menyusui, ibu menyusui, menyusui bayi, wanita menyusui, menyusui anak, cara menyusui
Tips Bagi Ibu MenyusuiTak ada yang menyangkal manfaat ASI bagi bayi. Menurut berbagai penelitian, anak-anak yang diberikan ASI eksklusif selama 6 bulan di awal kehidupannya akan tumbuh lebih sehat dan lebih cerdas dibandingkan dengan bayi-bayi yang tak menerima ASI.

Bagi Ibu baru, proses menyusui tak selamanya mudah dan tampak susah. Malahan, banyak wanita yang lantas memberikan susu formula kepada anak mereka karena merasa ASI mereka kurang, dan banyak alasan lain. Jika Anda mengalaminya, jangan menyerah dulu. Inilah beberapa tips agar menyusui menjadi lebih mudah dan ASI lebih lancar.

Tips agar Menyusui Lebih Mudah dan ASI Lebih Lancar

1. Nikmatilah setiap menitnya. Menyusui adalah kegiatan intim yang hanya melibatkan dua individu : Ibu dan bayi. Manfaatkan setiap detiknya sebagai waktu “bonding ” dengan bayi. Percayalah, saat-saat ini akan berlalu dengan sangat cepat. Tanpa Anda sadari, bayi mungil Anda akan segera beranjak besar.

2. Hubungi konsultan laktasi bila menemui kesulitan. Jangan ragu atau pun malu untuk menghubungi seorang konsultan laktasi. Bila bayi Anda mengalami masalah dengan pelekatan, lebih cepat menghubungi bantuan profesional akan lebih baik.



3. Santai saja.  Anda pasti kerap mendengar peran besar hormon prolaktin di dalam tubuh Ibu menyusui. Hormon inilah yang membuat payudara Ibu memproduksi ASI. Nah, untuk memunculkan kinerja hormon yang terletak di otak ini, salah satu caranya adalah Ibu harus santai. Jangan menyimpan pikiran negatif seperti ASI tidak cukup untuk bayi.

4. Minta bantuan.  Sepulang dari rumah sakit atau tempat bersalin, mintalah pengertian suami atau orang-orang di rumah untuk memberi Anda kelonggaran dalam mengurus pekerjaan di rumah. Fokuskan diri untuk duduk dan menyusui.

5. Tetapkan target harian. Bagi Ibu bekerja yang masih ingin memberikan ASI eksklusif, kembali ke kantor bisa jadi menakutkan karena harus menyimpan ASIP (ASI Perah) buat si bayi di rumah. Berikan target berapa banyak harus membawa pulang ASIP dalam sehari, namun realistislah. Lakukan saja selangkah demi selangkah.

6. Enam minggu tersulit. Percayalah, enam minggu pertama adalah saat tersulit dalam perjalanan menyusui Anda. Di kurun waktu itu, bayi dan Ibu sedang sama-sama belajar menyesuaikan diri. Jika enam minggu terlampaui, yakinlah bahwa proses ini akan semakin mudah.

7. Jangan perhatikan jam, perhatikan bayi. Banyak web kesehatan yang menyebutkan bayi musti menyusu selama 30 menit hingga perutnya penuh. Tak perlu terlalu saklek. Perhatikan bayi Anda, karena setiap bayi berbeda. Ia yang akan memberitahu apakah sudah kenyang menyusu atau belum.

8. Minum banyak air.  Selalu sediakan air dalam jangkauan, lebih baik bila ditaruh di dalam botol atau gelas berukuran besar. Menyusui membuat Ibu gampang haus.



9. Lebih cepat lebih baik.  Sebisa mungkin, susui bayi segera setelah ia lahir. Inilah pentingnya memilih rumah sakit yang mendukung proses inisiasi menyusui dini (IMD). Namun jangan khawatir bila Anda melewatkan IMD. Yang penting, susui bayi sesegera Anda bisa.

10. Jangan berhenti.  Saat menyusui, ada kalanya Anda merasakan hari yang benar-benar susah dan buruk. Jangan berhenti. Bahkan ketika si kecil mengalami growth spurt  (percepatan pertumbuhan) dan tak mau lepas dari payudara selama sehari semalam, ini bukan alasan untuk berhenti. Yakinlah bahwa keuntungan bagi si kecil kelak lebih besar dari pengorbanan Anda kini.




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."