Tips Aman yang Ingin Berjualan OnlineMedia cetak, elektronik, dan online biasanya memberikan tips berbelanja online. Nah, bagi Anda yang juga tertarik ingin menjual barang Anda lewat online, berikut tips yang mudah untuk Anda ikuti.

cara berjualan online, cod, cash on delivery, tips jualan onlineBerbagai media juga menjelaskan langkah-langkah berbelanja online yang aman. Namun jarang ada yang membahas cara berjualan online secara aman. Padahal, berjualan online pun kini tidak selalu aman. Ada saja oknum pembeli yang berusaha bertindak curang atau menipu. Karena itu tak ada salahnya Anda mulai mempelajari cara aman buka lapak online. Jadi ketika suatu saat Anda ingin menjual barang, Anda bisa melakukannya dengan aman.

1. Deskripsikan dengan jelas
Jika Anda menawarkan barang elektronik bekas melalui Facebook, Instagram, atau BlackBerry Messenger. Bukan mustahil juga Anda bergabung dengan forum atau situs jual beli gratis di internet. Dimanapun Anda berjualan online, pastikan selalu memberikan deskripsi produk yang Anda tawarkan dengan jelas dan lengkap.

2. Buatlah dokumen selengkapnya
Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, buatlah dokumentasi kopian yang komplit atas barang yang dijual. Misalnya, jika Anda menjual ponsel bekas, pada iklan yang Anda pasang, Anda cukup menampilkan gambar barang dari depan, belakang, dan samping. Bila perlu, silakan juga menampilkan foto kelengkapan barang yang Anda jual tersebut.

3. Berikan batas waktu pembayaran
Seseorang telah menghubungi Anda dan sepakat bertransaksi dengan nilai tertentu. Berikan batas waktu pembayaran kepada pembeli itu. Bila ia tidak melunasi pembayaran dalam jangka waktu tersebut, transkasi otomatis batal dan Anda berhak mencabut transaksi. Berapa lama batas waktu pembayaran yang sebaiknya diberikan?umumnya 12 jam atau maksimal 24 jam.

4. Kirimkan hanya setelah pembayaran diterima
Sebelum menerima pembayaran, sebaiknya jangan mengirimkan barang yang dijual kepada pembeli. Hal itu tetap berlaku meski pembeli mengaku telah mentransfer pembayaran, atau bahkan mengirimkan bukti transfer. Kalaupun pembayaran belum Anda terima, meski pembeli marah-marah, jangan terbujuk untuk mengirimkan barang terlebih dulu. Pemalsuan bukti transfer bukan hal yang mustahil terjadi, sudah banyak korbannya.

5. Jangan melayani pembayaran sebagian
Ketika berjualan online, bisa jadi Anda mungkin akan dihubungi pembeli yang tak mau melakukan pembayaran penuh. Mereka berdalih takut kena tipu. Misal, Anda menjual ponsel bekas Anda dengan harga Rp 1.000. 000,-. Pembeli bersedia membayar setengahnya dulu. Ia berjanji melunasinya sisanya setelah barang diterima. Lebih baik, abaikan saja transaksinya. Sebab, tak ada jaminan bahwa pembeli itu benar-benar akan mentransfer sisa pembayaran usai menerima barang.

6. Hindari COD (Cash On Delivery)
Ketika berjualan online, suatu saat Anda pasti dihadapkan dengan calon pembeli yang meminta transaksi COD. Maksudnya adalah serah terima barang secara langsung. Pembayaran dilakukan setelah saat menyerahkan barang tersebut. Bila Anda tak mengenal secara detil pembeli, lebih baik hindari. Bisa juga oknum pembeli tersebut adalah kawanan penjahat yang berniat mencelakai Anda.

Tips Mengantisipasi saat Transaksi COD

Model Cash On Delivery (COD), kadang dipilih dalam sebuah proses jual beli. Bila Anda akan melakukan COD, cobalah terapkan langkah antisipasi berikut ini :

1. Lakukan di tempat publik
Gerai restoran siap saji, kafe, atau mall layak dipilih sebagai lokasi ideal untuk COD. Lokasi seperti itu biasanya cukup ramai. Hindari melakukan COD di rumah pembeli atau rumah Anda sendiri. Bagaimana jika COD dilakukan di kantor pembeli?Bila nama perusahannya cukup familier, Anda boleh menyetujuinya.



2. Pilih waktu yang wajar
Mengajak transaksi COD pada jam makan siang adalah hal yang rasional. Namun, bila calon pembeli bersikeras melakukan COD pukul 04.30 atau 22.00, Anda harus berpikir ulang.

3. Ajaklah teman
Saat bertransaksi COD, Anda sebaiknya mengajak minimal satu orang teman. Teman Anda boleh duduk semeja, atau terpisah. Asalkan mudah memantau Anda.

4. Serahkan, periksa, dan mintalah pembayaran
Sebelum melakukan COD, Anda dan pembeli harusnya memastikan kesepakatan dengan kondisi barang dan harga. Saat COD mestinya tak ada proses tawar menawar lagi. Serahkan barang yang dijual, persilahkan pembeli mengecheck. Jika sudah sesuai dengan deskripsi yang Anda sebutkan , pembeli segera menyerahkan uangnya. Transaksi beres. Sebelum pembayaran diterima, jangan membiarkan pembeli pergi dengan membawa barang yang hendak Anda jual. Tak peduli itu ke toilet, ambil uang di ATM dsb, barang Anda harus tetap bersama Anda.

5. Bila transaksi batal, pastikan barang kembali
Jika berbagai alasan pembeli membatalkan transaksi, pastikan Anda menerima barang Anda kembali. Jangan sampai barang yang Anda jual, diam-diam ditukar dengan barang palsu yang sudah dipersiapkan. Ini hanya langkah antisipasi saja.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."