untuk tetap pada keadaan ini. Ini terjadi secara alami dan secara otomatis. Semua energi negatif secara otomatis disaring.

Selain secara otomatis dalam keadaan damai, kebahagiaan, cinta, dan sukacita, orang-orang yang telah mencapai kesadaran dimensi 5 mulai secara otomatis melihat diri mereka sendiri di semua makhluk, apakah itu manusia atau hewan. Mereka juga mulai secara otomatis merasakan kasih untuk semua orang.

Selanjutnya, tidak ada lagi pikiran negatif mengalir ke dalam pikiran seseorang yang telah mencapai kesadaran dimensi 5. Bahkan, semua pikiran negatif secara otomatis dikeluarkan dari pikiran mereka. Pikiran juga secara otomatis tenang tanpa banyak dipengaruhi banyak hal yang mengalir ke dalam pikiran 3 dimensi. Bahkan, tidak banyak pikiran yang masuk setelah mencapai kesadaran dimensi 5 kecuali pikiran yang diperlukan saja.

Ketika seseorang mencapai kesadaran dimensi 5, persepsi mereka tentang waktu akan melambat jauh. Waktu di jam dinding mungkin tampak lewat lebih cepat, tetapi pikiran tidak merasa bahwa sangat banyak waktu telah berlalu. Ini mungkin bisa dibandingkan ketika seseorang mengalami kematian fisik. Selama kematian fisik, seseorang transisi dari kesadaran dimensi 3 (ruang) ke dimensi kesadaran 4 (waktu). Persepsi kita tentang melambatnya waktu karena kita transisi dari kesadaran dimensi 3 ke dimensi kesadaran 4 selama kematian fisik. Inilah sebabnya, mengapa waktu tidak terasa berlalu di alam roh (dimensi 5), sementara kita merasakan banyak waktu telah berlalu di dimensi 3.



Mereka yang pernah punya pengalaman dekat dengan kematian ((Near Death Experience) akibat kecelakaan atau hampir kecelakaan, mungkin telah menyadari, bahwa pikiran mereka mulai bergerak lebih lambat dalam situasi ini juga. Semuanya tampaknya terjadi dalam gerakan lambat. Jiwa bersiap-siap untuk transisi dari kesadaran dimensi 3 ke dimensi kesadaran 4 dalam situasi ini sehingga orang tersebut dapat keluar melalui portal kematian. Oleh karena itu, persepsi mereka tentang waktu melambat. Kadang-kadang rencana Tuhan untuk kehidupan seseorang seketika dapat berubah, dan mereka secara ajaib lolos dari bahaya pada detik terakhir.

Jika seseorang menggunakan metode Self-Hypnosis, dzikir, atau meditasi, juga mungkin merasakan seolah-olah tidak banyak waktu berlalu, tetapi jam di dinding, menunjukkan waktu telah berlalu cepat. Sekali lagi, dalam kasus ini, pikiran berpindah di luar 3 dimensi. Fenomena yang sama terjadi saat kita secara fisik hidup dalam tubuh 3 dimensi di Bumi 3 dimensi ini, dan jika vibrasi energi kita bertambah, maka kita akan naik ke kesadaran dimensi 5. Persepsi kita tentang waktu sudah pasti melambat.

Ketika seseorang mencapai kesadaran dimensi 5, mereka hanya hidup di saat ini tanpa mengacu ke masa lalu. Mereka dapat mengakses kenangan masa lalu jika diperlukan saja, bagaimanapun, seseorang yang telah mencapai kesadaran dimensi 5 sudah tidak tinggal di masa lalu. Pikiran mereka secara otomatis fokus pada saat ini.

Karena orang yang telah mencapai kesadaran dimensi 5 secara otomatis hidup pada saat ini, mereka juga tidak memikirkan masa depan yang berarti bahwa mereka tidak memiliki kekhawatiran di pikiran mereka tentang masa depan. Mereka hanya hidup dari momen ke momen dan dari satu acara ke acara berikutnya.

Seseorang yang telah mencapai kesadaran dimensi 5 juga mengalami peningkatan kemampuan psikis dan intuitif. Mereka mungkin akan mengalami salah satu dari berikut : Clairvoyance (melihat melampaui dimensi 3), Clairaudience (pendengaran melampaui dimensi 3), Clairsentience (merasakan melampaui dimensi 3), Clairgustance (mencicipi melampaui dimensi 3), Clairalience (membaui melampaui dimensi 3), Clairempathy (mampu merasakan apa yang orang lain rasakan), Claircognizance (ilmu laduni, menerima informasi dari sumber yang tidak diketahui ke dalam pikiran mereka secara otomatis dari sumber yang tidak diketahui.), Telepati, firasat, ESP (Extra Sensory Perception), Ramalan, membelah kesadaran, Telekinesis (menggerakkan benda tanpa menyentuh mereka secara fisik dan tanpa bermaksud untuk memindahkan), psikokinesis (menggerakkan benda fisik tanpa menyentuh secara fisik ketika berniat untuk memindahkan), Psikometri (menyentuh sebuah benda dan mampu merasakan energi yang telah diserap oleh objek), dan fenomena psikis lainnya.

Seseorang yang telah mencapai kesadaran dimensi 5 juga dapat beralih dari keadaan pikiran dilandasi oleh keyakinan, ke keadaan pikiran berdasarkan pengetahuan intuitif. Pengetahuan intuitif melampaui sistem keyakinan seseorang. Ini adalah pengetahuan batin.

Demikian pula, orang dapat juga secara otomatis tahu apakah informasi itu benar atau salah berdasarkan pada bagaimana energi informasi itu beresonansi, seperti segala sesuatu yang ada hanyalah energi. Tidak ada dalam eksistensi yang bukan energi. Bahkan pikiran kita adalah energi.



Manifestasi juga lebih mudah ketika seseorang mencapai kesadaran dimensi 5. Tidak perlu meditasi, visualisasi, ritual, membuang banyak energi kedalam pernyataan niat, maupun fokus pada pengetahuan tentang Hukum Tarik Menarik. Hanya, pemikiran sederhana tentang apa yang diinginkan untuk menjadi kenyataan, lalu pasrahkan. Karena semuanya hanya disinkronkan saja sehingga apa yang kita butuhkan akan datang persis kapan dan dimana kita membutuhkannya.

Hidup pada dimensi kelima memang momen yang sangat menarik dimana kita hidup di dalam Bumi 3 dimensi. Kita menuju ke keadaan eksistensi yang bebas dari disonansi dan pembatasan dari dimensi 3.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."