Bagikan :

Konsumsi berlebihan minuman berenergi dapat memicu kematian akibat serangan jantung mendadak pada remaja, meskipun dinyatakan dengan kondisi sehat, sebuah studi baru memperingatkan bahayanya.

minuman energi, minuman berenergiStudi yang dipublikasikan dalam Canadian Journal of Cardiology memfokuskan pada bagaimana pemasaran minuman ini sebagai sarana untuk menghilangkan kelelahan, meningkatkan kinerja fisik dan stamina yang mungkin mengabaikan bahaya.

“Karena konsumsi minuman energi terus meningkat dari waktu ke waktu, dokter disarankan untuk menanyakan pasien remaja apakah mereka mengkonsumsi minuman energi, untuk menyadari gejala akibat dari minuman energi berlebihan, dan mendiskusikan bahaya minuman energi saja, dan apabila dioplos dengan alkohol,” jelas memimpin peneliti Fabian Sanchis-Gomar dari Research Institute of Hospital 12 de Octubre, Spanyol.

Bagi orang-orang dengan riwayat penyakit jantung yang mendasarinya, risiko memicu sindrom kematian mendadak aritmik, atau aritmia lainnya bisa sangat signifikan, para peneliti mencatat hal ini.



Bahkan fibrilasi atrium (AF), biasanya jarang ditemukan pada anak-anak tanpa penyakit jantung struktural, telah diamati pada anak laki-laki remaja 13 tahun selama sesi latihan sepak bola setelah mekonsumsi minuman energi, penelitian menunjukkan.



Para peneliti, menambahkan bahwa seseorang dapat mengambil (250 ml) dari minuman energi per hari yang aman bagi sebagian besar remaja yang sehat.

Namun konsumsi minuman energi sebelum atau selama latihan olahraga harus dihindari. Remaja dengan kondisi medis yang terkait secara klinis mendasari harus berkonsultasi dengan ahli jantung sebelum minum minuman energi.

Minuman ini sering mengandung jumlah tinggi kafein. Namun, tiap kemasan dapat berisi kafein yang “disamarkan”, dalam bentuk guarana, misalnya, yang berasal dari tanaman Brasil dan identik dengan kafein yang ditemukan dalam biji kopi, tapi konsesntrasinya dua kali lipat.

Penambahan guarana dan zat-zat lain seperti ginseng dan taurin dalam jumlah variabel dapat menghasilkan interaksi yang tidak bisa dipastikan, para peneliti menambahkan.

Meskipun kafein banyak digunakan dan umumnya dianggap aman, efek samping yang serius telah dilaporkan, terutama bila dikonsumsi dalam dosis yang lebih besar.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."