merokok, pengaruh rokok, efek rokok

Pengaruh Merokok pada Kulit
Merokok mempengaruhi keadaan mental, hal itu mempengaruhi lingkungan, dan juga mempengaruhi kulit pecandu. Cari tahu selengkapnya efek dari merokok pada kulit.

Merokok berlebihan membuat orang rentan terhadap berbagai penyakit fatal seperti kanker paru-paru, kerongkongan, arteri koroner dan penyakit jantung, bronkitis kronis, dan lain-lain Merokok juga memang membahayakan kulit perokok, dan menunjukkan banyak tanda-tanda di wajah. Fakta bahwa ada istilah ‘wajah perokok’ dalam kamus medis, menjelaskan gravitasi efek ini. Istilah wajah perokok ini diciptakan oleh Dr Douglas Model pada tahun 1985. Setelah bertahun-tahun melakukan penelitian, Dr. Douglas mampu mengidentifikasi perokok dari sekelompok orang, hanya dengan mengamati penampilan orang tersebut. Anda sekarang dapat dengan sangat baik membayangkan keseriusan dari efek rokok. Sekarang mari kita membahas efek rokok secara lebih rinci.

Merokok dan Pengaruhnya pada Kulit

Asap dari rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia berbahaya. Berbagai bahan kimia berbahaya yang hadir dalam jumlah tinggi, nikotin, amonia, piridin, karbol, lutidine, dan arsen. Asap juga mengandung gas beracun karbon monoksida. Karbon monoksida akan diserap dalam aliran darah dengan cepat, dan pada akhirnya menghancurkan molekul oksigen dalam darah. Sehingga kulit akan kekurangan oksigen, dan akan diracuni dengan karbon monoksida, yang juga merupakan racun yang lambat.

Nikotin menumpuk di arteri darah yang memasok darah ke sel-sel kulit. Hal ini akan menurunkan pasokan oksigen ke kulit. Berkurangnya pasokan oksigen dan vitamin penting lainnya pada kulit menimbulkan banyak masalah kulit, terutama keriput dan tanda-tanda penuaan kulit.

Tanda Penuaan Kulit : Merokok menyebabkan penuaan dini pada kulit. Keriput, garis-garis halus, tenggelamnya pipi dan mata, adalah tanda-tanda umum dari penuaan kulit. Semua efek ini pada kulit terlihat karena kulit kekurangan nutrisi penting dan vitamin yang membantu dalam menjaga kulit tampak segar. Hal ini juga menyebabkan penipisan kulit. Kurangnya pasokan vitamin C mengendurkan kulit karena kurangnya elastisitas. Kekurangan vitamin C dalam tubuh akhirnya menyebabkan kurang produksi kolagen. Kolagen adalah antioksidan kuat yang membuat tanda-tanda penuaan kulit menjauh. Kurangnya kolagen dalam tubuh juga menimbulkan lingkaran hitam di bawah mata.

Tekstur kulit dan warna : Tekstur kulit perokok umumnya berwarna pucat atau keabu-abuan. Kulit juga mengembangkan bintik-bintik berubah warna karena bahan kimia dalam asap. Keriput di sekitar mata juga terlihat pada perokok, bersama dengan garis-garis halus dan kerutan di sekitar mulut. Ini juga dikatakan menjadi alasan untuk timbulnya garis-garis halus di sekitar mulut. Jika Anda seorang perokok dan belum melihat tanda-tanda ini, akan terlihat jelas bahwa tanda-tanda ini berkembang setelah beberapa tahun.

Namun efek ini harus benar-benar disadari untuk semua perokok, terutama perempuan. Siapa yang ingin terlihat berumur di usia muda? Perokok merugikan diri mereka sendiri. Ini adalah efek rokok yang terlihat pada kulit. Selain efek ini, merokok juga meningkatkan risiko penyakit seperti psoriasis dan karsinoma basal. Hal ini juga memperlambat pemulihan luka.





Kebiasaan merokok sulit untuk berhenti, tapi tentu mungkin. Apakah Anda hanya melihat bahwa Anda telah mulai mengembangkan tanda-tanda penuaan kulit, karena kebiasaan merokok Anda? Mengambil upaya untuk berhenti merokok, dan penuhi diet Anda dengan makanan yang kaya vitamin, dan suplemen untuk mengimbangi kerusakan yang dilakukan oleh asap. Anda dapat menggunakan obat perawatan kulit herbal untuk melindungi kulit dari kerusakan. Berhenti merokok akan membuat Anda merasa jauh lebih baik dan bahagia. Anda pasti tidak ingin melihat diri Anda terlihat seperti berusia empat puluh tahun ketika Anda dua puluh lima tahun, kan?




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."