terlambat haid, telat menstruasi, datang bulan, haid tidak teratur

Terlambat Haid tapi Bukan Hamil
Latihan ketat, stres, obat-obatan, berat badan, adalah beberapa alasan untuk telat datang bulan Anda, terlepas dari kehamilan. Artikel ini memberikan daftar penyebab yang dapat menyebabkan terlambatnya datang bulan.

Apa yang kebanyakan orang tidak tahu adalah bahwa kehamilan bukanlah satu-satunya penyebab bagi seorang wanita untuk terlambat datang bulan. Sebaliknya, ada beberapa alasan lain, selain dari penyebab yang jelas ini. Selain itu, ketika seorang wanita tidak aktif secara seksual, pertanyaan dia hamil benar-benar dikesampingkan. Namun, jika seorang wanita aktif secara seksual tapi tes kehamilan menunjukkan hasil negatif, maka alasan menstruasi yang tidak teratur atau terlambat harus didiagnosis. Masalah ini sering berbeda dan beragam tergantung pada beberapa faktor gaya hidup. Oleh karena itu, mari kita lihat beberapa penyebab masalah ini.

Kemungkinan Penyebab Terlambat Datang Bulan



Fenomena keterlambatan siklus menstruasi disebut amenore yang terdiri dari dua jenis.

Amenore primer : Terjadi ketika perempuan tidak memiliki menarke, yaitu dia tidak memiliki menstruasi pertama bahkan pada usia 16. Ini merupakan kondisi cukup langka dan terjadi jika ada kelainan pada organ reproduksi termasuk rahim, leher rahim, dan vagina. Oleh karena itu, akhir pubertas juga dapat menjadi salah satu penyebab masalah ini.
Amenore sekunder : Terjadi ketika seorang wanita terlambat haid berturut-turut selama tiga bulan. Ada beberapa alasan mengapa hal ini terjadi. Diberikan di bawah ini adalah beberapa alasan yang dapat menyebabkan amenore sekunder.

1. Obat dan Pengobatan
Jika seorang wanita mengambil pengobatan keras tertentu untuk mengobati beberapa jenis penyakit, ini bisa menjadi alasan untuk masalah ini. Hal ini dikatakan salah satu efek samping dari minum obat seperti antidepresan, obat kemoterapi, dll. Selain itu, kadang-kadang asupan kontrasepsi dapat menyebabkan seorang wanita kehilangan menstruasinya juga. Jika Anda sedang mengonsumsi kontrasepsi untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan, konsultasikan dokter kandungan Anda untuk memeriksa apakah mereka mengganggu keteraturan siklus menstruasi Anda.

2. Masalah Berat Badan
Berat badan juga bisa menjadi salah satu penyebab tertunda atau terlambat haid. Wanita yang kelebihan berat badan sering terlihat memiliki masalah dalam hal siklus menstruasi dan kesuburan. Menjadi gemuk dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Di sisi lain, wanita yang berlebihan berat badannya mungkin juga menderita masalah ini. Seorang wanita perlu menjaga kadar lemak tubuh agar memiliki siklus menstruasi normal. Kadar lemak tubuh rendah mengganggu aliran hormon, yang menyebabkan menstruasi yang tidak teratur. Wanita yang mencoba untuk menurunkan berat badan melalui diet dan olahraga terlalu ketat juga cenderung memiliki menstruasi yang tidak teratur.

3. Stres dan Gaya Hidup Sibuk
Stres adalah masalah umum di masa sekarang ini. Ketika seorang wanita mengalami terlalu banyak tekanan dan masalah, tubuhnya melepaskan hormon yang disebut GnRH yang secara langsung mengganggu proses reguler menstruasi yang menyebabkan ia berhenti sementara. Mengurangi tingkat stres atau menemukan cara yang efektif untuk mengatasi stres dapat membantu sistem Anda untuk kembali teratur.

4. Peri-Menopause dan Menopause
Peri-menopause adalah tahap transisi dalam kehidupan seorang wanita dimana ia bergerak dari tahap reproduksinya ke masa non-reproduktif. Selama ini, siklus menstruasi yang sangat tidak teratur, ditandai dengan pendarahan berat selama waktu tertentu dan melewatkan waktu selama berbulan-bulan di lain waktu. Hal ini terjadi terutama karena ketidakseimbangan hormon progesteron yang mengatur jumlah dan panjang pendarahan selama siklus menstruasi. Ketidakseimbangan hormon ini mengganggu siklus menstruasi menyebabkan ia menjadi tidak teratur.



5. Penyakit Kronis
Jika Anda menderita dari beberapa penyakit kronis dan telah menjalani pengobatan untuk waktu yang lama, hal ini juga dapat menjadi penyebab masalah ini. Hal ini sering terlihat ketika seorang wanita memiliki masalah tiroid. Hal ini juga dapat menjadi salah satu gejala masalah tiroid. Oleh karena itu, jika Anda mengalami kehilangan siklus haid bersama dengan gejala tiroid lain seperti kelelahan ekstrim, berat badan, rambut rontok, dll, periksakan diri Anda untuk masalah tiroid. Periode terjawab juga dianggap sebagai salah satu gejala utama dari sindrom ovarium polikistik.

6. Olahraga Fisik Berat
Terlibat dalam pelatihan fisik ketat untuk jangka waktu lama juga dapat menyebabkan menstruasi Anda menjadi tidak teratur. Jenis amenore cukup sering terjadi pada atlet wanita yang harus melakukan rutinitas berat.

Konsultasikan dengan dokter Anda untuk menemukan penyebab pasti menstruasi yang tidak teratur. Setelah Anda tahu penyebabnya, segera ubah gaya hidup Anda sesuai dan mengambil pengobatan yang tepat untuk mengembalikan keteraturan dalam siklus menstruasi Anda.

Disclaimer : Artikel ini adalah untuk tujuan informatif saja dan tidak dengan cara apapun berniat untuk menggantikan nasihat dari seorang ahli medis.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."