Bagikan :


orang tua toxic, toxic parents, cara menghadapi toxic parents, alasan anak membenci orang tua
5 Alasan Untuk Memaafkan Orang Tua ToxicSeiring bertambahnya usia, kita sering menyadari bahwa sifat-sifat yang tidak kita sukai tentang diri kita ditanamkan dalam diri kita oleh orang tua kita.

Tidak peduli siapa Anda atau dari mana Anda berasal, Anda telah mengalami perilaku ‘beracun’ dari orang tua Anda. Ketika kita mencapai usia dewasa, kita memiliki kecenderungan untuk terus menyalahkan mereka. Namun, masih ada sejumlah alasan untuk memaafkan orang tua Anda atas perilaku toxic mereka. Baca lebih lanjut, Anda dapat membuat perubahan yang diperlukan dalam hidup Anda.

1. Mereka sebenarnya bermaksud baik
Terlepas dari apa yang Anda rasakan tentang perilaku orang tua Anda, penting untuk diingat bahwa mereka selalu bermaksud baik. Tidak ada buku manual untuk bagaimana menjadi orang tua yang baik. Dan sayangnya, kadang mereka belajar dari orang lain. Bagi banyak anak yang menjadi korban perilaku toxic, mereka tidak mau tahu sampai mereka menjadi orang tua sendiri.

Begitu seseorang menjadi orang tua bagi anak-anak mereka sendiri, mereka menjadi jauh lebih paham tentang betapa kerasnya upaya orang tua mereka untuk melakukan hal yang benar terhadap mereka. Tidak peduli apa yang Anda pikirkan tentang perilaku toxic orang tua Anda, tidak ada yang meragukan fakta bahwa mereka bermaksud baik dan menginginkan yang terbaik untuk Anda, bahkan jika mereka belum berpengalaman pada saat itu.

2. Kedamaian Batin
Ketika kita menolak untuk memaafkan orang, kita hanya melukai diri kita sendiri dalam jangka panjang, apakah mereka orang tua kita atau bukan. Menyimpan dendam tidak bermanfaat bagi keadaan pikiran kita. Terus memendam rasa sakit dan dendam sama saja dengan minum racun tapi berharap orang lain yang mati.

Baca Juga -  Dorong Anak Anda untuk Gemar Membaca

Dengan kata lain, penolakan untuk memaafkan orang tua Anda jauh lebih berbahaya bagi Anda daripada bagi mereka. Menolak untuk memaafkan pada dasarnya sama dengan memegang erat niat buruk di dalam diri Anda. Ketika kita melakukan ini, pikiran kita tidak lagi dapat tetap merasa nyaman. Pada akhirnya, memaafkan orang tua Anda lebih bermanfaat bagi Anda daripada bagi mereka.

3. Menjaga Hubungan
Terlepas dari apa yang Anda rasakan tentang orang tua Anda hari ini, mereka adalah orang-orang yang berjasa membesarkan Anda dan ada untuk Anda ketika melewati masa-masa sulit. Memaafkan mereka karena perilaku beracun tidak hanya memulihkan hubungan penting ini, tetapi juga menjaga keutuhan anggota keluarga lainnya, yang membuat semua orang lebih dekat.

4. Mengatur Contoh yang Tepat
Jika Anda memiliki anak sendiri dan Anda belum sepenuhnya memaafkan orang tua Anda atas perilaku toxic mereka, coba tebak? Anak-anak Anda jauh lebih perseptif daripada yang Anda sadari. Dan mereka pasti akan memperhatikan perilaku Anda, menginternalisasikannya dan menggunakannya sebagai contoh dalam mengambil keputusan mereka sendiri.

Lagi pula, bagaimana Anda bisa mengajari anak-anak Anda dan memberi tahu mereka untuk memaafkan dengan hati nurani yang baik, ketika Anda tahu bahwa Anda tidak mempraktikkan apa yang Anda katakan? Terserah Anda memberi contoh yang tepat, tapi harus dengan menunjukkan kepada mereka kekuatan memaafkan yang sebenarnya.

Baca Juga -  Cara Memotivasi Anak Lewat Tidurnya

5. Hidup ini Terlalu Singkat
Sementara alasan ini mungkin terdengar klise bagi sebagian orang, tapi sebagian besar saran klise menjadi benar karena tingkat kebenarannya yang tepat. Katakanlah Anda memutuskan untuk tetap bersikeras tidak pernah berbicara lagi dengan orang tua Anda seumur hidup. Atau Anda memutuskan untuk diam-diam menyembunyikan rasa sakit dan dendam.

Semua ini nantinya membawa Anda merasa semakin bersalah dan marah. Bagaimana apabila belum sempat Anda memaafkan orang tua, tanpa disadari tiba-tiba besok sudah tiada? Hal terakhir yang Anda inginkan hanyalah menjalani sisa hidup Anda dengan penyesalan.

Seperti yang Anda lihat, ada sejumlah alasan mengapa kita perlu memaafkan orang tua kita atas semua kesalahan yang mereka buat saat membesarkan kita. Berpegang pada masa lalu tidak pernah baik bagi siapapun dan dengan melepaskan kemarahan dan kesedihan yang kita miliki dalam hati kita, kita dapat bergerak maju secara damai dan mulai melupakan hal-hal yang kita lalui sebagai anak-anak.





Loading...
Bagikan :