botak, kebotakan, botak usia muda, penyebab kebotakan
Penyebab Kebotakan pada Usia Muda – Rambut adalah mahkota yang bukan hanya berlaku bagi wanita saja, tapi juga bagi pria, terutama yang masih berusia muda. Pasalnya, gaya rambut sudah menjadi bagian dari fashion zaman sekarang.

Namun kebebasan mengatur gaya rambut terancam karena kebotakan. Ya, kebotakan pun sudah dapat terjadi ketika pria masih muda. Berikut berbagai penyebab kebotakan ketika masih muda.

Faktor Penyebab Kebotakan di Usia Muda



1. Stres

Stres dapat menyebabkan kebotakan dialami laki-laki pada usia muda. Tingkat stres masyarakat perkotaan saat ini yang cukup tinggi membuat semakin besar juga jumlah laki-laki di usia muda yang mengalami kebotakan.

Jika Anda berada di bawah stres kronis maka hal ini akan mengacaukan sekaligus menyebabkan ketidakseimbangan pada hormon-hormon Anda yang pada akhirnya mengakibatkan penipisan rambut.

2. Kurang Nutrisi

Hubungan antara makanan dan rambut cukup sederhana. Rambut terdiri dari protein yang disebut keratin, sehingga sangat penting menyertakan protein yang cukup dalam menu makan sehari-hari.

Kurang asupan protein membuat tubuh menyimpan protein yang tersedia untuk keperluan lain sehingga membuat rambut kehilangan nutrisinya. Dianjurkan untuk mengonsumsi sayur bayam, almond, walnut, tahu dan susu. Konsumsi teh hijau juga efektif karena dapat menghalangi timbulnya hormon dihidrotestosteron (DHT), yaitu hormon yang menyebabkan rambut rontok.

3. Merokok dan minuman alkohol

Nikotin yang dikandung oleh rokok diketahui dapat mempersempit pembuluh darah, sehingga mengurangi pertumbuhan rambut dan mengurangi nutrisi untuk rambut.

Sementara alkohol diketahui menyerap zat besi di dalam tubuh dan menghambat penyerapan zinc. Alkohol juga menyebabkan dehidrasi dan menghalangi tubuh menyerap nutrisi penting. Karena seperempat rambut mengandung air, alkohol yang berlebihan akan selalu membuatnya rapuh.

4. Gravitasi

Dr Emin Tuncay Ustuner, seorang ahli bedah plastik di Turki meyakini bahwa gravitasi merupakan penyebab kebotakan pada pria. Teori yang ia yakini juga menjelaskan mengapa para pria lebih banyak mengalami jenis kebotakan berpola sebagai akibat dari kerontokan rambut.

Pria muda memiliki kulit kepala yang dilapisi oleh lemak. Lapisan ini membuatnya tetap lembab sehingga membantu akar rambut untuk menahan efek gravitasi.

Seiring dengan bertambahnya usia, lapisan ini pun menipis dan tekanan pada akar rambut meningkat. Tarikan gaya gravitasi semakin membuat akar rambut kewalahan untuk menahan rambut, dan akhirnya terjadi kerontokan.

5. Gejala Penyakit

Kebotakan memang merupaka gejala penyakit, salah satunya adalah penyakit Lou Gehrig atau dikenal sebagai Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS). Hal ini dibuktikan oleh penelitian dari Harvard School of Public Health.

ALS adalah penyakit pada sel-sel saraf di otak dan sumsum tulang belakang yang mengontrol gerakan otot. Gejala awal kondisi biasanya termasuk kelemahan dan otot yang menyusut. Seiring kondisi ini terus berlanjut, pasien biasanya akan mengalami masalah gerakan dan akhirnya bahkan tidak bisa bernapas sendiri.



Salah satu mekanisme yang mungkin menghubungkan antara ALS dan kebotakan dini melibatkan protein yang disebut reseptor androgen, yaitu protein yang mengatur hormon testosteron dan telah terbukti berhubungan dengan peningkatan risiko botak dini.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."