Bagikan :

kanker usus besar, gejala kanker usus besar, pengertian kanker usus besar, tanda tanda kanker usus besar, gejala kanker usus
Tanda Peringatan Kanker Usus BesarDeteksi sejak dini dan pengobatan yang tepat dapat secara signifikan meningkatkan harapan hidup penderita kanker usus besar. Karena kanker usus besar adalah penyakit yang mengancam jiwa, seseorang harus tahu tentang tanda-tanda peringatan kanker usus secara umum. Selain menyajikan informasi tanda-tanda awal kanker, artikel ini juga menjelaskan apa saja faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Baca terus.

Pertumbuhan kanker di usus besar, rektum, dan usus buntu disebut sebagai kanker kolon atau kanker usus besar. Gejala kanker usus besar sering tidak terdeteksi pada tahap awal. Usus besar mengekstrak garam dan air dari limbah padat. Membantu menyimpan limbah dan mengontrol pengeluaran kotoran dari tubuh. Jika terjadi disfungsi pada usus maka menyebabkan akumulasi racun dalam tubuh, sehingga mengakibatkan beberapa masalah kesehatan.

Tanda peringatan awal kanker usus besar

  • Pembentukan polip adenoma : Polip adenoma adalah gumpalan sel berukuran kecil pada usus besar. Kanker usus besar terjadi ketika polip adenoma menyebar secara tidak terkendali dari waktu ke waktu. Ini banyak ditemukan pada orang di bawah usia 40. Jadi, orang yang didiagnosa mengembangkan polip adenoma dapat menganggapnya sebagai tanda peringatan kanker usus besar.
  • Perubahan kebiasaan usus : Perubahan yang signifikan dalam kebiasaan buang air besar seperti sering sembelit atau diare, perubahan kepadatan feses yang terjadi terus-menerus selama lebih dari lima belas hari, perut mulas disertai gas, nyeri, kram, nyeri perut saat buang air besar, tinja berdarah, adanya darah pada kotoran atau bahkan pendarahan di anus, tinja berlendir, adalah semua tanda-tanda peringatan kanker usus besar.
  • Kembung : Sensasi kembung ini adalah salah satu tanda-tanda peringatan umum kanker.
  • Muntah : Muntah yang berlangsung terus-menerus selama beberapa hari perlu dievaluasi oleh seorang ahli. Karena tumor memberi tekanan pada organ di perut, maka menyebabkan muntah. Jadi, untuk mual dan muntah, pasien harus segera berkonsultasi dengan dokter.
  • Masalah genetik : Menderita suatu masalah genetika yang menyebabkan tumbuhnya gumpalan-gumpalan sel atau polip di dalam usus besar. Kondisi ini disebut familial adenomatous polyposis (FAP).
  • Penyakit lainnya : Kanker lainnya seperti kanker ovarium, kanker rahim atau kanker payudara dapat menyebar ke usus besar. Kolitis ulseratif dapat berkembang menjadi kanker di usus besar. Obesitas meningkatkan risiko untuk kanker ini. Sakit perut dan nyeri pada perut bagian bawah dapat menjadi tanda-tanda peringatan kanker usus besar.
  • Perdarahan : Perdarahan rektal kronis diikuti oleh anemia dan fisik lemah, kelelahan berlebihan adalah beberapa gejala awal yang umum dari kanker.
  • Penurunan berat badan : Penurunan berat badan secara drastis, bisa menjadi tanda peringatan kanker usus besar, karena tumor melepaskan bahan kimia tertentu yang meningkatkan tingkat metabolisme tubuh.

Diet sehat dan olahraga teratur dapat membantu mempertahankan berat badan normal. Memperhatikan pola makan dan kebiasaan tidur 7-8 jam secara signifikan mengurangi risiko kanker usus besar. Penyalahgunaan alkohol dan merokok berlebihan, kurangnya diet tinggi serat meningkatkan risiko kanker ini. Studi menunjukkan bahwa bekerja lebih banyak duduk atau bekerja di malam hari lebih meningkatkan risiko kanker kolorektal (mempengaruhi usus besar dan rektum). Para ahli mengatakan bahwa orang dengan diabetes tipe 2 lebih mungkin berisiko mengembangkan kanker usus besar.



Tergantung pada lokasi tumor pada usus besar dan kesehatan secara keseluruhan dari orang tersebut, tanda-tanda peringatan kanker usus besar dapat bervariasi dari pasien ke pasien. Riwayat kesehatan seseorang menentukan kapan gejala kanker usus besar akan muncul. Dokter akan melakukan pemeriksaan sederhana dengan cara mengecek kondisi anus pasien untuk melihat adanya pembengkakan. Sebuah alat yang disebut sigmoidoskopi dapat digunakan dokter jika diperlukan. Sigmoidoskopi merupakan alat berbentuk selang kecil yang dilengkapi lampu dan kamera di ujungnya untuk dimasukkan ke usus besar melalui anus. Melalui monitor, dokter dapat melihat apakah ada tanda-tanda kanker usus besar. Kolonoskopi dan CT colonography (kolonoskopi virtual) juga membantu mendeteksi kanker usus besar. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter segera jika Anda pernah mengamati salah satu dari tanda-tanda peringatan yang dijelaskan di atas. Anda tidak perlu ragu untuk melakukan pemeriksaan rutin. Rutin berolahraga selama dua setengah jam dalam seminggu dan diet sehat menurunkan risiko kanker.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang, jadikanlah semua pembacaku selalu sehat, berbahagia, serta berilah rezeki yang melimpah. Aamiin...."