Bagikan :

hutang, kebiasaan hutang, menghilangkan kebiasaan hutang
5 Tips Bermanfaat untuk Meminimalisir HutangKita selalu menginginkan hal-hal baik dalam hidup, dan kita cenderung menuruti keinginan-keinginan itu, bukan? Tapi, keinginan itu sering mendorong kita ke dalam lingkaran hutang. Baca terus untuk mengetahui apa saja yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi kebiasaan hutang.

1. Gunakan kartu kredit secara bijaksana
Kartu kredit mendorong Anda untuk menghabiskan lebih banyak uang, dengan kemudahan pembayaran dan diskon yang mereka tawarkan. Anda dipusingkan dengan tagihan kartu kredit membengkak di akhir bulan. Lalu, bagaimana seandainya jika Anda tidak punya uang yang cukup untuk membayar tagihan, jelas Anda sekarang dibebani dengan bentuk terburuk dari hutang, hutang kartu kredit. Oleh karena itu demi kebaikan Anda sendiri, disarankan untuk memotong akar penyebab masalah Anda. Jika Anda tidak bisa membeli secara tunai, jangan membelinya! Itu saja.

2. Ubah kebiasaan Anda
Kedengarannya seperti saran yang mudah, tapi butuh ‘keteguhan’ untuk melakukan? Jangan menghabiskan uang banyak dengan makan di luar, jangan tergoda berbelanja yang tidak perlu, jangan membeli gadget jika yang lama masih bisa dipakai, seterusnya dan sebagainya. Namun, memang tidak mudah untuk melepaskan kebiasaan buruk, terutama kebiasaan gaya hidup seperti makan dan bersenang-senang. Mengubah kebiasaan Anda adalah solusi untuk meminimalkan hutang. Alih-alih menghabiskan uang dengan belanja saat waktu luang, cobalah memanfaatkan waktu senggang untuk mengembangkan hobi Anda.



3. Ambil pekerjaan sampingan
Ketika Anda dihadapkan dengan hutang, Anda hanya tidak bisa berbuat banyak selain melakukan semua yang Anda bisa. Menggali lebih dalam dan berpikir apa saja hal-hal yang Anda kuasai, untuk mengalihkan pikiran berhutang. Anda mungkin bisa menjadi penulis yang handal, menjadi blogger, mengajar les matematika, servis komputer, atau kursus memasak. Setiap dan semua keahlian ini bisa dipasarkan dan dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan paruh waktu di samping pekerjaan tetap Anda. Anda bisa menjadi penulis lepas, pemrograman, web desain, seniman, penulis konten, copy writer, penerjemah, semuanya adalah pilihan yang sangat menjanjikan. Dengan cara ini Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan, sekaligus melunasi hutang Anda lebih cepat. Dan siapa tahu Anda mungkin bisa mengembangkan karir alternatif.



4. Berinvestasi dengan bijak
Jika Anda tidak ingin membuat usaha sampingan dari pekerjaan, atau tidak bisa mengubah kebiasaan gaya hidup Anda. Maka, yang dapat Anda lakukan setidaknya adalah berinvestasi dengan bijak. Diperlukan pembuatan rencana anggaran yang serius untuk meminimalisir hutang-hutang Anda serta sedikit demi sedikit mulai menata ulang keuangan Anda. Jadi mulailah membuat rencana anggaran sekarang!

5. Setorkan pendapatan Anda
Banyak juga orang yang dapat bertahan hidup dengan menerapkan gaya hidup sederhana meski dia berkecukupan. Bagaimanapun, memiliki uang tunai memacu kita untuk tergoda menghabiskan lebih banyak. Salah satu pilihan untuk mengurangi pengeluaran dan akhirnya berakibat hutang adalah dengan cara ‘menyembunyikan’ uang dari pandangan Anda saat berada di tangan. Setiap modal yang Anda miliki, tidak peduli seberapa kecil, harus dipergunakan untuk investasi. Jika modal Anda tidak diinvestasikan, maka uang Anda akan cepat habis dengan cara sia-sia.

Anda harus ingat, bahwa kebiasaan hutang dapat dihindari dan dihilangkan sama sekali. Hanya membutuhkan sedikit usaha, pendidikan, dan konsistensi untuk membuat semuanya menjadi mungkin. Seperti yang telah diutarakan diatas, hidup dengan cara sederhana saja. Jangan menggunakan uang demi mengesankan orang lain, jangan pula hidup dengan anggapan bahwa kekayaan selalu diukur dengan materi. Cobalah mengatur uang Anda dengan bijak, sehingga uang tidak akan mengatur Anda.



Bagikan :

About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."