Variasi Menu Makanan untuk Balita Usia 6-12 BulanPada umur 6 bulan, sistem pencernaan sudah cukup matang untuk menangani kebanyakan makanan. Kendati begitu, susu ibu atau susu formula akan tetap menjadi makanan pokok diet bayi sampai berbulan-bulan kemudian.

makanan balita. balita usia 6 bulan, menu makanan balita

Pada bulan keenam, hampir semua bayi siap untuk makanan padat. Tanda kesiapan adalah kemampuan bayi untuk menolehkan kepalanya atau mendorong tangan anda menjauh ketika ia tidak mau makan lagi. Beberapa alasan untuk menunggu sampai saat ini untuk memberi makanan padat telah disebutkan sebelumnya. Pada umur 6 bulan, sistem pencernaan sudah cukup matang untuk menangani kebanyakan makanan. Kendati begitu, susu ibu atau susu formula akan tetap menjadi makanan pokok diet bayi sampai berbulan-bulan kemudian.

Adalah ide yang baik untuk memperkenalkan makanan secara bertahap, tiap kali seminggu, dimulai dari biji sereal seperti nasi kering (bayi 6 bulan tidak siap untuk makanan dari gandum). Larutkan 1 bagian sereal ke dalam 6 bagian air. Jangan gunakan susu sapi karena ini menambah kalori dan bisa memicu reaksi alergi. Berkembanglah secara bertahap dalam pola ini menuju sayuran dan buah yang disaring. Dengan memperkenalkan makanan paling tidak seminggu sekali, anda mempunyai waktu untuk mengamati apakah ada reaksi alergi.

Makanan-makanan bayi terbatas bisa disiapkan di rumah, tetapi tentu saja kita harus memperhatikan secara cermat untuk memastikan bayi mendapat zat besi yang cukup. Bila ada pertanyaan lain tentang kandungan besi dalam menu bayi, gunakan sereal kering untuk makanan bayi.

Seorang bayi pada awalnya mungkin menolak keras makanan padat karena rasa dan teksturnya tidak sama. Karena bayi-bayi amat suka memainkan segala hal pada usia ini, akan membantu untuk memberi mereka sendok dan cangkir untuk dimainkan sementara disuapi. Pada kasus apapun, anak-anak mungkin lebih tertarik bermain dengan makanan mereka daripada memakannya. Pemberian makan harus menjadi sesuatu yang menyenangkan, bukannya suatu peperangan; bila anak protes keras terhadap makanan, berhenti mencoba dan tunggu beberapa hari lagi.

Pada mulanya, susu bayi atau susu formula akan terus menjadi makanan utama menu bayi. Untuk mempertahankan persediaan susunya, ibu yang menyusui harus membiarkan bayi mengosongkan susu pada satu payudara, lalu menawarkan bayi sedikit makanan padat. Ia bisa meneruskan dengan payudara satunya bila anak masih lapar.

Alergi Makanan Pada Balita

Reaksi alergi pada makanan bisa tampak seperti kesulitan pencernaan, tetapi ini mungkin juga meliputi pilek, bronki kering (wheezing), rewel, dan reaksi pada kulit yang beragam. Dengan diet eliminasi, orang tua bisa menarik makanan-makanan yang dicurigai menjadi penyebab alergi, menunggu gejala-gejalanya menghilang, dan lalu kembali menawarkan makanan tersebut. Bila gejala-gejala yang sama tiba-tiba muncul kembali, diagnosa alergi hampir dapat dipastikan. (Bagaimanapun, ternyata anak seringkali dapat menerima makanan penyebab alergi setelah beberapa bulan kemudian).

Jus jeruk terutama yang sering menyebabkan masalah, bayi-bayi memuntahkan jus ini dan terus melakukannya setiap kali ditawarkan. Sehari dua hari kemudian frekuensi buang air besar mungkin menjadi sering dan konsistensinya lembek, bayi mungkin menjadi rewel dan kembung. Beberapa orangtua menunda perkenalan dengan jus jeruk ini sampai bayi mampu minum dari cangkir, sekitar bulan kesembilan atau kesepuluh.

Variasi Menu Makanan untuk Balita Usia 6-12 Bulan

1. Bubur Beras Merah

Bahan :
• 100 gr beras merah, rendam, tiriskan, haluskan, dan ayak
• 600 kaldu ayam
• 5 sdm susu formula 1
• 100 gr pepaya matang, haluskan
• 5 sdm air jeruk manis

Cara Membuat :
1. Campur tepung beras merah dengan kaldu ayam, aduk rata. Jerang di atas api sambil diaduk hingga matang. Angkat.
2. Tambahkan susu formula 1, aduk rata.
3. Tambahkan pepaya dan air jeruk manis, aduk rata. Berikan pada bayi selagi hangat.

2. Bubur Kacang Hijau

Bahan :
• 100 gr kacang hijau kupas, rendam, tiriskan
• 250 cc jus apel
• 1 buah wortel, kupas, potong dadu
• 400 cc air
• 10 sdm susu formula 1

Cara Membuat :
1. Sangrai kacang hijau hingga matang. Haluskan dan ayak.
2. Rebus wortel dengan air hingga tinggal setengah. Ambil airnya.
3. Campur kacang hijau bubuk dengan jus apel dan air rebusan wortel. Aduk hingga rata. Jerang di atas api sedang sambil diaduk hingga mendidih.
4. Masukkan susu formula 1 sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Angkat. Berikan pada bayi selagi hangat.

3. Bubur Jeruk

Bahan :
• 3 keping biskuit bayi
• 150 ml susu formula cair
• 50 ml sari jeruk manis

Cara Membuat :
1. Campur biskuit dengan susu hangat, aduk sampai rata.
2. Tuang dalam mangkuk, siram dengan sari jeruk.
3. Hidangkan segera

Catatan :
1. Untuk 1 porsi (1porsi = 252kalori)
2. Susu formula cair dibuat dari 150 ml air hangat matang dicampur dan diaduk dengan 5 sendok takar susu formula bubuk yang biasa diminum.



4. Nasi Tim Cincang



Bahan :
• 500 – 750 ml air
• 2 sendok makan beras
• 50 gram tahu, cincang
• 25 gram daging giling
• 50 gram wortel parut
• 25 gram tomat cincang
• 2 sendok makan santan kental

Cara Membuat :
1. Rebus air bersama , tahu dan daging giling. Aduk-aduk dan masukan wortel serta tomat, aduk dan masak hingga sayuran matang & angkat.
2. Tuang santan, aduk hingga tercampur rata kemudian angkat kemudian tuangkan kedalam mangkuk tahan panas.
3. Panaskan dandang dan kukus nasi tim sampai airnya habis.
4. Angkat dan sajikan

Catatan :
1. Pilih tahu yang masih segar, warna dan baunya belum berubah.
2. Untuk 1 porsi (1 porsi = 226 kalori)

5. Bubur Kentang

Bahan :
• 40 gr daging ayam, cuci, buang lemaknya, potong kecil
• 100 gr tahu potong kecil-kecil
• 200 gr kentang, kupas, potong kecil
• 40 gr wortel, kupas, potong kecil
• 120 ml air
• 25 gr brokoli, petik sesuai kuntum, potong kecil

Cara Membuat :
1. Masukkan daging ayam, tahu, kentang dan wortel kadalam panci. Tambahkan air, lalu masak sampai mendidih. Tutup dan biarkan selama 30 menit.
2. Masukan brokoli masak dalam keadaan tertutup selama 10 menit atau sampai brokoli lunak, angkat.
3. Masukan dalam blender dan haluskan, tuang dalam mangkuk dan biarkan dingin.
4. Hidangkan segera.

Catatan :   
1. Agar kentang tidak berubah warna, setelah dikupas dan dibersihkan bagian lekuknya, rendam segera dengan air sebelum diolah lebih lanjut
2. Untuk 2 porsi (1 porsi = 155 kalori)




About Bram Ardianto

"Ya Allah, jadikanlah semua karyaku sebagai cahaya pembimbing menuju jalanMu, senantiasa menyampaikan pesan kebajikan, dan jadikanlah hidup ini selalu bersyukur atas segala nikmatMu...."