probiotik, probiotik selama kehamilan

Probiotik dan KehamilanProbiotik adalah bakteri yang membantu menjaga flora alami dari usus. Artikel berikut memberikan informasi tentang penggunaan probiotik selama kehamilan.

Probiotik adalah mikroorganisme hidup, yang juga dikenal sebagai bakteri baik. Mereka seperti bakteri yang secara alami hadir dalam usus manusia. Kefir dan yogurt merupakan sumber yang baik dari probiotik alami. Probiotik ditemukan oleh Elie Metchnikoff, seorang ahli mikrobiologi Rusia, pemenang Penghargaan Nobel dalam bidang Fisiologi atau Kedokteran. Mereka merangsang pertumbuhan dan memberi banyak manfaat kesehatan.

Pentingnya mengintegrasikan bakteri penghasil asam laktat dalam diet ini sedang dipelajari di seluruh dunia, dan Pusat Nasional untuk Pelengkap dan Pengobatan Alternatif (NCCAM) telah mengumumkan banyak manfaat kesehatan dari bakteri ini. Bahkan, bakteri menguntungkan yang digunakan sejak berabad-abad, dalam makanan dan fermentasi alkohol.Karena bakteri ini mendorong pertumbuhan, mereka disebut ‘probiotik’, berbeda dengan ‘antibiotik’ yang seharusnya untuk menghambat pertumbuhan bakteri.

Diketahui bahwa mengganti bakteri berbahaya dalam flora usus dengan yang menguntungkan adalah sangatlah mungkin. Flora usus adalah istilah yang digunakan untuk jutaan mikroorganisme yang biasanya hidup dalam sistem pencernaan manusia dan hewan. Dari jumlah tersebut, bakteri baik terutama membantu mengurangi perbanyakan bakteri berbahaya atau patogen dan menjaga keseimbangan. Jenis yang paling umum digunakan adalah Lactobacillus dan Bifidobacterium. Ini banyak dikonsumsi karena mereka memperkuat sistem kekebalan Anda. Oleh karena itu, konsumsi probiotik selama kehamilan dianggap aman.

Manfaat Kesehatan

Seperti disebutkan diatas, probiotik mempromosikan pencernaan yang sehat dan sistem kekebalan tubuh. Mereka berperan besar untuk mengatasi sindrom iritasi usus, penyakit Crohn, infeksi saluran kemih, dan alergi.

Menurut penelitian terbaru, jika mereka dikonsumsi oleh wanita selama trimester pertama kehamilan, maka ada kemungkinan lebih kecil untuk mengalami masalah yang berkaitan dengan obesitas setelah melahirkan.



Seorang wanita hamil biasanya mengalami stres, dan banyak perubahan hormonal dapat diamati selama kehamilan. Semua ini dapat menyebabkan sistem pencernaan bermasalah, sehingga memicu sembelit, diare, mulas, atau ketidaknyamanan. Probiotik, mampu menstabilkan sistem pencernaan, menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya. Mereka meningkatkan resistensi terhadap infeksi tertentu dan bakteri penyebab penyakit.

Efek Samping

Bakteri baik yang hadir dalam produk susu yang difermentasi seperti yogurt, keju, susu, krim asam, kefir, minuman susu tempe, dan kecap juga mengandung probiotik. Berbagai suplemen diet juga tersedia di pasar. Tapi, suplemen probiotik yang direkomendasikan oleh dokter hanya boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Dosis yang salah dapat menyebabkan perut kembung, kelebihan gas, diare, dan sakit perut. Ada kemungkinan peningkatan pengembangan infeksi dan ruam, yang mungkin memerlukan perhatian medis yang segera. Konsumsi probiotik berlebihan dapat mengganggu proses metabolisme dan respon autoimun tubuh.



Seseorang juga harus mencatat bahwa pengisian flora usus alami setiap hari adalah penting karena antibiotik, stres, polusi, bahan kimia, dan obat yang diresepkan dapat menghancurkan mereka. Kadang-kadang, bakteri mati oleh asam lambung, dan tidak ada manfaat yang mungkin diperoleh dari mereka. Mengingat segala kemungkinan ini, disarankan bahwa seseorang harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi salah satu suplemen ini. Jika ada gejala serius yang terjadi setelah mengambil suplemen probiotik, maka seseorang harus mencari bantuan medis segera.

Disclaimer : Artikel ini adalah untuk tujuan informatif saja, dan tidak boleh digunakan sebagai acuan untuk menggantikan saran ahli medis.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."